
Wuling resmi meluncurkan SUV baru bernama Eksion di ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026. Model ini menjadi varian terbaru dalam keluarga Starlight yang sebelumnya sudah dikenal melalui MPV Darion. Eksion hadir dengan dua pilihan mesin, Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) dan Electric Vehicle (EV), menawarkan teknologi ramah lingkungan sesuai tren otomotif global.
Eksion sebenarnya adalah versi adaptasi dari Wuling Starlight 560 yang populer di pasar China. Nama Eksion dipilih agar mudah diterima konsumen Indonesia dan sekaligus menunjukkan identitas baru untuk pasar domestik. SUV ini hanya tersedia dalam konfigurasi 7-seater, menyesuaikan preferensi pelanggan di Tanah Air yang mengutamakan kapasitas penumpang lebih besar pada segmen SUV.
Desain dan Kapasitas Penumpang
Dari segi tampilan, Eksion tidak jauh berbeda dengan Starlight 560. Namun, varian 5-seater tidak dihadirkan untuk pasar Indonesia karena permintaan lebih dominan pada model 7-seater. Desain ruang kabin dibuat lapang untuk memberikan kenyamanan maksimal bagi pengemudi dan penumpang. Fasilitas kabin dan ergonomi pun disempurnakan agar sesuai dengan kebutuhan keluarga Indonesia yang kerap membawa banyak anggota dalam satu kendaraan.
Spesifikasi Mesin PHEV dan EV
Versi PHEV Eksion diklaim mampu menempuh jarak hingga 1.000 km berkat kombinasi mesin bensin dan baterai. Sementara itu, versi EV memiliki jarak tempuh mencapai 530 km dalam sekali pengisian baterai penuh. Walau pihak Wuling belum merilis rincian teknis lengkap, sumber menyebut performa mesin PHEV di Indonesia akan lebih bertenaga dibandingkan model standar Starlight 560 di China. Hal ini penting agar SUV ini memberikan pengalaman berkendara yang optimal dan kompetitif di pasar lokal.
Eksion Sebagai Penerus atau Pelengkap Almaz?
Pertanyaan muncul apakah Eksion bakal menggantikan posisi Almaz yang selama ini jadi andalan Wuling di segmen SUV 7-seater. Hingga kini, Wuling belum memberikan pernyataan resmi tentang hal ini. Namun, kehadiran Eksion bisa jadi merupakan model pelengkap yang membawa teknologi hybrid dan listrik terbaru, sekaligus memperkaya pilihan konsumen yang ingin mobil ramah lingkungan dengan kapasitas keluarga besar.
Persaingan di Segmen SUV PHEV dan EV
Eksion PHEV di Indonesia akan bersaing dengan Chery Tiggo 8 CSH yang menjadi salah satu pemain dominan di pasar SUV plug-in hybrid. Tiggo 8 CSH berhasil mencatat penjualan memuaskan sehingga menjadi rival kuat bagi Wuling. Sementara itu, versi EV Eksion juga menghadapi pasar yang semakin padat dengan kehadiran kendaraan listrik 5-seater dari berbagai merek. Meski demikian, keunggulan Eksion adalah ruang kabin yang lebih luas sehingga dapat menjadi daya tarik tersendiri.
Status Harga dan Ketersediaan
Saat peluncuran di IIMS 2026, Wuling hanya memamerkan Eksion tanpa membuka harga resmi maupun jadwal penjualan. Hal ini menunjukkan bahwa Eksion masih dalam tahap persiapan masuk pasar Indonesia dan diperkirakan baru akan tersedia dalam waktu dekat. Harga diperkirakan akan dipatok bersaing dengan model SUV sejenis yang sudah ada, namun detailnya masih menunggu pengumuman resmi.
Kesimpulan Sementara
Eksion melengkapi lini produk Wuling dengan menawarkan SUV bertenaga hybrid dan all-electric yang sesuai tren mobil masa depan. SUV 7-seater ini hadir sebagai solusi transportasi keluarga yang ingin tetap ramah lingkungan dan nyaman. Meski belum diketahui harga dan kepastian penggantian Almaz, Eksion berpotensi menjadi pilihan baru dalam segmen SUV hybrid dan listrik di Indonesia. Perkembangan selanjutnya layak untuk diikuti oleh konsumen dan penggemar otomotif di Tanah Air.





