Wuling Eksion Siap Menggebrak Pasar Indonesia dengan SUV 7 Penumpang PHEV Irit BBM dan Jarak Tempuh Mengesankan

Wuling Motors segera menghadirkan Wuling Eksion, SUV tujuh penumpang yang mengusung teknologi terbaru di pasar otomotif Indonesia. Mobil ini menawarkan tiga varian powertrain, yakni mesin pembakaran dalam (ICE), Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV), dan Battery Electric Vehicle (BEV) yang ramah lingkungan.

Wuling Eksion sebelumnya telah tampil di Indonesia International Motor Show (IIMS) dan dikenal sebagai Starlight 560 di pasar China. Dalam versi PHEV, mobil ini menjanjikan efisiensi bahan bakar yang tinggi serta fleksibilitas penggunaan secara harian.

Spesifikasi Wuling Eksion PHEV
Wuling Eksion PHEV mengusung mesin 1.500 cc yang berpadu dengan motor listrik bertenaga 145 kW (194 HP) menghasilkan total output yang cukup besar untuk kendaraan keluarga. Mesin bensinnya menghasilkan tenaga 78 kW dengan torsi 130 Nm, sedangkan motor listrik memberikan torsi tambahan 230 Nm sehingga performa penggerak roda depan sangat optimal.

SUV ini dilengkapi dengan transmisi CVT elektronik (E-CVT) yang memungkinkan perpindahan gigi halus dan responsif. Dalam mode listrik murni, Wuling Eksion PHEV sanggup menempuh jarak hingga 125 km berdasar standar CLTC. Sementara total jarak tempuh gabungan dengan bantuan mesin bensin bisa mencapai 1.100 km menurut standar WLTC.

Konsumsi Bahan Bakar dan Efisiensi Energi
Salah satu keunggulan yang ditawarkan Wuling Eksion PHEV adalah efisiensi bahan bakarnya yang menjanjikan. Mobil ini mampu menempuh jarak 100 km hanya dengan konsumsi bensin sebesar 5,3 liter atau rataan 18,8 km per liter. Angka ini jauh lebih irit dibandingkan varian ICE yang mengandalkan mesin 1.500 cc turbo, yang memiliki konsumsi 6,99 liter per 100 km atau setara 14,3 km per liter.

Varian listrik murni BEV Wuling Eksion hadir dengan baterai Lithium Ferro Phosphate (LFP) berkapasitas 60 kWh. Kendaraan listrik ini dapat menjelajah hingga 500 km dengan satu kali pengisian daya. Di Indonesia, Wuling menawarkan teknologi MAGIC Battery yang diklaim mampu meningkatkan jarak tempuh hingga 530 km.

Kebutuhan energi varian BEV tercatat sekitar 13,1 kWh untuk menempuh jarak 100 km, yang menggambarkan efisiensi kendaraan listrik ini. Dengan konfigurasi baterai dan motor listrik berdaya 100 kW, eksion BEV siap memberikan pengalaman berkendara tanpa emisi.

Keunggulan Teknologi dan Mobilitas untuk Pasar Indonesia
PHEV dipandang menjadi solusi tepat bagi konsumen yang sedang beradaptasi dengan elektrifikasi kendaraan. Mobil ini memungkinkan pengguna menikmati kemudahan berkendara listrik sekaligus tetap fleksibel dengan mesin bensin saat menempuh jarak jauh. Hal ini penting di Indonesia mengingat fasilitas pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) belum merata.

Wuling Eksion menunjukkan tren baru kendaraan keluarga yang hemat bahan bakar, luas kabin untuk tujuh penumpang, dan berbagai teknologi modern. SUV ini berpotensi menjadi alternatif menarik dalam segmen kendaraan ramah lingkungan yang masih berkembang.

Perkiraan Harga dan Ketersediaan di Indonesia
Di China, Starlight 560 ditawarkan dengan harga mulai 62.800 hingga 98.800 yuan, sekitar Rp152 jutaan hingga Rp239 jutaan. Harga resmi Wuling Eksion untuk pasar Indonesia masih belum diumumkan tetapi diperkirakan kompetitif untuk menarik minat konsumen yang mencari SUV dengan teknologi elektrifikasi terkini.

Peluncuran Wuling Eksion di Indonesia akan menjadi langkah strategis Wuling Motors memperkuat posisinya di segmen kendaraan keluarga. Model ini memberikan pilihan powertrain lengkap yang sesuai dengan kebutuhan mobilitas perkotaan sekaligus perjalanan jarak jauh.

Wuling Eksion sekaligus mempermudah konsumen Indonesia dalam mengadopsi teknologi hybrid dan listrik dengan performa yang handal dan konsumsi bahan bakar yang efisien. Kehadiran mobil ini dapat mempercepat transisi ke kendaraan ramah lingkungan dengan kapasitas penumpang yang luas dan fitur modern.

Berita Terkait

Back to top button