
BYD Sealion 06 DM-i terbaru siap meluncur dengan sejumlah pembaruan signifikan yang menarik perhatian pasar otomotif. Model Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) ini menawarkan jarak tempuh listrik murni lebih panjang, mencapai 220 kilometer berdasarkan standar CLTC. Angka ini termasuk jauh di atas rata-rata SUV PHEV sekelasnya.
Peningkatan performa motor listrik menjadi salah satu keunggulan utama. BYD membekali Sealion 06 dengan motor penggerak puncak 175 kW yang dipadukan mesin bensin 1.500 cc. Kombinasi tersebut diklaim mampu memberikan efisiensi bahan bakar sekaligus performa berkendara optimal.
Konsumsi Bahan Bakar yang Efisien
Dalam penggunaan kombinasi mesin bensin dan motor listrik, konsumsi bahan bakar BYD Sealion 06 terbaru sangat irit, yakni hanya 0,63 liter per 100 kilometer. Bahkan saat Mode Charge Depleting, yaitu saat baterai sedang dipakai dan mesin bensin menyala untuk pengisian, konsumsi BBM tercatat 4,6 liter per 100 kilometer. Angka ini menunjukkan efisiensi bahan bakar yang patut diapresiasi oleh konsumen yang mencari SUV ramah lingkungan sekaligus hemat.
Dari sisi listrik, konsumsi energi listrik gabungan mencapai 17,1 kWh per 100 kilometer. Perjalanannya dengan energi listrik saja menghabiskan biaya sekitar 16,01 yuan atau setara Rp39.077 untuk jarak tempuh 100 kilometer. Efisiensi ini menjadikan Sealion 06 sebagai pilihan menarik bagi pengguna yang ingin mengurangi ketergantungan bahan bakar fosil.
Fitur Teknologi dan Keselamatan
BYD Sealion 06 DM-i terbaru sudah dilengkapi dengan sistem bantuan pengemudi canggih bernama God’s Eye C secara standar. Fitur ini meningkatkan keamanan serta kenyamanan dalam berkendara semi-otonom pada daerah perkotaan dan suburban. Sebagai tambahan, opsi LiDAR mampu menunjang penginderaan lingkungan lebih presisi, memperkuat kapabilitas sistem bantuan pengemudi.
Peningkatan teknologi tersebut sejalan dengan rencana jangka panjang BYD untuk memasarkan lima varian PHEV DM-i di tahun 2026. Setiap varian diharapkan memiliki jarak tempuh listrik sekitar 220 kilometer atau sesuai standar generasi terbaru. Strategi ini mempertegas komitmen BYD dalam memperluas pasar kendaraan ramah lingkungan maupun hibrida.
Popularitas dan Proyeksi Harga
Sealion 06 sudah mencetak rekor penjualan yang mengesankan sejak debutnya di pasar China. Dalam tiga bulan pertama saja, sudah lebih dari 100 ribu unit terjual. Kesuksesan ini menempatkan Sealion 06 sebagai salah satu SUV PHEV terlaris di Negeri Tirai Bambu.
Menyusul berbagai peningkatan, termasuk kemampuan jarak tempuh dan teknologi bantuan pengemudi, harga BYD Sealion 06 terbaru diprediksi naik sekitar 5.000 yuan atau setara Rp12 jutaan. Lonjakan harga ini masih terbilang wajar mengingat nilai tambah fitur dan efisiensi yang dihadirkan.
Ketersediaan di Indonesia
Sayangnya, BYD Sealion 06 terbaru belum masuk pasar Indonesia. PT BYD Motor Indonesia belum memasukkan varian hybrid maupun PHEV ke dalam daftar produk lokal. Perusahaan saat ini lebih fokus menghadirkan kendaraan listrik murni. Hal ini menjadi catatan bagi calon konsumen yang menanti SUV PHEV dari BYD di pasar Tanah Air.
Dengan segala keunggulan dari segi konsumsi bahan bakar, jarak tempuh listrik, hingga teknologi keamanan, BYD Sealion 06 DM-i terbaru menegaskan posisinya sebagai kendaraan ramah lingkungan dengan performa tinggi. Kemampuan efisiensi sebesar 4,6 liter per 100 km dalam mode hybrid serta jarak tempuh listrik yang jauh tentu menjadi pilihan menarik bagi konsumen global yang mengutamakan ekonomis dan kenyamanan berkendara.





