PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) kembali menegaskan ketangguhan merek Mitsubishi Fuso dalam menguasai pasar kendaraan niaga di Indonesia. Sepanjang tahun 2025, Mitsubishi Fuso mencatatkan pangsa pasar sebesar 39,9%, naik 1,8% dibandingkan periode sebelumnya. Prestasi ini menandai keberlanjutan dominasi Mitsubishi Fuso selama 55 tahun berturut-turut sebagai pemimpin industri otomotif komersial nasional.
Keberhasilan tersebut diperkuat oleh penghargaan bergengsi Top Brand 100 Award 2026 untuk kategori kendaraan niaga. Penghargaan ini merupakan hasil survei konsumen independen yang menilai keterikatan merek, loyalitas, dan kepuasan pelanggan sebagai indikator utama. Dengan demikian, Mitsubishi Fuso bukan hanya dominan dari sisi penjualan, tetapi juga mendapat pengakuan atas pelayanan dan kualitas produk yang tinggi.
Dominasi di Berbagai Segmen Kendaraan Niaga
Mitsubishi Fuso menunjukkan pengaruh kuat di seluruh segmen kendaraan niaga, terutama pada kategori Light Duty Truck (LDT) dan Medium Duty Truck (MDT). Di segmen LDT, pangsa pasar mencapai 55,1%, meningkat 2% dibanding tahun sebelumnya. Mitsubishi Canter menjadi salah satu model terlaris secara nasional dan berada dalam jajaran 10 besar kendaraan tipe apapun dengan penjualan terbaik. Di segmen MDT, pangsa pasar Mitsubishi Fuso juga naik menjadi 14,4%, bertambah 1,1% dari periode sebelumnya.
Kinerja tersebut menggambarkan kepercayaan pelaku bisnis terhadap kualitas dan keandalan produk Mitsubishi Fuso. General Manager of Business Communication KTB, Sudaryanto, menyatakan bahwa penghargaan Top Brand 100 Award 2026 menjadi motivasi besar untuk terus mempertahankan kualitas layanan yang unggul. Sudaryanto menambahkan, "Posisi sebagai market leader membawa tanggung jawab besar untuk memberikan layanan yang transparan, aman, dan berkelanjutan guna mendukung pertumbuhan industri kendaraan niaga di Indonesia."
Strategi 2026: Fokus pada Konsep Zero Down Time
Memasuki tahun 2026, Mitsubishi Fuso memfokuskan strateginya pada visi "Andalan Bisnis Sejati" dengan mengusung konsep Zero Down Time. Strategi ini bertujuan memastikan kendaraan konsumen beroperasi secara optimal tanpa gangguan teknis yang dapat menghambat aktivitas bisnis. Pendekatan ini mengedepankan layanan purna jual yang lebih efektif dan terintegrasi agar pelanggan dapat memaksimalkan produktivitas armada mereka.
Untuk mewujudkan tujuan tersebut, KTB terus memperluas jaringan layanan di seluruh Indonesia dan meningkatkan digitalisasi dalam pelayanan. Peningkatan kapasitas tenaga diler juga dilakukan agar lebih proaktif memenuhi kebutuhan konsumen. Upaya ini mencerminkan perubahan paradigma di industri kendaraan niaga, di mana layanan purna jual menjadi elemen krusial dalam menunjang keberlangsungan bisnis pelanggan.
Kontribusi pada Pendidikan Vokasi dan Pengembangan Produk
Selain fokus pada layanan dan penjualan, KTB juga berkomitmen mendukung pendidikan vokasi dengan menyerahkan unit Mitsubishi Fuso Colt Diesel untuk praktik siswa di SMK Negeri 3 Sorong. Langkah ini menunjukkan keseriusan perusahaan dalam berkontribusi pada pengembangan sumber daya manusia di sektor otomotif. Selain itu, distribusi model Fighter X FM65F TH 4×2 kepada konsumen dilaksanakan untuk mengakomodasi kebutuhan spesifik pasar serta memperkuat pangsa pasar di segmen truk medium.
Secara keseluruhan, pencapaian pangsa pasar hampir 40% dan keberhasilan mendapatkan penghargaan Top Brand 100 Award mengukuhkan posisi Mitsubishi Fuso sebagai rujukan utama di industri kendaraan niaga. Dengan strategi layanan yang berorientasi pada efisiensi dan keberlanjutan, Mitsubishi Fuso optimis akan terus memperkuat posisi sebagai pemimpin pasar dan andalan bisnis di Indonesia dalam menghadapi tantangan tahun-tahun mendatang.
