Richard Hammond Tantang Nyali dengan Hypercar 3.000 HP yang Melebihi Bugatti, Akhirnya Selamat Walau Penuh Ketegangan!

Richard Hammond kembali menghadirkan momen menarik dengan mengendarai hypercar asal China yang sangat bertenaga, Yangwang U9 Xtreme. Mobil ini mengusung tenaga hampir 3.000 tenaga kuda, menjadikannya salah satu mobil tercepat dan terkuat di dunia saat ini. Meski berhadapan dengan mesin gigantis, Hammond mampu mengendalikan kendaraan ini dan keluar tanpa cedera.

Pengalaman mengemudi Yangwang U9 Xtreme menjadi sorotan karena kendaraan ini punya performa luar biasa, namun tetap dapat dikendalikan dengan presisi. Richard Hammond, yang pernah mengalami kecelakaan serius akibat dragster jet dan jatuh saat mengendarai Rimac 1.200 tenaga kuda, mengakui rasa hormat sekaligus ketakutannya menghadapi mobil ekstrem ini.

Pendekatan Richard Hammond terhadap mobil berperforma tinggi

Richard Hammond dikenal luas sebagai presenter otomotif yang berani membawa mobil dengan kecepatan tinggi ke batas maksimal. Riwayatnya mencatat berbagai kejadian dramatis yang melibatkan kendaraan cepat, seperti kecelakaan jet-powered dragster dan crash menggunakan Rimac, yang di dalamnya ada kekuatan mesin 1.200 HP. Meski banyak risiko yang menghadang, Hammond selalu berhasil bangkit dari insiden tersebut.

Ketika menghadapi Yangwang U9 Xtreme, ia menyatakan secara terbuka bahwa pengalaman kelam sebelumnya membuatnya lebih waspada. Meski begitu, saat mengendarai mobil ini, Hammond terkejut dengan cara mobil itu mengelola kekuatan besar tanpa menimbulkan desakan berlebihan. Akselerasinya sangat instan, namun terasa halus tanpa lonjakan dramatis. Situasi ini menunjukkan kecanggihan teknologi elektrifikasi dan kontrol kendaraan modern.

Teknologi di balik Yangwang U9 Xtreme

Yangwang U9 Xtreme merupakan produk jempolan dari BYD yang memadukan empat motor listrik dengan sistem kelistrikan 1.200 volt untuk menghasilkan tenaga mendekati 3.000 HP. Sistem penggeraknya dilengkapi teknologi torque vectoring dan suspensi aktif DiSus-X. Fitur-fitur ini memastikan mobil mampu mengendalikan traksi, perpindahan bobot, dan stabilitas bodi saat melaju kencang.

Selain itu, sumber energi mobil ini adalah Blade Battery berbasis lithium-iron-phosphate yang mendukung keluaran daya stabil dan tahan lama, cocok untuk performa drag dan track. Desain aerodinamisnya mencakup splitter depan yang tajam, sayap belakang model swan-neck, dan diffuser multilapis yang membantu mobil mencengkup downforce optimal saat melaju. Keunggulan ini memungkinkan U9 Xtreme terekspos kecepatan hingga 308 mph dan menyelesaikan putaran Nürburgring dalam waktu kurang dari tujuh menit.

Pengalaman mengemudi yang berbeda dari ekspektasi

Awalnya, Hammond mengantisipasi bahwa Yangwang U9 Xtreme adalah mobil kasar yang cuma ngotot di lintasan lurus. Namun, kenyataannya mobil ini menunjukkan pengendalian yang halus dan tajam. Meskipun bobot mobil cukup berat, kemampuan bermanuver di tikungan tetap lincah dan stabil. Hal ini membuktikan bahwa hypercar listrik tidak hanya soal tenaga besar, tetapi juga soal integrasi teknologi dalam mengendalikan performa di berbagai kondisi jalan.

Menurut Hammond, terasa momen ketika ia merasa bukan mengemudikan mobil secara penuh, melainkan mobil yang sudah mengatur sebagian besar kendali secara otomatis. Mobil ini menjaga stabilitas dengan sangat baik hingga pengemudi tinggal fokus pada memutar kemudi dan mengoperasikan pedal gas. Namun sekaligus, rasa gentar tetap hadir sebagai bukti mobil hypercar semestinya menimbulkan ketegangan tersendiri.

Fakta menarik dan perbandingan dengan hypercar lain

Berikut ringkasan beberapa fakta penting terkait Yangwang U9 Xtreme dan pengalaman Richard Hammond:

  1. Tenaga motor listrik mencapai hampir 3.000 HP, hampir tiga kali lipat dari Rimac yang pernah dikendarainya.
  2. Sistem kelistrikan 1.200 volt dan Blade Battery lithium-iron-phosphate untuk daya optimal.
  3. Digunakan teknologi torque vectoring dan suspensi aktif untuk pengendalian yang presisi.
  4. Kecepatan puncak terverifikasi mencapai 308 mph, lebih tinggi dari Bugatti dalam beberapa tes.
  5. Lama putaran di sirkuit Nürburgring kurang dari 7 menit, menunjukkan performa tinggi di trek.
  6. Richard Hammond mengaku pengalaman mengemudi membawa rasa takut sekaligus kegembiraan.

Penutup

Perjalanan Richard Hammond dengan Yangwang U9 Xtreme menambah cerita menarik dunia otomotif, khususnya dalam perkembangan mobil listrik berperforma tinggi asal Tiongkok. Berada di balik kemudi hypercar berdaya hampir 3.000 HP memang menuntut keberanian sekaligus ketelitian mengemudi. Momen ini juga memperlihatkan bagaimana teknologi terkini memungkinkan kendali sportif dan sensasi kecepatan dapat dirasakan dengan cara yang masih menantang namun bisa dikelola.

Mobil ini bukan sekadar alat transportasi super cepat, melainkan simbol kemajuan teknik otomotif listrik dan aspirasi baru di panggung mobil hypercar global. Pengalaman Hammond menggambarkan perpaduan antara risiko, kemajuan teknologi, dan sensasi mengemudi yang membuka babak baru dalam memahami kecepatan ekstrem dengan standar keamanan lebih modern.

Berita Terkait

Back to top button