Jaguar Keluarkan Recall Lagi, Pemilik I-Pace Disarankan Parkir di Luar dan Batasi Isi Baterai 90%

Jaguar kembali mengumumkan recall besar-besaran untuk model I-Pace di Amerika Serikat. Recall kali ini terkait dengan risiko kebakaran baterai yang sangat serius. Perusahaan meminta pemilik agar memarkir kendaraan di luar ruangan dan membatasi pengisian daya hingga 90 persen.

Masalah utama berasal dari kelebihan panas akibat lipatan pada anoda baterai, yang dapat menyebabkan korsleting listrik. LG sebagai pemasok baterai mengonfirmasi terdapat potensi masalah tambahan, meski investigasi masih berlangsung. Recall melibatkan 2.278 unit I-Pace, terdiri dari 1.824 unit tahun 2020 dan 454 unit tahun 2021.

Risiko dan Imbauan Jaguar untuk Pemilik

Jaguar sangat memperingatkan supaya pemilik I-Pace segera mengambil tindakan pencegahan. Kendaraan harus diparkir di luar bangunan demi menghindari potensi bahaya kebakaran. Pengisian daya juga harus dibatasi maksimal 90% dan hanya dilakukan di lokasi terbuka.

Recall ini menyorot rentetan permasalahan baterai sebelumnya yang sudah beberapa kali menyebabkan penarikan produk dan program buyback di AS. Meski model I-Pace pernah memenangkan penghargaan World Car of the Year dan European Car of the Year pada 2019, reputasinya kini tercoreng akibat masalah teknis yang berulang.

Detail Recall dan Tindakan Lanjutan

Jaguar melaporkan bahwa kendaraan yang terkena recall ini belum pernah mendapat penggantian paket baterai pada kampanye sebelumnya. Oleh karenanya, risiko baterai terkait lipatan anoda ini tetap ada dan membutuhkan penanganan tambahan.

Solusi sementara berupa pembaruan perangkat lunak yang membatasi tingkat pengisian baterai disiapkan untuk model terdampak. Dealer resmi akan mulai menerima pemberitahuan recall sejak akhir Februari dan pemilik I-Pace akan dikontak secara resmi paling lambat awal April.

Latar Belakang Masalah Baterai Jaguar I-Pace

Kasus ini bukan yang pertama bagi Jaguar I-Pace. Pada 2019 dan 2024, sejumlah unit yang pernah ditarik karena risiko kebakaran baterai kembali mendapat langkah serupa. Hal ini mendorong pengujian ulang sistem baterai secara mendalam oleh Jaguar dan LG.

Masalah baterai menjadi penghalang serius bagi Jaguar yang tengah fokus mengembangkan kendaraan listrik. Mereka harus menjaga kepercayaan pelanggan dengan memastikan keamanan dan keandalan produk EV ke depan.

Pentingnya Keselamatan bagi Pengguna EV

Kasus Jaguar I-Pace menunjukkan pentingnya ketelitian dalam pengelolaan teknologi baterai kendaraan listrik. Pengguna diminta selalu mengikuti arahan produsen terkait pengisian daya dan parkir untuk mencegah insiden tidak diinginkan.

Perkembangan recall ini juga menjadi peringatan bagi produsen lain agar terus meningkatkan kontrol kualitas dan keandalan baterai demi keselamatan pelanggan.

Kerjasama antara Jaguar dan LG dalam investigasi ini menjadi kunci utama untuk menemukan solusi permanen. Sampai saat itu, langkah-langkah mitigasi seperti arahan parkir di luar ruangan dan pembatasan pengisian daya menjadi protokol wajib.

Jaguar berkomitmen memprioritaskan keselamatan pemilik I-Pace sembari memperbaiki dan menguatkan teknologi baterainya. Informasi resmi dan update terkini diharapkan akan terus diberikan kepada pemilik untuk menjaga transparansi dan kepercayaan pelanggan.

Berita Terkait

Back to top button