
Italjet Dragster 300 dan Vespa GTS 300 Super Tech merupakan dua skuter 300cc asal Italia yang menyuguhkan karakter sangat berbeda. Keduanya mengusung mesin berkapasitas 278cc dengan tenaga dan torsi yang hampir sama, namun perbedaan desain dan fitur membuat masing-masing memiliki daya tarik tersendiri.
Italjet Dragster 300: Estetika Futuristik dan Performa Agresif
Italjet Dragster 300 tampil dengan konsep urban hyper-scooter berdesain ekstrem dan futuristik. Mesin 1 silinder DOHC 4-katup berpendingin cairan menghasilkan tenaga maksimal 23,8 hp pada 8.250 rpm dan torsi puncak 26 Nm pada 6.250 rpm. Tenaga tersebut disalurkan melalui transmisi CVT otomatis yang halus. Bobot skuter ini hanya 128 kilogram tanpa cairan, berkat rangka tubular baja trellis yang terekspos, memberikan kesan agresif sekaligus bobot ringan.
Salah satu keunggulan Dragster 300 adalah sistem kemudi Independent Steering System (ISS), yang memisahkan fungsi kemudi dan suspensi depan. Teknologi ini membuat handling Dragster menjadi sangat stabil dan presisi, bahkan saat melaju dengan kecepatan tinggi atau bermanuver di area perkotaan yang padat. Dengan gaya radikal dan eksklusif, skuter ini cocok bagi pengendara yang mencari tampilan unik dan sensasi berkendara seperti motor sport.
Harga Italjet Dragster 300 di pasar internasional tercatat berkisar antara 6.989 hingga 7.099 Euro, atau setara dengan Rp 138,4 hingga 140,6 jutaan, tergantung variannya. Meski belum ada kepastian harga resmi di Indonesia, kehadiran model ini memberikan pilihan menarik bagi pecinta skutik yang mendambakan sesuatu di luar kebiasaan.
Vespa GTS 300 Super Tech: Perpaduan Gaya Klasik dan Teknologi Modern
Sementara itu, Vespa GTS 300 Super Tech hadir sebagai skutik premium yang menggabungkan ciri khas desain Vespa klasik dengan fitur-fitur modern. Skuter ini mengandalkan mesin HPE 1 silinder 278cc 4-katup yang juga didinginkan cairan. Tenaga maksimalnya sama, yaitu 23,8 hp pada 8.250 rpm, namun torsi puncaknya mencapai 26 Nm pada putaran mesin yang sedikit lebih rendah, yakni 5.250 rpm. Hal ini membuat pengendara mendapatkan tenaga yang mulus dan responsif untuk berkendara harian.
Dari sisi fitur, Vespa GTS 300 Super Tech dilengkapi teknologi kelas atas. Contohnya adalah sistem keyless start, panel instrumen TFT dengan konektivitas Vespa MIA, port USB, immobilizer, serta sistem pengereman ABS kanal ganda dan ASR/traction control. Fitur-fitur ini meningkatkan kenyamanan sekaligus keamanan selama berkendara. Dengan bobot sekitar 160 kg, Vespa ini menawarkan pengalaman yang halus dan stabil untuk penggunaan sehari-hari maupun touring jarak jauh.
Harga Vespa GTS 300 Super Tech resmi di Indonesia dipatok sekitar Rp 167 juta OTR Jakarta. Gaya desainnya yang timeless dengan sentuhan sporty membuatnya tetap menjadi favorit di kalangan penggemar skuter premium yang menghargai warisan dan performa fungsional.
Perbandingan Singkat Kunci Antar Kedua Skuter
- Karakter: Dragster 300 berkarakter radikal dan agresif, sedangkan Vespa GTS 300 Super Tech elegan dan premium.
- Handling: Dragster menawarkan kontrol tajam dan stabil, Vespa fokus pada kenyamanan dan kelincahan halus.
- Suspensi: Dragster menggunakan Independent Steering System, Vespa memakai suspensi single arm khas Vespa.
- Bobot: Dragster lebih ringan (128 kg) dibanding Vespa (sekitar 160 kg).
- Fitur: Vespa lebih unggul dalam teknologi konektivitas dan keamanan, Dragster menonjol di sisi inovasi teknis suspensi.
- Harga: Dragster dipasarkan sekitar Rp 138–140 jutaan (di luar Indonesia), Vespa resmi di Indonesia sekitar Rp 167 juta.
Dua skuter ini menawarkan pendekatan berbeda untuk segmen 300cc asal Italia. Pilihan antara Italjet Dragster 300 dan Vespa GTS 300 Super Tech tergantung kebutuhan dan preferensi pengendara. Dragster cocok untuk yang menginginkan performa agresif dengan desain unik, sementara Vespa lebih pas untuk pengguna yang mengutamakan kenyamanan dan fitur lengkap dalam gaya klasik-modern.
Dengan mempertimbangkan aspek teknis dan estetika, kedua skuter ini menunjukkan keunggulan khas produk Italia yang memadukan inovasi dan tradisi dalam satu paket kendaraan roda dua.





