Daihatsu Gran Max Jadi Tulang Punggung Penjualan Kendaraan Niaga dan Bukan Sigra di Indonesia

Daihatsu kembali membuktikan diri sebagai pemain utama di pasar otomotif Indonesia dengan mempertahankan posisi sebagai merek mobil terlaris kedua secara nasional selama 17 tahun berturut-turut. Pada tahun terakhir, Daihatsu berhasil menjual sebanyak 137.835 unit kendaraan secara retail, angka yang menunjukkan kepercayaan konsumen terhadap produk mereka.

Menariknya, tulang punggung penjualan Daihatsu bukanlah model low cost green car (LCGC) seperti Sigra atau Ayla yang selama ini dikenal luas, melainkan berasal dari segmen kendaraan niaga. Gran Max series menjadi produk andalan yang paling banyak diminati konsumen di Indonesia.

Gran Max, Kunci Kesuksesan Daihatsu
Gran Max berhasil menjadi tulang punggung penjualan Daihatsu di tanah air. Direktur Marketing dan Corporate Communication PT Astra Daihatsu Motor, Sri Agung Handayani, mengungkapkan bahwa permintaan untuk Gran Max sangat tinggi. Bahkan, Daihatsu harus menerapkan sistem inden untuk memenuhi tingginya pesanan dari konsumen.

Produk ini sangat dipercaya baik oleh perusahaan besar maupun pelanggan ritel. Popularitas Gran Max yang tinggi menunjukkan bahwa kendaraan niaga masih menjadi segmen yang sangat vital dalam pasar otomotif Indonesia.

Penjualan Segmen LCGC Tetap Kompetitif
Meski Gran Max mendominasi, Daihatsu juga berhasil mempertahankan performa kuat di segmen kendaraan ramah lingkungan dan berbiaya rendah. Model Sigra dan Ayla mencatat penjualan mencapai 47.901 unit. Dalam segmen LCGC, Daihatsu menguasai pangsa pasar sebesar 36,6 persen, menegaskan posisi mereka sebagai pilihan utama konsumen Indonesia.

Angka ini menunjukkan keberhasilan strategi Daihatsu dalam memperluas portofolio produk yang tidak hanya fokus pada kendaraan niaga, tetapi juga memenuhi kebutuhan kendaraan keluarga dan personal.

Terios, Pilihan Ketiga yang Tetap Diminati
Selain Gran Max dan LCGC, Daihatsu Terios juga menunjukkan tren pertumbuhan penjualan yang positif. Terios menjadi model ketiga terlaris dari merek ini, khususnya di daerah-daerah dengan medan jalan menantang. Mobil ini menjadi favorit konsumen yang membutuhkan kendaraan dengan performa serta ketangguhan lebih.

Astra Daihatsu Motor menyatakan bahwa pasar Terios tumbuh signifikan di beberapa kota yang memiliki infrastruktur berat. Hal ini memperkuat posisi Daihatsu dalam memenuhi kebutuhan pasar yang beragam di Indonesia.

Fakta Penjualan Daihatsu:

  1. Penjualan total Daihatsu tercatat 137.835 unit.
  2. Gran Max series menjadi produk terlaris utama, dengan sistem inden sebagai bukti tingginya permintaan.
  3. Penjualan Sigra dan Ayla mencapai 47.901 unit, menguasai 36,6% pangsa pasar LCGC.
  4. Terios menjadi model ketiga terlaris, diminati di daerah dengan medan jalan sulit.

Data ini menggarisbawahi keberagaman permintaan kendaraan di Indonesia. Daihatsu mampu menjawab kebutuhan tersebut dengan produk yang sesuai segmen baik untuk kendaraan niaga maupun mobil keluarga.

Dengan fokus kuat pada kendaraan niaga dan diversifikasi produk di segmen LCGC serta SUV ringan, Daihatsu berhasil mempertahankan posisinya di industri otomotif yang kompetitif di Indonesia. Kepercayaan konsumen dan ketangguhan produk menjadi kunci utama keberhasilan mereka.

Ke depan, Daihatsu diperkirakan akan terus mengembangkan varian yang menjangkau berbagai segmen pasar untuk meningkatkan penetrasi dan daya saing. Penjualan Gran Max yang terus tinggi menjadi indikator utama betapa pentingnya kendaraan niaga bagi stabilitas dan pertumbuhan merek ini di tanah air.

Baca selengkapnya di: oto.detik.com

Berita Terkait

Back to top button