
Toyota Avanza generasi ketiga yang diluncurkan pada 2021 menghadirkan perubahan signifikan dari generasi sebelumnya. Model ini kini tampil dengan dimensi lebih besar dan sistem penggerak baru yang semakin efisien dan nyaman.
Dimensi Avanza generasi 3 semakin proporsional dengan panjang 4,4 meter, lebar 1,7 meter, dan tinggi 1,7 meter. Jarak sumbu roda mencapai 2,7 meter, sementara ground clearance-nya cukup tinggi di angka 205 mm. Hal ini berpengaruh positif terhadap stabilitas dan kenyamanan berkendara di kondisi jalan Indonesia yang beragam.
Toyota mempertahankan dua varian utama yakni tipe E dan G dengan opsi mesin 1.3L dan 1.5L. Varian 1.3E hadir dengan fitur standar seperti kunci konvensional dan velg single tone, sedangkan tipe 1.5G plus varian tertinggi 1.5G TSS (Toyota Safety Sense) menawarkan fitur lebih lengkap. Varian tertinggi dilengkapi smart key system, velg dual tone, serta steering switch dengan tilt dan telescopic.
Desain eksterior generasi ketiga ini lebih modern dan agresif. Lampu utama sudah menggunakan LED di seluruh varian, dan grille horizontal memberikan kesan premium. Posisi spion pindah ke pintu agar visibilitas pengemudi meningkat. Fitur tambahan seperti wiper belakang, sensor parkir, serta kamera mundur juga hadir untuk meningkatkan keamanan berkendara.
Mesin yang dipakai masih menggunakan konfigurasi DOHC Dual VVT-i dengan 4 silinder. Mesin 1.3L menghasilkan tenaga hingga 96 hp pada 6.000 rpm dan torsi 121 Nm pada 4.200 rpm. Sementara mesin 1.5L mampu mengeluarkan tenaga 104 hp dan torsi 137 Nm di rpm yang sama.
Salah satu perubahan terbesar adalah penggantian sistem penggerak dari belakang ke depan (FWD) dan penggunaan transmisi CVT pada varian otomatis. Sistem FWD ini membuat respons tenaga lebih cepat dan menekan power loss sehingga efisiensi bahan bakar meningkat. Harga jualnya di pasar mobil bekas berkisar Rp150 juta hingga Rp170 jutaan.
Konsumsi bahan bakar menjadi nilai jual utama Avanza generasi ketiga. Dalam kondisi jalan kota, mobil ini mampu mencapai efisiensi sekitar 1:16. Pada perjalanan luar kota, angka konsumsi BBM meningkat menjadi sekitar 1:19. Jika kecepatan dijaga stabil di 50-60 km/jam, konsumsi bahan bakar bisa semakin irit.
Interior Avanza telah didesain lebih modern dan fungsional. Dashboard kini bergaya minimalis dengan head unit semi floating, pendingin udara digital, dan double blower. Ruang penyimpanan di berbagai sisi juga ditingkatkan. Kabin baris kedua dan ketiga didesain lebih lega dengan kemampuan melipat kursi rata lantai hingga mode sofa untuk kenyamanan ekstra.
Fitur keselamatan cukup komplet untuk kelasnya. Avanza generasi ketiga sudah dibekali dual airbag, ISOFIX, hill start assist, traction control, vehicle stability control, serta indikator seat belt. Toyota Safety Sense juga disematkan di varian tertinggi untuk memberi perlindungan lebih.
Meski material interior masih didominasi plastik keras, hal ini berkontribusi pada daya tahan jangka panjang. Posisi pedal gas yang sedikit menggantung menjadi catatan ergonomi yang dapat berdampak pada kenyamanan berkendara dalam waktu lama.
Penggunaan sasis monokok memberi keuntungan handling yang lebih lincah, suspensi empuk, serta akselerasi responsif. Sementara kekedapan kabin termasuk cukup memadai meski tidak terbaik di kelasnya. Secara keseluruhan, kenyamanan berkendara lebih baik dibanding generasi sebelumnya.
Pajak tahunan Toyota Avanza generasi 3 berada di kisaran Rp3,9 juta hingga Rp4 juta, tergantung wilayah dan status kepemilikan. Perawatan yang mudah dan ketersediaan suku cadang yang melimpah menjadi daya tarik tersendiri untuk kendaraan keluarga maupun operasional bisnis.
Toyota Avanza generasi ketiga tetap mempertahankan statusnya sebagai MPV 7 seater yang rasional dan fungsional. Lega kabin, konsumsi irit, fitur keselamatan lengkap, serta desain modern membuatnya menjadi pilihan populer di segmen mobil keluarga di Indonesia.





