Dacia Perluas Pasar dengan Dua Model Baru Namun Produksi Justru Diluar Romania Apa Alasannya?

Dacia, produsen mobil terbesar di Rumania, sedang mempersiapkan ekspansi besar-besaran dengan menambah dua model baru. Menariknya, kedua model ini tidak akan diproduksi di Rumania, yang menjadi basis utama perusahaan tersebut selama ini.

Model pertama adalah sebuah wagon dengan elemen crossover yang dinamakan C-Neo. Mobil ini akan diposisikan di atas Jogger dalam jajaran produk Dacia dan menargetkan segmen kompak yang terus berkembang pesat di pasar Eropa.

Awalnya, rencana produksi C-Neo memang diarahkan ke pabrik Dacia di Mioveni, Rumania. Namun, keputusan terbaru memindahkan produksi ke Turki, seperti yang dilaporkan oleh media Romania-Insider. Akibatnya, pabrik Mioveni hanya akan memfokuskan produksinya pada model Duster dan Bigster saja.

C-Neo akan menggunakan platform CMF-B yang sudah ada dan menyediakan berbagai pilihan penggerak, seperti mesin bensin, LPG, mild-hybrid, serta versi full-hybrid dengan mesin tiga silinder turbo 1,2 liter. Dari sisi desain, C-Neo bakal mengusung gaya tangguh ala Sandero Stepway, seperti fender yang berotot dan roof rail.

Dacia C-Neo: Wagon Crossover yang Komprehensif

  1. Platform: CMF-B (platform modular Renault)
  2. Pilihan mesin: Bensin, LPG, Mild-Hybrid, Full-Hybrid (1.2L turbo, 3 silinder)
  3. Posisi pasar: Segmen kompak di atas Jogger
  4. Produksi: Pabrik di Turki

Selain C-Neo, Dacia juga menyiapkan mobil listrik baru yang didasarkan pada Renault Twingo. Model ini akan menjadi city car listrik yang dipasarkan dengan harga mulai dari €18.000. Harganya lebih tinggi dibandingkan Dacia Spring yang dibuat di Cina, namun tetap masuk kategori EV terjangkau di Eropa.

Produksi mobil listrik ini tidak dilakukan di Rumania melainkan di pabrik Dacia di Novo Mesto, Slovenia. Dacia menyadari pentingnya segmen A-segmen kendaraan listrik sebagai pendorong utama pertumbuhan di pasar EV, sehingga memutuskan untuk mengembangkan model baru bernama sementara “EV” ini sebagai saingan bagi Twingo dengan tampilan yang berbeda.

Dacia EV: City Car Listrik Terjangkau

  1. Basis: Renault Twingo
  2. Harga estimasi: Mulai €18.000
  3. Produksi: Pabrik Novo Mesto, Slovenia
  4. Target pasar: Segmen A kendaraan listrik perkotaan

Dengan dua model baru ini, Dacia menegaskan pendekatan manufaktur internasionalnya, tidak lagi hanya mengandalkan pabrik di Rumania. Selama ini, pabrik di Morocco telah memproduksi Sandero dan Jogger untuk memanfaatkan biaya produksi yang lebih rendah. Kini, Dacia mengoperasikan berbagai pabrik di lokasi strategis untuk menjangkau pasar global secara lebih efisien.

Strategi ini juga terlihat dari pemisahan fokus produk di masing-masing pabrik. Mioveni tetap menjadi pusat produksi model-model besar seperti Duster dan Bigster. Sementara, pabrik di Turki dan Slovenia menangani model-model baru yang sesuai dengan kebutuhan pasar lokal dan global.

Dacia dengan model barunya mencoba menangkap peluang segmen kompak dan kendaraan listrik yang semakin populer di Eropa. C-Neo dan EV akan melengkapi jajaran produknya dan memperkuat posisi merek ini di berbagai segmen yang tengah tumbuh cepat. Kendati kedua mobil tersebut tidak diproduksi di tanah airnya, hal ini menunjukkan bagaimana Dacia memperluas jaringan produksinya untuk tetap kompetitif di pasar otomotif global.

Dalam konteks industri otomotif Eropa, pergeseran produksi ke negara lain bukan hal langka. Perusahaan seperti Dacia menyesuaikan strategi manufaktur dengan kondisi ekonomi, biaya tenaga kerja, serta target pasar. Oleh sebab itu, ekspansi produksi tidak berarti melemahkan posisi Dacia di Rumania, melainkan memperkuat daya saing dan efisiensi secara keseluruhan.

Pendekatan internasional ini sejalan dengan tujuan Dacia untuk mengembangkan produk yang terjangkau dan sesuai kebutuhan pasar lintas negara. Dengan kedua model baru ini, Dacia memberikan sinyal kuat bahwa mereka siap mengikuti tren terbaru di industri, seperti elektrifikasi dan pertumbuhan segmen crossover kompak.

Dacia akan melanjutkan fokus pada penyusunan portofolio produk yang solid melalui kombinasi kekuatan produksi di berbagai lokasi. Kedua model yang akan segera dirilis tersebut diyakini mampu meningkatkan daya tarik merek serta memenuhi permintaan konsumen yang terus berubah di pasar kendaraan modern.

Source: www.carscoops.com

Berita Terkait

Back to top button