Denza B5 Buka Pemesanan Dengan Booking Fee Rp 50 Juta, Nikmati Keuntungan Stop Bayar Pajak Sekaligus!

Denza B5, SUV bertenaga plug-in hybrid yang diperkenalkan di Indonesia pada ajang BCA Expoversary 2026, kini sudah bisa dipesan dengan booking fee sebesar Rp 50 juta. Meskipun belum resmi diluncurkan secara komersial, BYD Indonesia membuka kesempatan bagi konsumen yang ingin melakukan pemesanan awal sembari menunggu respons pasar.

SUV ini menjadi perhatian karena menawarkan teknologi ramah lingkungan dengan sistem PHEV yang diklaim mampu menggabungkan mesin pembakaran dan motor listrik. Dengan demikian, Denza B5 dapat melaju lebih efisien dan mengurangi emisi gas buang dibandingkan kendaraan konvensional.

Keunggulan Denza B5 dan Status Pemesanan

Denza B5 masuk kelas kendaraan SUV yang menggabungkan kenyamanan dan teknologi tinggi. Model ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan mobilitas modern yang juga mendukung program pemerintah dalam mengurangi polusi udara. Meski masih belum resmi dipasarkan, calon konsumen dapat melakukan pemesanan sejak awal dengan tanda jadi booking fee Rp 50 juta. Hal ini menjadi peluang bagi mereka yang ingin mendapatkan unit lebih awal segera setelah peluncuran.

BYD Indonesia memilih strategi menunggu respons pasar terlebih dahulu sebelum menjalin komitmen resmi terkait harga dan pengiriman unit. Langkah ini menunjukkan kehati-hatian produsen dalam menyesuaikan penawaran sesuai kebutuhan dan permintaan konsumen Tanah Air.

Stop Bayar Pajak, Fenomena dan Fakta di Jawa Tengah

Di sisi lain, muncul isu gerakan “Stop Bayar Pajak” kendaraan bermotor yang sempat viral di media sosial dan dikaitkan dengan penurunan aktivitas di kantor Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Jawa Tengah. Namun, data menunjukkan tidak semua masyarakat terprovokasi dan banyak yang tetap taat membayar pajak wajib.

Kepala Samsat di beberapa daerah mengonfirmasi, meskipun ada sepi pengunjung, hal itu lebih dipengaruhi oleh pemberian berbagai diskon pajak dan kemudahan layanan. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah juga memberikan diskon PKB sebesar 5 persen hingga akhir tahun, sebagai bentuk insentif agar masyarakat tetap patuh membayar pajak kendaraan.

Dampak Gerakan Terhadap Samsat dan Pajak Kendaraan

Gerakan “Stop Bayar Pajak” berawal dari keresahan terhadap penyaluran dana pajak yang dirasa belum sepenuhnya dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Namun, Samsat Jawa Tengah tetap optimis fungsi kepatuhan pajak kendaraan tidak akan terganggu signifikan. Diskon dan layanan digital juga menjadi faktor penarik masyarakat untuk tetap melakukan pembayaran pajak secara rutin.

Sebagai bagian dari upaya transparansi dan keadilan fiskal, pemerintah terus mengkampanyekan pentingnya pembayaran pajak untuk mendukung pembangunan daerah dan fasilitas umum. Gerakan tersebut menjadi momen evaluasi sekaligus pengingat fungsi pajak dalam mendukung keberlangsungan layanan publik.

Program Sewa Mobil Listrik Sebagai Alternatif Kemudahan

Selain Denza B5, tren mobil listrik juga kian meningkat dengan adanya berbagai program sewa mobil listrik dari pabrikan besar seperti Hyundai dan Honda. Skema berlangganan mulai dari Rp 15 juta per bulan menawarkan kemudahan memiliki dan menggunakan mobil listrik tanpa harus membeli secara langsung. Program ini termasuk layanan perawatan dan dukungan lainnya yang membuat konsumen lebih leluasa mencoba teknologi kendaraan ramah lingkungan.

Skema sewa menjadi alternatif bagi masyarakat yang ingin merasakan manfaat kendaraan elektrifikasi tanpa risiko biaya besar. Hal ini juga diharapkan mendongkrak populasi mobil listrik serta mendukung target Pemerintah Indonesia dalam menurunkan emisi karbon.


Denza B5 yang sudah dapat dipesan menandai masuknya era baru bagi kendaraan Plug-in Hybrid Electric Vehicle di Indonesia. Sementara gerakan stop bayar pajak di Jawa Tengah memperlihatkan dinamika kepatuhan pajak yang tetap dijaga melalui insentif dan fasilitas kemudahan. Melalui inovasi produk seperti Denza B5 serta opsi sewa mobil listrik dari Hyundai dan Honda, masyarakat semakin dimudahkan untuk beralih ke kendaraan yang lebih ramah lingkungan dan efisien energi.

Baca selengkapnya mengenai topik ini di: otomotif.kompas.com

Berita Terkait

Back to top button