GWM Tank 300 Dan Tank 500 Diesel Versi 4×4 Atau 4×2 Mana Lebih Gacor Dan Lebih Laku di Pasar Indonesia

GWM Tank 300 dan Tank 500 Diesel menawarkan opsi penggerak 4×4 dan 4×2 yang menarik perhatian konsumen Indonesia. Kedua SUV ladder frame ini hadir dengan strategi berbeda dalam pilihan penggerak yang memengaruhi preferensi pasar. Data pemesanan menyajikan gambaran jelas tentang mana yang lebih diminati oleh pembeli.

Tren Pemesanan 4×4 dan 4×2 pada GWM Tank 300 dan Tank 500 Diesel
Pada peluncuran di Indonesia Internasional Motor Show (IIMS), GWM mencatat keseluruhan hampir 350 unit pemesanan untuk kedua model ini. Mayoritas pesanan sekitar 70 persen datang dari versi diesel Tank 300 dan Tank 500. Namun, distribusi pemesanan antara varian 4×4 dan 4×2 berbeda signifikan untuk masing-masing model.

Tank 500 Diesel menjadi yang dominan dalam jumlah pemesanan dengan total 42%. Dari jumlah itu, 22% berasal dari versi 4×2, sedangkan 20% dari versi 4×4. Ini menunjukkan Tank 500 Diesel 4×2 sedikit lebih diminati oleh konsumen dibandingkan varian 4×4.

Sebaliknya, pada Tank 300 Diesel, varian 4×4 justru memimpin dengan 22% dari total pemesanan. Versi 4×2 untuk Tank 300 hanya mencatat 11%, atau setengah dari angka varian 4×4-nya. Tren ini menunjukkan perbedaan preferensi penggerak antara kedua model yang sebenarnya menggunakan platform dan mesin serupa.

Persamaan Mesin dan Platform
Kedua SUV ini mengusung mesin diesel 4 silinder inline berkapasitas 2.400 cc dengan teknologi commonrail turbo, dikenal dengan kode GW4D24. Mesin ini menghasilkan tenaga sebesar 184 PS dan torsi maksimal 480 Nm. Performa tersebut cukup kompetitif untuk kelas SUV berpenggerak tangga di pasar Indonesia.

Platform sasis dan suspensi keduanya sama, sehingga secara teknis kemampuan off-road dan kenyamanan berkendara relatif seimbang. Perbedaan utama terletak pada konfigurasi penggerak roda, yang memengaruhi konsumsi bahan bakar dan harga jual.

Strategi GWM Memenuhi Kebutuhan Beragam
GWM membidik pasar Indonesia dengan filosofi "All Scenarios, All Powertrains, All Users", yang berarti menyediakan mobil sesuai kebutuhan urban sekaligus kemampuan jelajah di berbagai medan. Opsi penggerak 4×4 menonjolkan kemampuan off-road dan traksi di medan berat. Sementara varian 4×2 menawarkan efisiensi bahan bakar lebih baik serta harga yang lebih terjangkau untuk penggunaan harian di kota dan jalan raya.

Menurut Bagus Susanto, CEO Inchcape GWM Indonesia, mobil-mobil ini diluncurkan untuk menjawab tantangan mobilitas di negara kepulauan yang kaya akan ragam kondisi jalan dan medan.

Apa yang Membuat Varian 4×4 dan 4×2 GWM Tank Berbeda Diterima Pasar?
Perbedaan preferensi pemesanan untuk Tank 300 dan Tank 500 menunjukkan profil konsumen yang berbeda. Tank 300 Diesel dengan varian 4×4 lebih disukai oleh konsumen yang mungkin mencari pengalaman berkendara adventure atau kemampuan off-road. Sedangkan Tank 500 Diesel dengan varian 4×2 menarik konsumen yang mengutamakan efisiensi dan harga lebih ekonomis tanpa harus mengorbankan performa mesin diesel bertenaga.

Secara umum, SUV ladder frame dengan penggerak 4×2 di Indonesia tetap mendominasi pasar karena alasan praktis dan biaya penggunaan. Namun, Tank 300 Diesel dengan 4×4 membuktikan bahwa segmen off-road dan gaya hidup petualangan tetap punya tempat tersendiri.

Daftar Singkat Perbandingan GWM Tank 300 dan Tank 500 Diesel Opsi Penggerak

  1. Tank 300 Diesel 4×4: Pemesanan 22%, cocok untuk penggemar off-road.
  2. Tank 300 Diesel 4×2: Pemesanan 11%, fokus pada efisiensi dan penggunaan jalan umum.
  3. Tank 500 Diesel 4×2: Pemesanan 22%, varian terlaris dari keseluruhan model.
  4. Tank 500 Diesel 4×4: Pemesanan 20%, pilihan penggerak lengkap dengan performa tinggi.

Pilihan antara 4×4 dan 4×2 pada Tank 300 dan Tank 500 Diesel sangat bergantung pada kebutuhan pengendara. Jika memprioritaskan kemampuan medan berat dan petualangan, varian 4×4 Tank 300 Diesel menawarkan nilai lebih. Untuk efisiensi dan penggunaan urban, Tank 500 Diesel 4×2 menjadi opsi unggulan.

GWM berhasil menawarkan varian mesin diesel yang powerful dengan fleksibilitas penggerak berbeda, menjadikan Tank 300 dan Tank 500 Diesel menarik sebagai kendaraan tangguh sekaligus dapat diandalkan untuk berbagai segmen pasar Indonesia.

Source: otodriver.com
Exit mobile version