Volvo Recall 40 Ribu Unit EX30 Atasi Risiko Kebakaran Akibat Masalah Baterai High-Voltage yang Mahal dan Mendesak

Volvo kembali menarik 40.000 unit mobil listrik (EV) model EX30 global. Penarikan ini terkait masalah pada modul baterai bertegangan tinggi yang berpotensi menyebabkan risiko kebakaran. Model EX30 sendiri merupakan kendaraan listrik entry-level dari Volvo yang saat ini tengah naik daun.

Menurut laporan Reuters, penarikan ini mencakup varian EX30 Single-Motor Extended Range dan Twin-Motor Performance. Volvo menyatakan bahwa perusahaan sedang menghubungi pemilik untuk memberikan arahan selanjutnya. Meskipun penyebab pasti masalah baterai belum terungkap sepenuhnya, diduga isu terkait tingkat pengisian daya yang terlalu tinggi.

Masalah Baterai dan Penanganan Volvo

Baterai bermasalah diduga berasal dari Shandong Geely Sunwoda Power Battery Co., pemasok joint venture Geely. Volvo menyebut bahwa masalah itu sudah diatasi dan sel baterai baru akan dipasok untuk penggantian. Selain itu, perusahaan meminta pelanggan untuk membatasi pengisian baterai maksimal 70 persen guna mengurangi risiko kebakaran.

Selanjutnya, demi keamanan tambahan, pemilik disarankan untuk memarkir kendaraan di luar ruangan dan menjauhkan posisi mobil dari bangunan atau kendaraan lain. Hal ini menjadi langkah mitigasi sementara yang dianggap efektif untuk menghindari insiden terkait modul baterai.

Rekam Jejak Recall Volvo EX30

Pada Januari lalu, Volvo lebih dulu melakukan penarikan terbatas terhadap 40 unit EX30 model 2025. Recall itu terkait potensi korsleting dan overheating pada baterai bertegangan tinggi akibat “proses produksi menyimpang”. Fenomena ini dapat menyebabkan pembentukan lapisan lithium plating yang menimbulkan short circuit dalam sel baterai.

Pada masa tersebut, belum ditemukan solusi permanen sehingga Volvo merekomendasikan pembatasan pengisian baterai hingga 70% dan parkir di luar ruangan. Sejauh ini, kaitan antara dua recall tersebut belum dikonfirmasi, namun keduanya menunjukkan tantangan yang signifikan bagi Volvo dalam pengembangan EV.

Estimasi Dampak Finansial Recall

Reuters memperkirakan bahwa recall terbaru ini bisa menimbulkan biaya yang mencapai 195 juta dolar AS. Angka tersebut mencerminkan pergantian modul baterai untuk puluhan ribu unit yang sudah beredar di pasar. Penarikan besar-besaran ini menjadi pukulan berat bagi usaha Volvo yang tengah agresif memasuki pasar kendaraan listrik.

Ringkasan Fakta Penting Recall Volvo EX30

  1. Model terdampak: EX30 Single-Motor Extended Range dan Twin-Motor Performance.
  2. Jumlah unit tertarik: lebih dari 40.000 kendaraan global.
  3. Pemasok baterai: Shandong Geely Sunwoda Power Battery Co.
  4. Risiko utama: potensi kebakaran akibat masalah internal pada baterai.
  5. Langkah sementara: pembatasan pengisian baterai maksimal 70% dan parkir di luar ruangan.
  6. Recall sebelumnya: 40 unit pada model 2025 dengan masalah serupa.
  7. Perkiraan biaya recall: sekitar 195 juta dolar AS.

Volvo berupaya memperbaiki reputasi sekaligus menanggulangi risiko keselamatan pelanggan akibat masalah baterai. Keseriusan dalam penarikan dan penggantian modul baterai diharapkan bisa menjadi solusi jangka panjang. Namun, insiden ini menjadi peringatan bagi industri otomotif elektrik soal tantangan teknis pada pengembangan baterai EV.

Source: www.carscoops.com
Exit mobile version