Cara Pilih Oli Motor Berdasarkan Kekentalan Agar Mesin Tetap Optimal dan Awet

Memilih oli motor yang tepat sangat penting untuk menjaga performa dan umur mesin agar tetap optimal. Kadar kekentalan atau viskositas oli menjadi salah satu faktor utama yang harus diperhatikan sebelum membeli pelumas.

Setiap motor memiliki rekomendasi oli yang berbeda sesuai spesifikasi pabrikan. Informasi ini biasanya tercantum di buku manual dan mencantumkan kode SAE seperti 10W-30 atau 10W-40 yang menunjukkan tingkat kekentalan oli pada suhu berbeda.

Memahami Kode Kekentalan Oli

Kode SAE terdiri dari angka sebelum dan sesudah huruf W (winter). Angka sebelum W menunjukkan kekentalan oli saat mesin dingin. Nilai yang lebih kecil menandakan oli lebih encer di suhu rendah, sehingga memudahkan mesin menyala dan pelumas mengalir cepat. Sedangkan angka setelah W menunjukkan kekentalan oli saat mesin panas, semakin besar angkanya, oli semakin kental dan memberikan pelindung lebih kuat di suhu tinggi.

Pentingnya Memilih Kekentalan Sesuai Mesin

Jika oli terlalu encer, pelumasan mesin tidak maksimal dan risiko aus meningkat. Sebaliknya, oli yang terlalu kental membebani kerja mesin, sehingga konsumsi bahan bakar dan suhu mesin bisa naik. Oleh sebab itu, motor lawas biasanya dianjurkan menggunakan oli dengan kekentalan lebih tinggi, sementara motor modern lebih cocok memakai oli encer.

Sertifikasi dan Kredibilitas Oli

Selain viskositas, memilih oli dengan sertifikasi resmi dan dari merek terpercaya sangat penting. Oli berkualitas sudah melewati uji standar performa dan mudah didapatkan di jaringan resmi atau toko terpercaya. Misalnya, produk Ipone yang menghadirkan lini pelumas Katana Series dengan berbagai tingkat kekentalan seperti Katana Scoot 5W-40 untuk motor matik harian dan Katana 15W-50 yang cocok untuk motor sport dan adventure.

Jenis Oli Sesuai Kebutuhan Berkendara

Beberapa tipe oli yang populer dan cocok dengan segmen berbeda antara lain:

  1. Katana Scoot 5W-40 – Oli sintetis premium untuk motor matik dengan jaminan performa halus dan responsif.
  2. Katana 15W-50 – Pelumas dengan kekentalan tinggi untuk mesin 4-tak berperforma tinggi yang sering dipakai di kondisi ekstrem.
  3. R4000 15W-50 – Oli semi-sintetik untuk penggunaan harian hingga touring jarak jauh, memberikan perlindungan optimal.
  4. IPONE R2000 – Oli 2-tak yang menjaga mesin tetap bersih, dengan asap minim dan perlindungan terbaik.

Pentingnya Penggantian Oli Secara Berkala

Menggunakan oli terbaik tidak cukup jika interval penggantian tidak diperhatikan. Gantilah oli sesuai rekomendasi pabrikan yang biasanya setiap 2.000 sampai 3.000 km, terutama bila motor sering digunakan dalam lalu lintas padat atau untuk perjalanan jauh. Pergantian oli rutin memastikan mesin tetap terlindungi dari keausan dan kotoran.

Dengan memahami kadar kekentalan oli dan menyesuaikannya dengan spesifikasi motor serta kondisi penggunaan, mesin dapat bekerja optimal lebih lama. Memilih oli berdasarkan viskositas yang tepat, sertifikasi, dan merek terpercaya bisa meningkatkan kinerja dan efisiensi bahan bakar kendaraan. Pastikan selalu mengikuti rekomendasi pabrik agar motor tetap prima di berbagai kondisi.

Baca selengkapnya di: www.cnnindonesia.com

Berita Terkait

Back to top button