
Lancia kembali dengan gebrakan baru lewat crossover electrified yang menyembunyikan nama legendaris, Gamma. Prototipe terbaru ini sudah tertangkap kamera tengah menjalani pengujian musim dingin, menandakan debut resminya siap menyapa pasar dalam waktu dekat.
Model baru ini jauh berbeda dari Gamma klasik yang hadir sebagai fastback saloon dan coupe pada era 1970-an hingga 1980-an. Kini, Gamma hadir sebagai crossover dengan desain yang cenderung mendekati coupe-SUV, lebih tegak dibandingkan homolog Prancisnya, DS No8.
Desain dan Detail Eksterior
Di bagian depan, Gamma menunjukkan elemen desain yang dipinjam dari Lancia Ypsilon yang lebih kecil. Lampu depan LED split dan grille T-shaped yang menyala menciptakan kesan futuristik dan unik. Bagian bawah bumper dilengkapi dengan intake yang desainnya bersih, lengkap dengan active shutters di sisi-sisinya yang mungkin menyimpan sensor ADAS.
Dari sisi samping, garis bodi mirip dengan DS No8, termasuk pada gagang pintu dan penutup spion. Jendela Gamma terlihat sedikit lebih besar dan velg yang terpasang berukuran moderat, mengindikasikan ini bukan varian performa HF. Sementara itu, bagian belakang dibalut kamera kamuflase tebal, namun terlihat kaca bergaya coupe yang mengalir ke spoiler terintegrasi. Lampu belakang LED full-width dengan tanda tangan cahaya berbentuk T juga sudah terkonfirmasi.
Interior Mewah dan Berkelanjutan
Ruang kabin Gamma menjanjikan material premium yang berkelanjutan, lengkap dengan ciri khas "tavolino" atau meja kopi bundar mini di tengah konsol. Panel digital terdiri dari klaster instrumen 10,25 inci dan layar infotainment 16 inci yang menjalankan sistem Lancia SALA.
Kombinasi Mesin Elektrifikasi Luas
Platform STLA Medium dari Stellantis menjadi dasar mekanis Gamma, yang diproduksi di pabrik Melfi, Italia. Awalnya diprediksi semua varian listrik penuh, namun kini model mild-hybrid dan plug-in hybrid juga masuk rencana.
Daftar kemungkinan tenaga mesin Gamma:
- Mesin 1,2 liter turbo mild-hybrid menghasilkan 143 hp (107 kW / 145 PS) pada varian dasar.
- Versi HF performa tinggi menggunakan dua motor listrik dengan tenaga total hingga 370 hp (276 kW / 375 PS) dan sistem penggerak AWD.
Dalam hal jarak tempuh, Gamma versi listrik penuh dapat menggunakan baterai 97 kWh yang mampu menempuh hingga 700 km (435 mil) per pengisian daya.
Lancia Dalam Fase Kebangkitan
Peluncuran resmi Lancia Gamma akan berlangsung pada 2026 sebagai bagian dari fase kedua program kebangkitan Lancia oleh Stellantis. Setelah Gamma, Lancia akan menambah jajaran produknya dengan model Delta baru pada 2028, memperkuat lini dengan tiga model utama.
Model ini bukan hanya menghadirkan teknologi terkini, tetapi juga menghidupkan kembali salah satu nama ikonik dalam sejarah otomotif Italia. Hal ini sekaligus menegaskan ambisi Stellantis dalam menggabungkan heritage dengan inovasi ramah lingkungan pada era mobil listrik dan hybrid.
Dengan desain yang menawan dan pilihan powertrain yang lengkap, Lancia Gamma berpotensi menjadi pesaing kuat di segmen crossover premium, khususnya di pasar Eropa. Perkembangan selanjutnya akan terus menarik perhatian pecinta otomotif dan penggemar merek klasik ini.
Source: www.carscoops.com




