Daftar Harga BBM Terbaru 23 Februari 2026 Shell BP Vivo Kompak Samakan Harga Rp12.050 Per Liter, Apa Dampaknya Untuk Konsumen?

Memasuki pekan terakhir di bulan ini, harga bahan bakar minyak (BBM) di Indonesia relatif stabil dengan kecenderungan penurunan dibandingkan bulan sebelumnya. Penyesuaian harga ini terutama terlihat pada produk non-subsidi yang disediakan oleh PT Pertamina dan beberapa operator swasta seperti Shell, BP, dan Vivo.

Harga BBM untuk jenis oktan 92 kini homogen di angka Rp12.050 per liter pada SPBU Shell, BP, dan Vivo. Keseragaman harga ini memudahkan konsumen dalam memilih tanpa harus mempertimbangkan selisih biaya yang signifikan. Shell, BP, dan Vivo menunjukkan langkah kompak dalam mengatur harga demi menjaga daya saing di pasar BBM swasta.

Daftar Harga BBM di Wilayah DKI Jakarta dan Sekitarnya

Berikut ini rincian harga bahan bakar yang terbaru dan berlaku di area DKI Jakarta:

  1. PT Pertamina (Persero)

    • Pertalite (RON 90): Rp10.000 per liter (harga tetap)
    • Pertamax (RON 92): Rp11.800 per liter
    • Pertamax Green 95 (RON 95): Rp12.450 per liter
    • Pertamax Turbo (RON 98): Rp12.700 per liter
    • Dexlite: Rp13.250 per liter
    • Pertamina Dex: Rp13.500 per liter
    • BioSolar: Rp6.800 per liter (harga tetap)
  2. Shell Indonesia

    • Shell Super (RON 92): Rp12.050 per liter
    • Shell V-Power (RON 95): Rp12.500 per liter
    • Shell V-Power Nitro+ (RON 98): Rp12.720 per liter
    • Shell V-Power Diesel: Rp13.600 per liter
  3. BP-AKR

    • BP 92 (RON 92): Rp12.050 per liter
    • BP Ultimate (RON 95): Rp12.500 per liter
    • BP Ultimate Diesel: Rp13.600 per liter
  4. SPBU Vivo
    • Revvo 92: Rp12.050 per liter
    • Revvo 95: Rp12.500 per liter
    • Diesel Primus: Rp13.600 per liter

Harga bensin oktan 92 pada Shell, BP, dan Vivo sama persis, yakni Rp12.050 per liter. Konsistensi harga ini menunjukkan persaingan yang sehat dan stabil di segmen bahan bakar kelas menengah. Sementara itu, harga Pertamax produk Pertamina sedikit lebih rendah di angka Rp11.800 per liter, memberikan pilihan bagi konsumen yang mengutamakan harga paling ekonomis pada kelas oktan serupa.

Untuk varian oktan lebih tinggi, seperti RON 95 dan RON 98, harga yang ditawarkan oleh operator swasta sedikit lebih tinggi dibandingkan Pertamina. Shell dan BP mematok harga Rp12.500 untuk varian RON 95 serta Rp12.720 ke Rp12.700 untuk varian RON 98, sedangkan Pertamina menawarkan Rp12.450 hingga Rp12.700 tergantung jenisnya.

Diesel non-subsidi juga menunjukkan harga yang bersaing. Pertamina menetapkan Dexlite dan Pertamina Dex masing-masing di kisaran Rp13.250 dan Rp13.500 per liter. Di sisi lain, Shell, BP, dan Vivo menawarkan harga Diesel sekitar Rp13.600 per liter. Perbedaan harga ini cenderung kecil dan memberikan alternatif pilihan kepada konsumen.

Penyesuaian harga ini berkaitan dengan volatilitas harga minyak global dan kebijakan pemerintah untuk menjaga kestabilan harga BBM dalam negeri. Dengan kejernihan harga dan kompaknya penetapan antara operator swasta, konsumen mendapatkan kemudahan memahami pasar BBM dan dapat memutuskan pembelian berdasarkan preferensi kualitas layanan atau merek.

Selain itu, harga BBM subsidi seperti BioSolar masih dipertahankan oleh Pertamina di angka Rp6.800 per liter, menegaskan komitmen pemerintah untuk menjaga daya beli masyarakat terutama segmen pengguna bahan bakar subsidi.

Secara keseluruhan, tren harga BBM kini bergerak menuju stabilitas dengan harga yang kompetitif di berbagai segmen. Hal ini diharapkan dapat mendukung konsumsi BBM yang optimal dan mendorong aktivitas ekonomi masyarakat secara berkelanjutan. Para pengguna BBM dipastikan mendapat manfaat dari harga yang transparan dan pilihan produk yang lebih beragam sesuai kebutuhan mereka.

Source: kabaroto.com Baca selengkapnya di artikel sumber: kabaroto.com

Berita Terkait

Back to top button