DRMA Pamer Aki Lithium 12V Lokal Ringan & Tahan Lama di IIMS 2026, Dukung Ekosistem EV Indonesia

PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA) semakin memperkuat posisinya dalam rantai pasok kendaraan listrik (EV) nasional dengan mengenalkan inovasi baterai lithium lokal pada pameran Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026. Dalam ajang yang diadakan di JIExpo Kemayoran, Jakarta, perusahaan ini memamerkan Battery Lithium 12V yang diproduksi secara lokal dan menawarkan teknologi yang lebih modern serta efisien dibanding aki konvensional.

Battery Lithium 12V dari DRMA memiliki bobot lebih ringan dan desain yang ringkas, sehingga memudahkan penggunaannya pada berbagai tipe sepeda motor listrik. Selain itu, aki ini juga memiliki daya tahan hingga lima tahun, mengungguli baterai konvensional yang umumnya lebih pendek umur pakainya. Produk ini dikembangkan oleh Dharma Connect, unit bisnis DRMA yang fokus pada teknologi EV dan energi terbarukan.

Keunggulan Battery Lithium Lokal DRMA

Berikut beberapa keunggulan Battery Lithium 12V yang diperkenalkan DRMA di IIMS 2026:

  1. Bobot Ringan dan Compact
    Baterai dirancang dengan ukuran yang ringkas untuk memberikan kenyamanan pemasangan dan penggunaan.

  2. Umur Pakai Panjang
    Tahan hingga lima tahun, lebih awet dibanding aki konvensional.

  3. Keamanan dan Ramah Lingkungan
    Teknologi yang digunakan diklaim lebih aman dan anti bocor serta stabil dalam penggunaan sehari-hari.

  4. Harga Kompetitif
    Produk lokal ini ditawarkan dengan harga yang bersaing, menjadikannya pilihan menarik bagi industri otomotif dan konsumen.

Varian yang tersedia meliputi 12V 6Ah dan 12V 3,5Ah, yang kompatibel dengan berbagai model sepeda motor listrik. Dengan adanya produk ini, DRMA mendukung percepatan ekosistem EV di Indonesia sekaligus memperkuat kemandirian teknologi nasional.

Strategi DRMA dalam Mengembangkan Bisnis EV

Menurut Irianto Santoso, President Direktur PT Dharma Polimetal Tbk, partisipasi DRMA di IIMS 2026 menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk mengukuhkan inovasi dan memperluas jaringan kolaborasi di industri otomotif. DRMA berkomitmen mendukung perkembangan teknologi kendaraan listrik demi mewujudkan industri otomotif yang berdaya saing tinggi dan berkelanjutan.

Selain mengembangkan aki lithium untuk kendaraan listrik, DRMA juga melakukan diversifikasi bisnis ke segmen non-otomotif, seperti Battery Energy Storage System (BESS). Langkah ini bertujuan untuk memperkuat resiliensi dan stabilitas perusahaan dengan membuka berbagai sumber pendapatan baru, sekaligus mengurangi ketergantungan pada satu segmen usaha.

Peran DRMA dalam Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional

Seiring dengan meningkatnya adopsi kendaraan listrik di Indonesia, dukungan dari perusahaan manufaktur komponen sangat penting untuk mempercepat transformasi teknologi tersebut. DRMA menghadirkan solusi aki lithium lokal yang inovatif dan efisien untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik. Dengan produk yang aman, awet, dan ramah lingkungan, DRMA berkontribusi pada percepatan elektrifikasi transportasi sekaligus mendorong pengembangan industri komponen kendaraan listrik berbasis teknologi nasional.

Dengan demikian, kiprah DRMA di IIMS 2026 bukan hanya sekadar pamer teknologi, tetapi juga langkah strategis dalam membangun ekosistem EV mandiri Indonesia. Hal ini sejalan dengan agenda pemerintah yang terus mendorong elektrifikasi transportasi demi mengurangi emisi karbon dan meningkatkan kemandirian industri nasional.

Battery Lithium 12V yang dipamerkan DRMA menjadi bukti kemajuan teknologi lokal dalam sektor kendaraan listrik, menawarkan alternatif aki yang lebih unggul dari segi performa, keamanan, dan keberlanjutan. Produk ini diharapkan dapat memperkuat posisi kendaraan listrik dalam pasar lokal dan menambah nilai tambah bagi rantai pasok industri otomotif domestik.

Berita Terkait

Back to top button