Ford tengah menyiapkan sebuah truk listrik baru yang dirancang untuk menantang Tesla Cybertruck. Model pikap listrik ini akan hadir pada 2027 dengan harga yang relatif terjangkau sekitar US$ 30.000, setara Rp 500 jutaan.
Desain truk ini memperlihatkan gaya aerodinamis dengan bentuk yang lebih melengkung, berbeda dari desain tajam khas Cybertruck. Lampu LED vertikal dan logo Ford bercahaya menjadi ciri khas di bagian depan, yang dipadukan dengan intake horizontal pada bemper depan.
Ukuran truk ini diperkirakan setara dengan Ford Ranger, dengan kabin ganda yang tetap mempertahankan fungsi utilitarian. Ford mencoba menggabungkan estetika modern dengan kebutuhan fungsional yang selama ini dicari konsumen truk pikap.
Salah satu fokus utama pengembangan truk listrik ini adalah meningkatkan efisiensi aerodinamis. Ford bahkan melibatkan para ahli dari Formula 1 untuk meminimalkan hambatan angin. Hasilnya, rangka atap yang melengkung, spion yang 20 persen lebih kecil, dan panel bawah khusus dapat menambah jarak tempuh hingga 80 km dibanding truk konvensional sekelasnya.
Dalam hal produksi, Ford menerapkan teknik casting aluminium besar yang serupa dengan gigacasting. Metode ini menyatukan komponen struktural truk yang biasanya terdiri atas 146 bagian menjadi hanya dua saja. Langkah ini berhasil mengurangi bobot kendaraan sebanyak 27 persen sekaligus mempercepat waktu produksi.
Pengurangan bobot juga dicapai dengan memangkas panjang kabel hingga sekitar 1,2 km dibandingkan SUV Mustang Mach-E. Penurunan bobot kabel ini berkontribusi sekitar 10 kg dari total bobot truk.
Proyek ini dipimpin oleh Alan Clarke, mantan eksekutif Tesla yang memiliki pengalaman lebih dari sepuluh tahun di perusahaan rival tersebut. Meski demikian, Ford belum mengungkap nama resmi truk listrik yang tengah dikembangkan ini. Namun, paten terbaru mengindikasikan kemungkinan pengembalian nama ikonik "Ranchero".
Selain menghadirkan truk listrik ini, Ford juga berencana meluncurkan model kendaraan listrik terjangkau lainnya di masa depan. Hal itu termasuk sedan listrik yang akan memperluas portofolio EV Ford di pasar global.
Beberapa poin penting terkait truk listrik Ford yang akan datang:
- Harga terjangkau: Dipatok sekitar US$ 30.000, bersaing langsung dengan Tesla Cybertruck.
- Desain aerodinamis: Melengkung dengan lampu LED vertikal dan intake horizontal.
- Ukuran pikap menengah: Setara Ford Ranger dengan kabin ganda.
- Efisiensi tinggi: Bantuan ahli Formula 1 untuk pengurangan hambatan angin.
- Produksi efisien: Metode casting aluminium besar mengurangi bagian struktur dari 146 menjadi 2.
- Bobot ringan: Kabel dikurangi sekitar 1,2 km dari Mustang Mach-E, menghemat 10 kg bobot.
- Dipimpin mantan eksekutif Tesla: Alan Clarke membawa pengalaman industri EV berskala global.
Pengembangan ini menunjukkan komitmen Ford untuk menghadirkan kendaraan listrik yang lebih mudah dijangkau konsumen luas. Dengan teknologi canggih, harga kompetitif, dan efisiensi tinggi, truk listrik Ford berpotensi memperoleh tempat di pasar pikap listrik yang sedang berkembang pesat.
Walaupun jadwal rilis ditargetkan pada 2027, perhatian terhadap detail desain dan produksi membuat truk listrik ini patut ditunggu. Persaingan dengan Tesla Cybertruck juga semakin memacu inovasi dan kualitas produk truk listrik masa depan. Ford berusaha mempertahankan warisannya di segmen kendaraan utilitas sambil bertransformasi ke era kendaraan elektrik yang lebih ramah lingkungan dan ekonomis.
Baca selengkapnya di: www.liputan6.com





