
Jaecoo Indonesia menghadirkan inovasi menarik di ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 dengan melibatkan konsumen langsung dalam pengembangan SUV listrik terbaru mereka, J5 EV. Melalui program "Jaecoo Co-Creation", perusahaan otomotif asal China ini berupaya menciptakan kendaraan listrik yang sesuai dengan selera dan kebutuhan masyarakat Indonesia.
Program ini memberikan ruang bagi pengunjung pameran untuk berpartisipasi aktif dalam menentukan desain dan fitur J5 EV. Head of Marketing Jaecoo Indonesia, Ilham Pratama, menegaskan bahwa konsumen bukan hanya sebagai pembeli, tetapi juga mitra strategis dalam pengembangan produk.
Peran Konsumen dalam Pengembangan Produk
Jaecoo menerapkan mekanisme yang sederhana namun efektif untuk menyerap aspirasi pengunjung. Mereka menyediakan area khusus di booth IIMS untuk kegiatan voting dan survei yang berisi pertanyaan seputar preferensi desain hingga pilihan warna. Ilham menyatakan, "Masukan dari hasil survei tersebut akan menjadi dasar untuk pengembangan J5 EV ke depannya."
Langkah ini menunjukkan komitmen Jaecoo untuk menciptakan produk yang tidak saja inovatif secara teknologi, tetapi juga relevan dan sesuai dengan selera pasar lokal. Hal ini diharapkan dapat memperkuat posisi Jaecoo di segmen kendaraan listrik yang kini semakin kompetitif di Indonesia.
Inspirasi Modifikasi J5 EV di IIMS
Selain menghadirkan sesi partisipasi konsumen, Jaecoo juga memamerkan beberapa unit J5 EV yang telah dimodifikasi dengan berbagai gaya. Modifikasi ini diberi sentuhan unik untuk menginspirasi calon pembeli dalam mempersonalisasi kendaraan mereka sesuai keinginan.
Berikut adalah beberapa opsi modifikasi yang dipamerkan di booth Jaecoo:
- Stylish: Menonjolkan tampilan elegan dengan sentuhan modern.
- Sporty: Memberi aura dinamis melalui aksen aerodinamis.
- Body Kit: Menggunakan body kit variatif agar tampil beda dan unik.
- Two-tone: Memadukan dua warna dalam satu kendaraan yang sedang tren.
Pilihan modifikasi ini memberikan gambaran luas mengenai kemungkinan personalisasi bagi setiap calon konsumen, sekaligus menguji respons pasar terhadap gaya dan desain yang sedang digemari.
Manfaat Program Co-Creation bagi Jaecoo dan Konsumen
Program ini bukan sekadar aktivitas pemasaran biasa, melainkan ajang kolaborasi strategis antara produsen dan pengguna akhir. Menurut Ilham Pratama, pendekatan ini akan memperkuat ikatan emosional konsumen terhadap merek sekaligus mendukung pengembangan inovasi produk berkelanjutan.
Strategi tersebut juga menjadi modal penting bagi Jaecoo untuk menghadirkan kendaraan listrik yang benar-benar sesuai kebutuhan masyarakat Indonesia, mulai dari tampilan, fitur hingga harga. Melibatkan konsumen sejak awal diyakini dapat memperkecil risiko produk gagal di pasar.
Partisipasi pengunjung IIMS dalam kegiatan voting dan survei di booth Jaecoo di JIExpo Kemayoran diharapkan memberikan data berharga. Data tersebut kemudian akan dijadikan acuan dalam pengembangan akhir J5 EV sebelum diluncurkan secara resmi ke publik.
Dengan langkah ini, Jaecoo tidak hanya tampil sebagai pemain baru di pasar SUV listrik Indonesia, tetapi juga sebagai inovator yang mengedepankan keterlibatan konsumen dalam setiap tahap pengembangan produk. Upaya kolaborasi semacam ini dapat menjadi contoh bagi industri otomotif lain dalam merespons kebutuhan pasar masa depan secara lebih adaptif dan tepat sasaran.





