Nio Chip Unit Raup Dana Besar, Valuasi Capai Miliaran RMB, Apakah Ini Kunci Dominasi Pasar Chip Otomotif Masa Depan?

Divisi chip Nio Inc berhasil mengumpulkan lebih dari RMB 2 miliar atau sekitar $290 juta dalam putaran pendanaan perdana. Setelah pendanaan ini, valuasi unit chip Nio mendekati RMB 10 miliar, menurut sejumlah laporan media asal China.

Anhui Shengji Technology Co Ltd, entitas resmi bisnis chip Nio, menerima investasi dari berbagai institusi, termasuk dana industri lokal Hefei, Nio Capital, IDG, dan perusahaan semikonduktor terdaftar yang tidak disebutkan namanya. Proses pendanaan selanjutnya pun telah dimulai.

Tanggapan Industri terhadap Proyek Chip Nio

Sumber yang dekat dengan transaksi ini menyebut bahwa industri memberikan pandangan yang cukup positif pada proyek chip Nio. Minat investasi sangat tinggi sehingga menimbulkan kompetisi yang ketat antar peserta pasar. Meski demikian, para analis menilai bahwa perjalanan bisnis chip masih panjang dan penuh tantangan.

Seiring persaingan pasar otomotif yang semakin sengit, langkah pendanaan ini menunjukkan usaha Nio dalam menyeimbangkan biaya pengembangan riset dan pengembangan (R&D) dengan target profitabilitas.

Upaya Nio dalam Pengembangan Chip Berkinerja Tinggi

Sejak 2021, Nio berinvestasi besar dalam mengembangkan chip penggerak pintar kelas atas untuk bersaing dengan produk Nvidia yang sebelumnya dominan. Perusahaan meluncurkan chip Shenji NX9031 pada Desember 2023.

Model ET9 yang mulai dikirimkan pada akhir Maret 2025 dilengkapi dengan dua chip Shenji NX9031. Model-model Nio baru setelah itu menggunakan satu chip jenis ini sebagai standar.

Keunggulan chip Shenji NX9031 terletak pada kemampuan komputasinya yang setara dengan empat chip penggerak pintar mainstream. Sebelumnya, produk Nio mengandalkan empat chip Orin X dalam satu unit kendaraan.

Investasi Besar untuk Riset dan Pengembangan

William Li, pendiri sekaligus CEO Nio, menyatakan bahwa biaya R&D chip Shenji NX9031 kira-kira setara dengan membangun 1.500 stasiun penggantian baterai. Dengan biaya per stasiun antara RMB 1,5 juta hingga RMB 2 juta, pengeluaran R&D mencapai kisaran RMB 2,25 miliar sampai RMB 3 miliar.

Biaya besar ini menunjukkan betapa krusialnya teknologi chip bagi strategi jangka panjang Nio, sekaligus urgensi perusahaan untuk mendapatkan pendapatan dari segmen bisnis yang sangat memakan dana ini.

Strategi Pendanaan dan Prospek Bisnis

Masuknya modal eksternal mendukung upaya Nio mempertahankan arus kas dan mengejar profitabilitas non-GAAP pada 2026. Perusahaan juga mulai menggarap sumber pendapatan baru melalui lisensi teknologi chip Shenji NX9031 kepada perusahaan pemasok chip otomotif lain sejak November 2025.

Dengan pandangan industri yang optimistis dan investasi yang terus mengalir, divisi chip Nio berada pada posisi yang cukup baik untuk mengukir keberhasilan di pasar semikonduktor mobil cerdas yang berkembang pesat.

Berbagai langkah strategis ini menegaskan bahwa Nio tetap fokus memperkuat teknologi inti sekaligus membuka peluang komersialisasi yang lebih luas di masa mendatang.

Source: cnevpost.com

Berita Terkait

Back to top button