
Harga bahan bakar minyak (BBM) masih mengalami penurunan pada 12 Februari mendatang, terutama di SPBU Pertamina, Shell, BP, dan Vivo. Penurunan ini merupakan lanjutan dari tren koreksi harga yang mulai berlaku sejak awal bulan, memberi keringanan bagi pengendara menjelang bulan puasa.
Penurunan tersebut dipicu oleh turunnya harga minyak mentah dunia serta penguatan rupiah terhadap dolar AS. Kondisi ini mendorong biaya impor BBM menjadi lebih ringan, sehingga operator SPBU dapat menurunkan harga jual untuk konsumen. Dampak positif dari penyesuaian harga ini terutama terasa di wilayah Jawa Barat dan sekitarnya.
Harga BBM Pertamina per 12 Februari
Pertamina menetapkan harga baru untuk berbagai varian BBM non-subsidi di Pulau Jawa sebagai berikut:
- Pertalite (RON 90): Rp10.000/liter
- Biosolar (CN 48): Rp6.800/liter
- Pertamax (RON 92): Rp11.800/liter
- Pertamax Turbo (RON 98): Rp12.700/liter
- Pertamax Green 95 (RON 95): Rp12.450/liter
- Dexlite (CN 51): Rp13.250/liter
- Pertamina Dex (CN 53): Rp13.500/liter
Harga BBM bersubsidi seperti Pertalite dan Biosolar tetap stabil tanpa perubahan, sesuai kebijakan pemerintah.
Penyesuaian Harga BBM Shell
Shell Indonesia juga mengikuti tren penurunan harga BBM. Berikut rincian terbaru yang berlaku di berbagai SPBU Shell:
- Shell Super (RON 92): Rp12.050/liter
- Shell V-Power (RON 95): Rp12.500/liter
- Shell V-Power Nitro+ (RON 98): Rp12.720/liter
- Shell V-Power Diesel (CN 51): Rp13.600/liter
Penurunan harga bervariasi antara Rp80 hingga Rp760 per liter dibandingkan periode sebelumnya.
Harga BBM BP Terbaru
Jaringan SPBU BP-AKR mengumumkan koreksi harga BBM yang berkisar Rp260 hingga Rp690 per liter. Harga baru untuk varian utama BBM BP di Indonesia adalah:
- BP 92 (RON 92): Rp12.050/liter
- BP Ultimate (RON 95): Rp12.500/liter
- BP Ultimate Diesel (CN 53): Rp13.600/liter
Kebijakan ini diambil untuk menyesuaikan kondisi pasar minyak global serta menjaga daya beli masyarakat.
Informasi Harga BBM Vivo
SPBU Vivo juga menyesuaikan harga BBM dengan penurunan antara Rp10 hingga Rp650 per liter. Varian dan harga terbaru Vivo meliputi:
- Revvo 92 (RON 92): Rp12.050/liter
- Revvo 95 (RON 95): Rp12.500/liter
- Diesel Primus Plus (CN 51): Rp13.610/liter
Meskipun varian BBM Vivo lebih terbatas, penyesuaian harga tetap mencerminkan tren pasar terkini.
Harga BBM Pertamina di Berbagai Wilayah
Penyesuaian harga Pertamina berlaku tidak hanya di Pulau Jawa, namun juga di seluruh wilayah Indonesia. Berikut gambaran harga untuk beberapa daerah penting:
-
Sumatera & Sekitarnya
- Pertalite tetap Rp10.000/liter
- Pertamax berkisar Rp11.100–12.400/liter
- Biosolar Rp6.800/liter
- Dexlite dan Pertamina Dex berkisar Rp12.350–14.100/liter
-
Jawa & Bali
- Pertalite Rp10.000/liter
- Pertamax Rp11.800/liter
- Biosolar Rp6.800/liter
- Dexlite Rp13.250/liter
- Pertamina Dex Rp13.500/liter
-
Kalimantan
- Pertalite Rp10.000/liter
- Pertamax Rp12.100–12.400/liter
- Biosolar Rp6.800/liter
- Dexlite Rp13.550–13.850/liter
- Pertamina Dex Rp13.800–14.100/liter
-
Sulawesi
- Pertalite Rp10.000/liter
- Pertamax Rp12.100/liter
- Biosolar Rp6.800/liter
- Dexlite Rp13.550/liter
- Pertamina Dex Rp13.800/liter
- Maluku & Papua
- Pertalite Rp10.000/liter
- Pertamax Rp12.100/liter
- Biosolar Rp6.800/liter
- Dexlite Rp13.550/liter
Penyesuaian harga ini mengindikasikan respons dinamis sektor energi terhadap perubahan pasar dan nilai tukar. Meski ada penurunan harga BBM non-subsidi, harga BBM bersubsidi dipertahankan agar tetap terjangkau.
Keberlanjutan tren penurunan harga BBM di tengah bulan ini diharapkan mampu mendukung pengeluaran masyarakat menjelang Ramadan. Baik untuk kebutuhan harian, persiapan mudik, maupun aktivitas ekonomi lainnya, harga BBM yang lebih rendah memberikan manfaat langsung bagi pengguna kendaraan bermotor di seluruh Indonesia.
Baca selengkapnya di: moladin.com




