Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 mencatatkan prestasi gemilang dengan total nilai transaksi mencapai Rp8,7 triliun. Pameran otomotif yang digelar selama sebelas hari di JIExpo Kemayoran, Jakarta, ini juga berhasil menarik 580.250 pengunjung.
Angka transaksi ini meningkat dibandingkan dengan IIMS tahun sebelumnya yang mencatat Rp8 triliun dengan jumlah pengunjung sebanyak 579.337 orang. Peningkatan tersebut merefleksikan optimisme pasar otomotif nasional sepanjang tahun 2026.
Pertumbuhan Transaksi dan Kunjungan
Menurut Presiden Direktur Dyandra Promosindo, Daswar Marpaung, capaian transaksi dan jumlah pengunjung menjadi landasan penting untuk mendukung perkembangan industri otomotif Indonesia. “Kami berharap momentum positif ini terus bertumbuh sepanjang tahun,” ujarnya.
Dyandra Promosindo berkomitmen memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak agar dapat mengembangkan potensi industri otomotif secara berkelanjutan. Strategi ini diharapkan dapat meningkatkan daya saing pasar otomotif nasional ke depannya.
Partisipasi Merek dan Ragam Aktivitas
IIMS 2026 diikuti oleh 62 merek otomotif, dengan rincian 36 merek mobil dan 26 merek sepeda motor. Keikutsertaan merek-merek tersebut menjadi faktor utama tingginya nilai transaksi dan kunjungan pameran.
Selain pameran produk, IIMS menyajikan berbagai program pendukung. Ada panggung hiburan musik IIMS Infinite Live, aktivitas test drive dan test ride, serta IIMS Awards yang memberikan penghargaan kepada pelaku industri.
Program komunitas otomotif juga digelar untuk memperkuat hubungan antara produsen dan konsumen. Aktivitas edukasi dan pertemuan bisnis turut memperluas ruang dialog lintas sektor serta mendukung pertumbuhan ekosistem otomotif.
Strategi Pengelolaan Program
Project Manager IIMS 2026, Rudi MF, menekankan bahwa kurasi program dan konten yang autentik menjadi kunci mempertahankan relevansi pameran. “Komitmen kami agar IIMS selalu menjadi pameran otomotif yang paling dinantikan,” katanya.
Rudi juga menyebutkan bahwa IIMS ingin memberikan kontribusi nyata terhadap kemajuan ekosistem otomotif nasional dengan menghadirkan konten yang inovatif dan menyenangkan bagi semua kalangan pengunjung.
Dampak Ekonomi dan Industri Otomotif
Nilai transaksi Rp8,7 triliun bukan hanya menunjukkan penjualan kendaraan, tetapi juga mendorong pemesanan pembiayaan serta peran rantai pasok seperti komponen, logistik, dan jasa keuangan. Hal ini menunjukkan IIMS berperan strategis dalam menggerakkan sektor otomotif domestik.
Jumlah kunjungan yang mencapai lebih dari setengah juta orang berkontribusi pada multiplier effect di sektor lain seperti perhotelan, transportasi, kuliner, dan UMKM di sekitar lokasi pameran. Dengan demikian, IIMS berperan sebagai pengungkit ekonomi lokal yang signifikan.
Indikator Minat Pasar dan Inovasi Produk
IIMS juga berfungsi sebagai indikator minat pasar otomotif. Pameran ini menjadi ajang persaingan strategi dan peluncuran produk baru, termasuk kendaraan elektrifikasi yang sedang tren global.
Dengan berbagai inovasi dan partisipasi merek yang luas, IIMS terus menunjukkan relevansi sebagai platform penting dalam mendukung pembangunan industri otomotif nasional dan pengembangan teknologi ramah lingkungan.
IIMS 2026 mencerminkan perkembangan positif industri otomotif yang tidak sekadar penjualan produk, tetapi juga memperkuat ekosistem terkait. Pameran ini membuktikan dampak nyata bagi perkembangan bisnis otomotif dan ekonomi sekitar, mengokohkan posisi Indonesia dalam peta industri otomotif regional.
