
BYD resmi mendaftarkan nama Denza B5 di Pangkalan Data Kekayaan Intelektual Indonesia sebagai langkah awal memasuki pasar otomotif nasional. Pendaftaran ini menjadi sinyal kuat bahwa SUV hybrid Denza B5 siap diluncurkan dan ditawarkan kepada konsumen Tanah Air dalam waktu dekat.
Denza B5 termasuk dalam kelas 12, kategori khusus untuk kendaraan bermotor. Nama tersebut diajukan oleh BYD Company Limited yang beralamat di Shenzhen, China, sejak Juni. Perlindungan merek ini akan berlaku hingga sepuluh tahun ke depan, yakni hingga Juni 2034. Kehadiran Denza B5 semakin diperkuat dengan kemunculannya di pameran otomotif IIMS 2026 yang berlangsung di ICE, BSD, Tangerang.
Desain dan Teknologi Modern
Denza B5, yang di pasar global dikenal dengan nama Fang Cheng Bao 5, dibuat dengan arsitektur modern yang mendukung berbagai tipe perjalanan. SUV ini dirancang agar mampu melewati kondisi jalan yang beragam, mulai dari rute off-road hingga penggunaan harian di lingkungan perkotaan yang padat.
Salah satu keunggulan utama Denza B5 adalah teknologi Cell-to-Chassis (CTC) yang memadukan baterai langsung dengan struktur rangka kendaraan. Integrasi ini bukan hanya meningkatkan rigiditas bodi tapi juga memperkuat perlindungan saat terjadi benturan, sehingga menambah aspek keselamatan pengguna.
Kaki-Kaki dan Performa Off-Road
Sektor suspensi Denza B5 mengusung sistem hidrolik cerdas DiSus-P. Sistem suspensi ini bekerja dengan kemampuan menyesuaikan karakter peredaman secara real-time. Dengan fitur ini, kendaraan lebih stabil dan nyaman meski melahap medan berat atau tidak rata.
Kemampuan off-road Denza B5 terbilang impresif dengan sudut approach angle hingga 39 derajat dan departure angle 35 derajat. SUV ini juga mampu menaklukkan genangan air setinggi 790 mm, sehingga cocok bagi pengguna yang sering melewati jalan basah atau banjir ringan.
Performa Mesin dan Penggerak
Denza B5 dipersenjatai dengan mesin bensin turbocharged 1.5 liter yang dipadukan dengan dua motor listrik berpenggerak all-wheel drive (AWD). Kombinasi powertrain ini menghasilkan tenaga antara 500 hingga lebih dari 600 daya kuda dengan torsi maksimal mencapai 760 Nm.
Performa tersebut memungkinkan Denza B5 melakukan akselerasi 0-100 km/jam dalam waktu singkat, yakni sekitar 4,3 sampai 4,8 detik. Angka ini menunjukkan kemampuan SUV hybrid ini dalam memberikan sensasi berkendara yang kuat dan responsif.
Potensi Harga dan Persaingan Pasar
Untuk pasar Indonesia, kemungkinan harga Denza B5 akan berkisar antara Rp900 juta hingga Rp1,1 miliar. Posisi harga ini dibuat untuk bersaing dengan SUV mewah dari merek Eropa maupun Jepang yang telah lebih dulu menguasai segmen premium.
Strategi BYD dalam membawa Denza B5 dengan harga kompetitif sekaligus mengedepankan teknologi canggih menjadi daya tarik utama. SUV hybrid ini juga akan semakin memperkaya pilihan kendaraan ramah lingkungan di pasar otomotif Indonesia yang sedang berkembang pesat.
Kesiapan Pasar dan Proyeksi Peluncuran
Pendaftaran merek Denza B5 merupakan tahap awal yang krusial bagi BYD dalam memasuki industri otomotif nasional. Setelah terdaftar secara resmi, langkah berikutnya yang dinantikan adalah peluncuran resmi dan distribusi unit ke konsumen.
Peluncuran Denza B5 dapat diharapkan tidak lama lagi mengingat kehadirannya sudah diperkenalkan di event besar seperti IIMS 2026. Market SUV hybrid di Indonesia saat ini semakin tumbuh seiring dengan kebijakan pemerintah yang mendukung kendaraan ramah lingkungan.
Informasi dari pendaftaran merek hingga spesifikasi teknis menunjukkan bahwa BYD siap menghadirkan produk yang memiliki keunggulan kompetitif di segmen SUV mewah hybrid. Denza B5 berpotensi menjadi pilihan baru bagi konsumen Indonesia yang menginginkan kendaraan dengan performa tinggi sekaligus desain modern dan teknologi mutakhir.
Source: kabaroto.com




