
PT Astra Daihatsu Motor (ADM) menunjukkan performa ekspor yang semakin menguat dengan target pengapalan lebih dari 124 ribu unit kendaraan utuh (CBU) pada tahun 2025. Volume ekspor ini meningkat 13 persen dibandingkan pencapaian tahun sebelumnya yang mencapai sekitar 110 ribu unit. Ekspor Daihatsu telah menjangkau lebih dari 60 negara di seluruh dunia, termasuk negara-negara di kawasan ASEAN, Asia Selatan, Asia Timur, Timur Tengah, Afrika, hingga Amerika Latin.
Pencapaian ini mengukuhkan posisi Daihatsu sebagai salah satu produsen otomotif terbesar di Indonesia yang juga berperan sebagai basis produksi dan pemasok komponen penting bagi pasar domestik maupun global. Direktur Marketing dan Corporate Communication PT ADM, Sri Agung Handayani, menegaskan bahwa keberhasilan ekspor ini merupakan cerminan dari kepercayaan pasar internasional terhadap kualitas produk Daihatsu yang diproduksi di dalam negeri.
Pendorong Pertumbuhan Ekspor Daihatsu
Penggunaan Terminal Kendaraan Pelabuhan Patimban di Subang, Jawa Barat, menjadi salah satu strategi penting dalam mendukung optimalisasi pengapalan ekspor. ADM berkomitmen memperkuat daya saing dengan meningkatkan kualitas manufaktur dan memperkokoh rantai pasok lokal. Langkah ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif pada tumbuhnya industri otomotif nasional sekaligus memperbesar devisa negara.
Performa ekspor ADM tak lepas dari keberhasilan produksi yang mencapai lebih dari 381 ribu unit selama tahun sebelumnya. Produksi tersebut tidak hanya melayani kebutuhan model Daihatsu, melainkan juga hasil kolaborasi model bersama perusahaan grup yang mendapat respon positif di pasar global.
Negara Tujuan Ekspor Terbesar
Negara yang menjadi kontributor terbesar dalam volume ekspor Daihatsu mencakup Filipina sebesar 34,8 persen dari total ekspor, Jepang sebesar 9,7 persen, dan Meksiko sebesar 8,6 persen. Ketiga negara ini menjadi pasar utama yang sangat mendukung keberhasilan ekspor Daihatsu secara global.
Keberhasilan ini juga menunjukkan bahwa Daihatsu mampu memenuhi standar kualitas yang diharapkan di berbagai wilayah dengan karakteristik pasar dan regulasi berbeda. Oleh karena itu, Daihatsu terus mengembangkan berbagai model yang sesuai dengan kebutuhan dan preferensi konsumen di tiap-tiap segmentasi pasar.
Posisi Daihatsu dalam Pasar Domestik
Selain keberhasilan ekspor, ADM juga mempertahankan posisi kedua dalam penjualan otomotif nasional. Sepanjang tahun lalu, penjualan ritel mencapai 137.835 unit dengan pangsa pasar sebesar 16,5 persen. Konsistensi selama 17 tahun berturut-turut ini menunjukkan daya tarik merek Daihatsu yang kuat di Tanah Air.
Daihatsu unggul terutama pada segmen mobil dengan harga di bawah Rp 300 juta dengan pangsa pasar terbesar, yaitu 31,8 persen. Model-model seperti Gran Max Series, Sigra, Ayla, dan Terios menjadi tulang punggung penjualan Daihatsu di pasar mobil penumpang dan kendaraan niaga.
Penjualan LCGC (Low Cost Green Car) Daihatsu yang mengusung Sigra dan Ayla juga mencatat jumlah besar, yakni 47.901 unit. Dominasi di segmen ini mencapai pangsa pasar 36,6 persen, menjadikan Daihatsu pilihan utama konsumen yang mengutamakan efisiensi dan harga terjangkau.
Sementara itu, di segmen SUV Medium, Terios sukses memimpin dengan penjualan sebesar 15.557 unit dan pangsa pasar mendekati 45 persen. Keberhasilan model-model ini memperkuat posisi Daihatsu sebagai pemain kuat di berbagai kelas mobil di Indonesia.
Strategi Ke Depan
Melihat tren positif ini, Daihatsu berencana untuk terus meningkatkan kapasitas produksi dan memperluas jangkauan ekspor. Perusahaan fokus memperkuat supply chain lokal untuk mendukung stabilitas produksi dan menjaga kualitas. Dengan pendekatan ini, Daihatsu berharap akan semakin memperbesar kontribusi terhadap industri otomotif nasional dan memperkuat posisi merek di pasar internasional.
Pencapaian ekspor sebesar 124 ribu unit ke 60 negara menunjukkan bahwa Daihatsu berperan penting dalam perekonomian nasional, khususnya dalam mendukung devisa negara. Upaya pengembangan produk dan jaringan distribusi global akan terus dilakukan untuk memenuhi permintaan pasar yang semakin kompetitif.
Inisiatif ini menjadi bukti nyata bahwa Daihatsu tidak hanya berfokus pada pasar domestik, tetapi juga secara agresif mengukir prestasi di kancah global melalui strategi produksi yang matang dan inovasi produk sesuai kebutuhan konsumen di berbagai negara.
Baca selengkapnya di: www.liputan6.com




