Pameran kendaraan komersial Giicomvec akan kembali digelar di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat pada tanggal 8 hingga 11 April. Acara ini merupakan ajang otomotif bisnis to bisnis khusus kendaraan komersial yang memasuki pelaksanaan keempat kalinya di lokasi baru untuk mengakomodasi kebutuhan peserta dan pengunjung.
Ketua Harian dan Ketua Penyelenggara Pameran dari Gaikindo, Anton Kumonty, menyatakan bahwa pemilihan JIExpo Kemayoran sebagai tempat penyelenggaraan tahun ini diharapkan memberikan ruang yang lebih representatif. Giicomvec tidak hanya menampilkan ragam kendaraan niaga seperti pikap, truk, dan bus, tetapi juga menjadi platform penting bagi para pelaku industri melakukan jaringan bisnis.
Ketua Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), Putu Juli Ardika, menambahkan bahwa pameran ini menjadi momen strategis untuk mempertemukan berbagai asosiasi terkait industri kendaraan komersial. Beberapa asosiasi yang dilibatkan antara lain ASKARINDO, ASPERINDO, APTRINDO, ARPI, ISEA, dan KAMELINDO. Kolaborasi ini ditujukan agar potensi pasar dan sektor bisnis kendaraan komersial dapat semakin meluas.
Data dari Gaikindo mencatat bahwa sektor kendaraan komersial memberikan kontribusi signifikan terhadap capaian ekspor otomotif nasional. Pada tahun 2025, Indonesia berhasil mengekspor sebanyak 518.212 unit kendaraan ke 93 negara, dengan 20.326 unit di antaranya berasal dari kendaraan komersial. Angka ini menjadi raihan tertinggi sepanjang sejarah ekspor otomotif nasional dan menunjukkan daya saing yang kuat dari produk-produk Indonesia.
Selain memperkuat pasar domestik, pameran ini diharapkan mampu memperluas jaringan ekspor dan mendorong pertumbuhan ekonomi. Putu Juli Ardika mengungkapkan optimisme bahwa Giicomvec dapat mengakselerasi peningkatan volume ekspor kendaraan komersial. Dampak positif yang diharapkan bersifat luas, mencakup percepatan pemulihan ekonomi nasional dan pengembangan ekosistem industri otomotif.
Peserta pameran Giicomvec tahun ini berasal dari berbagai merek kendaraan terkemuka. Beberapa produsen yang sudah memastikan keikutsertaan antara lain Daihatsu, DFSK, Foton, Hino, Isuzu, JAC Motors, Mitsubishi Fuso, Suzuki, Toyota, dan Wuling. Selain itu, penyelenggara juga menyiapkan area khusus bernama China Pavilion seluas 300 meter persegi. Paviliun ini akan menampilkan inovasi teknologi terbaru dari peserta asal Tiongkok.
Pihak penyelenggara Giicomvec menargetkan kehadiran sekitar 11.000 trade visitors atau pembeli selama pameran berlangsung. Target ini menunjukkan potensi besar sebagai ajang transaksi bisnis dalam industri kendaraan komersial yang semakin dinamis. Kegiatan ini didukung sepenuhnya oleh berbagai pemangku kepentingan yang fokus pada pengembangan sektor kendaraan niaga.
Giicomvec menjadi salah satu event penting yang mencerminkan tren perkembangan kendaraan komersial di Indonesia dan kebutuhan industri untuk beradaptasi dengan teknologi terkini. Penyedia kendaraan juga berkesempatan memperkenalkan solusi mobilitas yang efisien serta ramah lingkungan. Besarnya perhatian pada pameran ini mengindikasikan peluang bisnis dan inovasi produk yang semakin luas di tahun berjalan.
Secara keseluruhan, penyelenggaraan Giicomvec di Kemayoran menjadi momentum strategis bagi para pelaku bisnis dan industri otomotif. Acara ini diharapkan mampu mendongkrak daya saing sektor kendaraan komersial nasional, meningkatkan kontribusi ekspor, serta memperkokoh jaringan bisnis di tingkat global maupun domestik. Kehadiran para merek besar dan inovasi teknologi terbaru juga menjadi nilai tambah yang menarik bagi pengunjung dan pelaku pasar.
Baca selengkapnya di artikel sumber: www.cnnindonesia.com








