
Pasar mobil listrik di Jakarta menghadirkan alternatif menarik untuk konsumen yang mempertimbangkan unit bekas dan baru. Dalam simulasi kredit, Wuling BinguoEV bekas dan Wuling Air EV baru sama-sama menawarkan keunggulan dan tantangan masing-masing terkait besaran cicilan per bulan.
Harga pasar mobil bekas Wuling BinguoEV keluaran 2024–2025 di Jakarta berkisar antara Rp185 juta hingga Rp260 juta. Sementara itu, Wuling Air EV baru dipasarkan mulai Rp184 juta untuk varian Lite Standard Range hingga sekitar Rp252 juta untuk tipe Pro Long Range. Selisih harga yang relatif berdekatan ini menjadi dasar penting dalam menghitung simulasi cicilan kredit.
Simulasi Kredit Wuling BinguoEV Bekas dan Air EV Baru
Dengan asumsi uang muka sebesar 25 persen, tenor kredit selama 60 bulan, dan bunga efektif sekitar 7 persen per tahun, berikut estimasi cicilan bulanan untuk kedua model tersebut:
-
BinguoEV Bekas (Rp210 juta)
- DP: Rp52,5 juta
- Cicilan bulanan: Rp3,2 juta sampai Rp3,8 juta
-
Air EV Lite Baru (Rp195 juta)
- DP: Rp48,75 juta
- Cicilan bulanan: Rp3,0 juta sampai Rp3,5 juta
- Air EV Pro Baru (Rp252 juta)
- DP: Rp63 juta
- Cicilan bulanan: Rp3,8 juta sampai Rp4,5 juta
Dari perhitungan tersebut, Air EV Lite baru justru menawarkan cicilan yang lebih ringan dibanding BinguoEV bekas dengan harga sekitar Rp210 juta. Namun, untuk varian Pro dengan harga lebih tinggi, cicilan per bulan melewati harga cicilan BinguoEV bekas.
Kelebihan dan Risiko BinguoEV Bekas
BinguoEV bekas memiliki dimensi yang lebih lapang dan jarak tempuh baterai yang lebih panjang, yakni antara 333 km hingga 410 km tergantung varian. Pemilik juga bisa mendapatkan unit dengan harga di bawah Rp200 juta, yang berpotensi menekan besaran cicilan. Namun, risiko terbesar datang dari degradasi baterai dan masa garansi yang mungkin sudah habis. Biaya penggantian baterai menjadi hal krusial untuk diperhitungkan dalam jangka panjang.
Kelebihan Air EV Baru
Air EV baru menawarkan garansi baterai hingga 8 tahun, sehingga memberikan rasa aman lebih panjang bagi konsumen. Fitur-fitur terbaru tersedia tanpa risiko bekas pemakaian. Cocok sebagai city car dengan biaya listrik sekitar Rp200 per kilometer. Air EV juga sering mendapatkan promo pembiayaan khusus, misalnya untuk ASN, sehingga biaya kredit bisa semakin ringan. Namun, ruang kabin lebih sempit dan jarak tempuh lebih terbatas dibanding BinguoEV.
Siapa yang Harus Memilih Mana?
Prioritas konsumen menjadi penentu utama. Mereka yang mengutamakan ruang dan jarak tempuh lebih jauh bisa mempertimbangkan BinguoEV bekas. Sementara itu, yang mengutamakan garansi dan kenyamanan pemakaian jangka panjang lebih rasional memilih Air EV baru. Untuk pengguna harian dalam kota dengan anggaran ketat, Air EV Lite menawarkan efisiensi biaya kepemilikan terbaik.
Keputusan akhir membeli unit bekas atau baru sebaiknya tidak hanya berdasarkan cicilan bulanan saja. Total biaya kepemilikan selama lima tahun, termasuk depresiasi harga, perawatan, dan potensi biaya baterai perlu dipertimbangkan. Konsumen yang cerdas akan menilai semua faktor tersebut agar investasi pada kendaraan listrik tetap ekonomis dan praktis dalam jangka panjang.









