55 Tahun Berkarya di Indonesia, AHM Siap Cipta Rekor Baru dengan 100 Juta Unit Sepeda Motor dan Ekspor Mengesankan

Astra Honda Motor (AHM) telah berkiprah selama 55 tahun di Indonesia dan berambisi mencatatkan rekor produksi 100 juta unit sepeda motor sejak kehadirannya di Tanah Air. Ambisi tersebut disampaikan oleh Thomas Wijaya, Executive Vice President AHM, sebagai bentuk apresiasi kepada konsumen dan komitmen perusahaan dalam mendukung perkembangan industri otomotif nasional.

AHM selama ini tidak hanya fokus pada pengembangan produk sepeda motor, tetapi juga memainkan peranan besar dalam ekosistem industri yang terdiri dari ratusan perusahaan pemasok komponen. Dalam 15 tahun terakhir, investasi yang digelontorkan AHM untuk pengembangan produk mencapai puluhan triliun rupiah. Mereka menggandeng lebih dari 220 perusahaan tier 1 dan total supplier mencapai sekitar seribu perusahaan dari tier 2 dan 3. Selain itu, jaringan dealer, lembaga pembiayaan, serta berbagai pihak pendukung lainnya juga semakin memperkuat ekosistem bisnis AHM.

Performa Penjualan dan Dampak Ekonomi

Data Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) menunjukkan pasar sepeda motor nasional pada 2025 mencatat penjualan sekitar 6,4 juta unit dari berbagai merek. Dari jumlah tersebut, hampir 5 juta unit di antaranya merupakan produk Honda. Hal ini menegaskan dominasi AHM di pasar nasional dan kontribusi besar terhadap perekonomian Indonesia.

Industri roda dua memiliki efek berlapis pada perekonomian nasional. Tidak hanya sebagai penyedia mobilitas, namun juga menyerap ratusan ribu tenaga kerja langsung. Di luar itu, jutaan orang lainnya bergantung dari rantai pasok dan layanan pendukung seperti dealer, pembiayaan, hingga asuransi. Ekosistem besar ini turut mendongkrak sektor manufaktur dan distribusi di dalam negeri.

Ekspor dan Lokalisasi Produk

AHM tidak hanya mengandalkan pasar domestik, tetapi juga aktif mengekspor sepeda motor ke berbagai negara. Sepanjang 2025, pengiriman produk secara utuh (CBU) mencapai 223 ribu unit, sementara ekspor dalam bentuk komponen terurai (CKD) mendekati 1 juta unit. Dalam rentang waktu kurang lebih lima sampai delapan tahun terakhir, total ekspor mencapai hampir 2,5 juta unit.

Penting untuk dicatat bahwa tingkat kandungan dalam negeri (TKDN) produk AHM rata-rata berkisar antara 45 hingga 50 persen. Hal ini menunjukkan komitmen perusahaan dalam meningkatkan penggunaan komponen lokal, sekaligus memperkuat industri dalam negeri.

Proyeksi dan Tren Pasar 2026

Memasuki tahun ke-55, AHM optimistis terhadap tren positif pasar sepeda motor nasional. Pada awal tahun ini, pasar tumbuh sekitar 3 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Khusus pada bulan Januari, total penjualan mencapai sekitar 577 ribu unit dengan pertumbuhan pasar dan penjualan AHM masing-masing sekitar 3 persen.

Optimisme tersebut juga didukung oleh kondisi perekonomian yang membaik, sehingga peluang untuk mencapai target produksi 100 juta unit semakin terbuka lebar. Pabrikan yakin bahwa pencapaian ini akan menjadi tonggak sejarah untuk terus mendukung kebutuhan mobilitas masyarakat Indonesia.

Ekosistem Supplier dan Infrastruktur Pendukung

Berikut ini gambaran singkat mengenai ekosistem yang menopang kiprah AHM:

  1. Lebih dari 220 perusahaan supplier tier 1 berkontribusi pada produksi komponen.
  2. Sekitar 1.000 perusahaan tier 2 dan 3 memasok berbagai bagian pendukung.
  3. Jaringan dealer tersebar di seluruh Indonesia untuk memudahkan akses konsumen.
  4. Lembaga pembiayaan menyediakan kemudahan pembelian bagi konsumen.
  5. Transportasi dan asuransi turut mendukung kelancaran layanan purna jual.

Keterlibatan berbagai pihak ini turut berperan besar dalam menjaga kesinambungan industri sepeda motor sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

Melalui langkah strategis investasi dan pengembangan produk, AHM menunjukkan komitmennya untuk tetap menjadi pelopor di industri sepeda motor Indonesia. Dengan mengedepankan kualitas dan inovasi, serta memperkuat ekosistem lokal, AHM tidak hanya berfokus pada pencapaian angka produksi, tapi juga kontribusi nyata bagi kesejahteraan masyarakat secara luas. Pencapaian rekor produksi 100 juta unit akan menjadi simbol keberhasilan perjalanan industri roda dua di Tanah Air selama lebih dari lima dekade.

Source: www.oto.com

Berita Terkait

Back to top button