
Jetour T2 sempat menjadi perhatian publik setelah insiden terbakar di jalan tol Jagorawi Km 31 arah Jakarta. Kejadian ini sempat menimbulkan keraguan tentang keandalan SUV asal Tiongkok tersebut. Meski demikian, minat terhadap Jetour T2 di Indonesia tetap tinggi dan SUV ini terus diminati oleh konsumen.
Pada pameran Indonesia International Motor Show 2026, Jetour T2 banyak menarik perhatian pengunjung. Calon pembeli penasaran ingin melihat secara langsung performa dan fitur dari kendaraan ini. Hal tersebut menunjukkan bahwa insiden terbakar tidak mengurangi rasa ingin tahu dan ketertarikan terhadap Jetour T2.
Fase Kepemilikan sebagai Penentu Kepercayaan
Setelah serah terima unit, fase kepemilikan resmi dimulai dan menjadi fase penting bagi konsumen. Penggunaan harian Jetour T2 menggambarkan kemampuannya mendukung aktivitas mulai dari kebutuhan perkotaan hingga perjalanan jarak menengah. Pengalaman langsung dalam menggunakan kendaraan ini di berbagai kondisi jalan menjadi penilai utama performa dan kenyamanan.
Menurut Arief Sutrisno, Brand Manager PT Jetour Sales Indonesia, fase kepemilikan merupakan pondasi untuk membangun hubungan jangka panjang antara konsumen dan brand. Sikap perusahaan adalah melihat konsumen bukan hanya sebagai pembeli, melainkan bagian dari perjalanan dan pertumbuhan Jetour di Indonesia.
Catatan Penjualan dan Penerimaan Pasar
Hingga awal Februari, Jetour T2 berhasil mencatat lebih dari 1.000 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK). Angka ini menegaskan penerimaan yang positif di pasar domestik. Distribusi unit juga sudah menyebar ke berbagai wilayah di Indonesia, dengan konsumen mulai menggunakan mobil ini secara aktif. Tren ini menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap SUV tersebut, walaupun sempat ada kendala.
Pengalaman Konsumen dan Publik Figur
Beberapa konsumen Jetour T2 memberikan tanggapan positif setelah menggunakannya. Glen Owen menyatakan bahwa proses serah terima unit berjalan tepat waktu. Ia memuji kenyamanan suspensi, tenaga mesin yang responsif, dan kabin yang senyap. Hal ini membuat pengalaman berkendara menjadi lebih menyenangkan dan memuaskan.
Sementara itu, public figure Sintya Marisca mengaku tertarik dengan Jetour T2 sejak pertama kali melihat desainnya. Baginya, karakter tegas dan modern dari SUV ini sesuai dengan gaya hidupnya yang eksploratif. Reputasi global Jetour serta ulasan positif juga menjadi pertimbangan utama.
Garansi dan Program Perawatan
Jetour memberikan jaminan garansi kendaraan dan mesin hingga enam tahun tanpa batas kilometer. Selain itu, program perawatan gratis selama tiga tahun atau 45.000 kilometer juga disediakan. Kebijakan ini menjadi nilai tambah bagi calon pembeli dalam membangun kepercayaan pada produk.
Pilihan Personalisasi dan Aksesoris
Untuk memperkuat karakter dan fungsi SUV, Jetour menawarkan beberapa paket aksesoris personalisasi seperti Obsidian Ultra Kit dan Nomad Kit. Kedua paket ini dirancang untuk menegaskan kesan tangguh sekaligus mendukung aktivitas luar ruang yang kerap dilakukan oleh pengguna.
Ringkasan Data dan Fakta Penting
- Kasus terbakar di jalan tol Jagorawi Km 31 sempat viral dan memicu keraguan.
- Jetour T2 tetap diminati meski insiden tersebut.
- Lebih dari 1.000 SPK tercatat hingga awal Februari.
- Garansi kendaraan dan mesin hingga enam tahun tanpa batas kilometer.
- Perawatan gratis tiga tahun atau 45.000 km.
- Paket aksesoris personalisasi tersedia untuk kebutuhan aktivitas luar ruang.
Jetour T2 menunjukkan bahwa sebuah insiden tidak selalu menurunkan minat pasar selama perusahaan dapat membuktikan kualitas dan layanan purna jual yang baik. Dukungan fitur, garansi panjang, serta respons positif dari konsumen menjadi faktor kunci keberhasilan SUV ini di Indonesia. Pengalaman nyata pengguna dan brand engagement yang aktif turut memperkuat posisi Jetour T2 di pasar otomotif nasional.
Source: kabaroto.com




