BRIN dan PT Indaya Hadirkan Fast Charging 60 kW Ber-TKDN Tinggi, Revolusi Infrastruktur Untuk Perkuat Ekosistem EV Nasional

BRIN bersama PT Indaya Mitra Sarana mengembangkan perangkat fast charging kendaraan listrik dengan kapasitas 60 kW yang memiliki Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) tinggi. Inisiatif ini bertujuan memperkuat ekosistem kendaraan listrik nasional dan mendorong kemandirian teknologi dalam negeri.

Kerja sama strategis ini meliputi riset terapan, pengembangan teknologi, dan produksi purwarupa fast charging yang mengutamakan penggunaan komponen lokal. Fokus utama adalah menghadirkan stasiun pengisian cepat yang kompetitif dan memenuhi standar teknis serta keselamatan internasional.

Fast charging 60 kW ini dirancang untuk mempercepat waktu pengisian daya kendaraan listrik roda empat secara signifikan dibandingkan charging konvensional. Kapasitas tersebut juga mendukung mobilitas kendaraan listrik di kawasan perkotaan dan jalur transportasi utama, sekaligus berperan dalam sistem transportasi yang lebih ramah lingkungan.

Perangkat fast charging hasil kolaborasi ini dilengkapi opsi pembayaran melalui kartu uang elektronik. Sistem pembayaran digital mempermudah transaksi pengguna dan meningkatkan efisiensi operasional. Fitur ini sekaligus mendukung modernisasi layanan pengisian daya yang adaptif terhadap kebutuhan pasar.

Pengembangan fast charging ber-TKDN tinggi ini juga bertujuan mendorong hilirisasi hasil riset ke sektor industri manufaktur nasional. Hal ini menjembatani antara riset laboratorium dengan kebutuhan riil industri otomotif dan energi yang tengah berkembang pesat.

Pemanfaatan komponen dalam negeri secara maksimal dalam proyek ini membantu mengurangi ketergantungan pada komponen impor. Langkah ini selaras dengan kebijakan pemerintah memperkuat struktur industri domestik dan meningkatkan kapasitas produksi lokal.

Kerja sama BRIN dan PT Indaya Mitra Sarana juga fokus pada percepatan transfer teknologi. Kolaborasi ini meningkatkan kompetensi teknis dalam desain sistem, rekayasa perangkat keras, serta integrasi sistem kelistrikan. Transfer teknologi tersebut penting untuk meningkatkan daya saing produk fast charging nasional di pasar global.

Purwarupa fast charging yang dikembangkan dipastikan memenuhi standar teknis dan keselamatan internasional. Aspek keselamatan sangat diperhatikan karena perangkat ini beroperasi pada daya tinggi dan memerlukan sistem proteksi yang andal. Standar tersebut menjamin keamanan penggunaan dan penerimaan di pasar domestik maupun internasional.

Adanya infrastruktur fast charging berkapasitas 60 kW ber-TKDN tinggi akan mempercepat adopsi kendaraan listrik di Indonesia. Ketersediaan stasiun pengisian daya yang handal dan efisien menjadi faktor kunci meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap kendaraan listrik.

Dengan produk fast charging yang diproduksi dalam negeri, ekosistem kendaraan listrik nasional semakin mandiri secara teknologi. Hal ini mendukung transformasi transportasi menuju solusi yang lebih berkelanjutan dan rendah emisi gas rumah kaca.

Pengembangan fast charging juga membuka peluang bagi industri nasional dalam rantai pasok komponen elektronik dan kelistrikan. Ini dapat menciptakan lapangan kerja baru dan meningkatkan nilai tambah ekonomi di dalam negeri.

Implementasi teknologi fast charging yang mengusung TKDN tinggi menunjukkan komitmen BRIN dan mitra industri untuk berkontribusi pada target nasional elektrifikasi kendaraan. Selain mengurangi impor, program ini turut memperkuat inovasi dan daya saing teknologi lokal.

Secara keseluruhan, kolaborasi riset dan industri ini memperlihatkan langkah nyata Indonesia dalam mengakselerasi ekosistem kendaraan listrik yang berkelanjutan. Dukungan infrastruktur pengisian cepat berkapasitas optimal juga menjadi tulang punggung pengembangan mobilitas elektrik di masa depan.

Berita Terkait

Back to top button