Penantang kuat Honda Astrea Grand di era 90-an, Kawasaki Kaze, memang sudah dihentikan produksinya sejak tahun 2005. Namun, motor bebek legendaris ini tetap dicari karena kualitas komponen mesinnya yang luar biasa tangguh dan tahan lama. Meski sudah hampir dua dekade tak lagi diproduksi, pesona Kawasaki Kaze tidak luntur di kalangan penggemar motor bebek klasik dan modifikator.
Kawasaki Kaze pertama kali diperkenalkan pada Maret 1995 oleh PT Kawasaki Motor Indonesia (KMI). Motor ini membawa mesin berkapasitas 111,6 cc, jauh lebih besar dibandingkan motor bebek sekelasnya yang umumnya masih di 100 cc. Tenaga yang dihasilkan mencapai 8,4 daya kuda dengan torsi 9 Nm, serta menggunakan blok silinder dari bahan aluminium yang pada masanya merupakan teknologi Superbike. Fakta ini cukup membuat pesaingnya merasa tertinggal, termasuk Honda Astrea Grand.
Fitur Kawasaki Kaze yang Mengesankan
Kawasaki Kaze tidak hanya unggul di mesin, tetapi juga pada fitur yang melampaui standar motor bebek pada zamannya. Di bawah ini adalah beberapa fitur utama yang dimilikinya:
- Double Bulb Headlamp yang memberikan pencahayaan lebih optimal di malam hari.
- Spidometer lengkap dengan indikator posisi gigi, fitur yang jarang ditemukan pada motor sekelasnya.
- Kran Bensin tipe "RES" sebagai cadangan bahan bakar, biasanya hanya ada pada motor sport atau motor batangan.
- Dual Filter Oli, yakni saringan sentrifugal pada poros engkol dan saringan sekunder pada poros kem, menjaga mesin tetap bersih dan optimal performanya.
Keunggulan teknologi dan fitur membuat Kawasaki Kaze didapuk sebagai motor bebek yang “datang dari masa depan” pada zamannya.
Komponen Piston Kawasaki Kaze yang Legendaris
Salah satu alasan utama mengapa Kawasaki Kaze tetap dicari adalah karena piston mesinnya. Piston ini dikenal sangat kuat dan awet. Para modifikator dan mekanik sepeda motor sering memanfaatkan piston Kaze untuk bore-up pada motor harian seperti Honda Astrea Grand dan Yamaha Jupiter. Material piston yang tahan lama ini menjadi pilihan utama untuk menambah tenaga tanpa mengorbankan ketahanan mesin.
Piston Kawasaki Kaze menjadi “harta karun” bagi mereka yang ingin meningkatkan performa motor secara handal dan efektif. Keunggulan piston ini membuat Kaze terus mendapat tempat di dunia modifikasi sepeda motor Indonesia meskipun unit motor aslinya sudah langka.
Harga Pasar Kawasaki Kaze di Segmen Motor Bekas
Di pasar motor bekas, Kawasaki Kaze masih cukup diminati. Harga motor ini sangat bergantung pada kondisi fisik dan kelengkapan surat-suratnya. Berikut kisaran harga yang beredar di pasar saat ini:
- Kondisi bahan perlu restorasi: Rp2.000.000 – Rp3.500.000
- Kondisi mesin sehat dan surat lengkap: Rp4.500.000 – Rp7.000.000
- Kondisi kolektor (restorasi total dan orisinil): bisa menembus Rp10.000.000 ke atas
Harga tersebut menunjukkan bahwa masih ada komunitas serta kolektor yang serius merawat dan mempertahankan motor ini agar tidak punah. Kawasaki Kaze memang kalah dalam hal promosi pada masanya, tetapi warisan teknologinya menjadi nilai jual yang tak ternilai.
Meskipun sudah berhenti diproduksi sejak 2005, “Si Angin” ini tetap menghembuskan daya tarik tersendiri dalam dunia otomotif roda dua Indonesia. Keunggulan blok aluminium, fitur canggih untuk kelasnya, serta piston legendaris menjadikan Kawasaki Kaze sebagai motor bebek dengan nilai historis dan teknis yang sulit tergantikan. Jadi, bagi pecinta motor klasik dan modifikasi, Kawasaki Kaze adalah bukti nyata bahwa motor discontinued pun mampu memberikan prestasi dan kebanggaan yang berkelanjutan.
Baca selengkapnya di: www.suara.com




