
PT Sokonindo Automobile memperkenalkan logo dan slogan global terbaru, “Drives for Better”, sebagai bagian dari strategi baru mereka di pasar Indonesia. Perubahan ini menandai babak baru bagi DFSK dalam menegaskan komitmen jangka panjang pada pengembangan kendaraan ramah lingkungan dan teknologi tinggi.
Indonesia dipilih sebagai salah satu pasar utama yang menjadi basis pengembangan dan produksi kendaraan energi baru DFSK. Hal ini menunjukkan bahwa Indonesia bukan hanya pasar penjualan tetapi juga pusat strategi regional DFSK untuk Asia Tenggara.
Strategi dan Komitmen DFSK di Indonesia
Chief Operating Officer PT Sokonindo Automobile, Franz Wang, menyampaikan bahwa keputusan berinvestasi terus menerus di Indonesia menjadi bagian dari strategi jangka panjang perusahaan. Penggantian identitas visual ini memperkuat posisi DFSK sebagai pemain penting yang mendorong pengembangan solusi mobilitas masa depan.
Slogan “Drives for Better” mencerminkan transformasi DFSK dari sekadar produsen kendaraan fungsional menjadi penyedia mobilitas yang cerdas, hijau, dan relevan dengan kebutuhan saat ini. Faktor teknologi, fokus pada kendaraan energi baru, layanan berkualitas, serta orientasi berkelanjutan menjadi nilai utama yang dibawa dalam strategi ini.
Kontribusi Kendaraan Listrik Berbasis Lokal
Salah satu wujud nyata komitmen DFSK adalah hadirnya Gelora E, kendaraan listrik niaga ringan yang menjadi pelopor di Indonesia. Model ini diproduksi dengan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) mencapai 44%, melampaui ambang batas 40% yang diwajibkan pemerintah.
Gelora E tersedia dalam dua varian, Blind Van dan Mini Bus. Varian Mini Bus mampu menampung tujuh penumpang, sementara Blind Van memiliki dimensi panjang 4.500 mm, lebar 1.680 mm, dan tinggi 2.000 mm dengan ruang kargo lega. Kendaraan ini menggunakan baterai Lithium-ion berkapasitas 38 kWh atau 42 kWh yang mampu menempuh jarak hingga 300 km menurut pengujian NEDC.
Harga Gelora E dibanderol mulai dari Rp 248.000.000 (OTR Jakarta) dengan garansi baterai lima tahun atau 200.000 km dan garansi kendaraan tiga tahun atau 120.000 km. Hal ini menunjukkan DFSK berupaya memberikan nilai tambah dan kepercayaan bagi konsumen kendaraan listrik.
Model Lain dalam Portofolio DFSK
Selain Gelora E, DFSK juga menawarkan Seres E1 sebagai kendaraan listrik untuk segmen penumpang. Seres E1 hadir dalam dua tipe, B-Type dan L-Type, dengan harga mulai dari Rp 189.000.000 (OTR Jakarta). Mobil kompak ini menyasar konsumen urban yang mencari kendaraan hemat energi, biaya operasional rendah, serta desain modern yang sesuai gaya hidup perkotaan.
Untuk kendaraan niaga konvensional, DFSK menghadirkan Super Cab, pikap ringan yang menjadi tulang punggung lini komersial mereka di Indonesia. Super Cab dipasarkan mulai dari harga kisaran Rp 153 jutaan (OTR Jakarta), menawarkan pilihan terjangkau bagi pelaku usaha yang membutuhkan kendaraan angkut andal.
Penguatan Ekosistem Otomotif Nasional
Pembaharuan identitas global DFSK beserta penguatan TKDN pada kendaraan listrik ini dipamerkan pada Indonesia International Motor Show di JiExpo Kemayoran. Melalui langkah ini, DFSK menunjukkan keseriusannya dalam ikut serta mengembangkan ekosistem kendaraan listrik nasional.
Dengan investasi berkelanjutan dan dukungan pada pengembangan teknologi kendaraan energi baru, DFSK menempatkan Indonesia sebagai salah satu titik penting dalam peta bisnis global mereka. Transformasi merek dan produk yang ditawarkan ini menunjukkan upaya DFSK untuk tumbuh seiring dengan perkembangan industri otomotif Indonesia menuju masa depan lebih hijau dan cerdas.
Inisiatif DFSK memperbarui logo dan strategi bisnisnya menegaskan bahwa perusahaan ingin lebih dari sekedar bertahan di pasar. Mereka berambisi menjadi pemain utama dengan menawarkan solusi mobilitas yang relevan dengan tren global dan kebutuhan domestik saat ini. Upaya tersebut menjadi langkah krusial dalam memenangkan hati konsumen Indonesia yang semakin sadar akan pentingnya kendaraan ramah lingkungan dan teknologi mutakhir.
Source: kabaroto.com




