Lexus tengah mempersiapkan generasi penerus sedan kompak mewah IS dengan konsep yang sangat berbeda. Informasi terbaru menyebutkan bahwa model berikutnya akan hadir sebagai kendaraan listrik murni tanpa mesin pembakaran internal.
Model terbaru tersebut diperkirakan meluncur pada 2027 dan dirancang untuk bersaing langsung dengan sedan listrik mewah dari Jerman seperti BMW i3 Neue Klasse, Audi A4 e-tron, dan Mercedes-Benz C-Class EQ. Langkah ini menunjukkan tekad Lexus untuk menegaskan posisinya di segmen EV premium yang semakin kompetitif.
Perubahan Radikal Model IS
Lexus IS saat ini masih mengandalkan mesin konvensional dengan facelift terbaru yang memperbarui desain eksterior dan interiornya. Namun, rencana model pengganti menunjukkan perubahan radikal dengan beralih sepenuhnya ke listrik. Hal ini terungkap dari sejumlah bocoran dan konsep seperti LF-ZC yang menampilkan desain aerodinamis dan teknologi baterai canggih.
Desain baru diperkirakan akan meninggalkan bentuk sedan tiga kotak tradisional untuk menonjolkan siluet rendah dan ramping. Dengan panjang sekitar 4.790 mm, dimensi Lexus IS elektrik ini akan lebih kecil dibandingkan Lexus ES yang mencapai 5.140 mm.
Teknologi Produksi dan Fitur Canggih
Dalam proses pembuatan, Lexus akan menggunakan teknologi gigacasting yang serupa dengan yang populer di Tesla, memudahkan produksi bodi kendaraan dengan material ringan dan presisi tinggi. Interior mobil juga dijanjikan akan dipenuhi dengan fitur konektivitas terbaru dan sistem keamanan mutakhir.
Konsep terbaru yang dirender oleh seniman digital menunjukkan tubuh mobil dengan proporsi yang elegan serta bahasa desain Lexus saat ini. Toyota juga memberi sinyal bahwa divisi Lexus akan mendapat lebih banyak kebebasan kreatif, sehingga desain final bisa jadi lebih inovatif daripada visual yang sudah ada.
Spesifikasi Performa dan Baterai
Lexus berencana menghadirkan beberapa varian powertrain elektrik untuk IS generasi berikutnya, mulai dari satu motor dengan penggerak roda belakang hingga versi flagship dengan dua motor all-wheel drive yang menghasilkan tenaga mendekati 500 horsepower. Sistem steer-by-wire dan pengaturan chassis yang disesuaikan dengan filosofi "Lexus Driving Signature" akan memastikan pengalaman berkendara yang presisi dan responsif.
Salah satu aspek paling menarik adalah penggunaan teknologi baterai solid-state yang memungkinkan jarak tempuh mencapai lebih dari 1.000 kilometer (sekitar 620 miles). Jika klaim ini terbukti, Lexus akan memiliki keunggulan signifikan dalam hal jarak tempuh dibandingkan kompetitor sekaligus mengurangi kebutuhan versi hybrid.
Strategi Lexus dalam Era Mobil Listrik
Meskipun pasar mobil listrik terkadang mengalami fluktuasi, Lexus tetap konsisten menerapkan strategi multi-powertrain. Mereka menyediakan pilihan mesin pembakaran internal, hybrid, dan listrik di berbagai model untuk menjangkau beragam konsumen. Namun, untuk seri IS, tampaknya Lexus memilih fokus penuh pada EV sebagai respons terhadap tren global dan persaingan dari merek premium Eropa.
Sejalan dengan tren ini, Lexus juga memperkenalkan konsep-konsep berteknologi tinggi seperti LFA Concept dan LS Concept enam roda yang memperlihatkan ambisi mereka dalam inovasi otomotif.
Prediksi Peluncuran dan Harapan Konsumen
Dengan jadwal rilis yang diperkirakan pada akhir 2027, pengembangan Lexus IS listrik ini sudah dalam tahap lanjut. Banyak pengamat otomotif mengharapkan Lexus akan mulai memberi sinyal lebih jelas mengenai mobil listrik mereka melalui teaser atau prototipe dalam beberapa waktu mendatang.
Berpindah sepenuhnya ke mobil listrik adalah langkah besar yang tidak hanya akan mempengaruhi citra Lexus sebagai produsen mobil mewah tetapi juga menegaskan komitmen mereka dalam mendukung transportasi ramah lingkungan. The next Lexus IS bisa jadi menjadi momen penting bagi merek ini untuk membuktikan kemampuan mereka dalam menghadirkan EV canggih dengan performa tinggi dan fitur lengkap di pasar global yang semakin dinamis.
