Curah hujan yang tinggi memicu risiko kecelakaan lalu lintas meningkat signifikan. Saat hujan deras, kondisi jalan menjadi licin dan muncul genangan air yang memperbesar kemungkinan kecelakaan. Data Korlantas Polri mencatat ada 3.715 kasus kecelakaan saat hujan, sekitar 2,4 persen dari total kecelakaan, dengan rata-rata 10 kecelakaan per hari selama musim hujan.
Permukaan jalan basah meningkatkan potensi terjadinya aquaplaning, yaitu kondisi saat ban kehilangan kontak dengan aspal akibat lapisan air. Kendaraan yang mengalami aquaplaning akan sulit dikendalikan sehingga peningkatan risiko kecelakaan tidak bisa diabaikan. Faktor tersebut harus menjadi perhatian utama bagi pengendara agar tetap waspada saat berkendara di musim hujan.
Pentingnya Kondisi Ban dalam Musim Hujan
Kondisi ban sangat menentukan keselamatan berkendara saat musim hujan. Sekretaris Jenderal Jarak Aman, Harso Kurniawan, menekankan pentingnya menjaga kondisi ban agar tidak botak. Ban dengan tapak yang masih baik mampu mengalirkan air sehingga mencegah aquaplaning. Selain itu, ban yang layak juga memperbaiki kemampuan pengereman saat jalan basah.
Pengemudi disarankan untuk rutin memeriksa kedalaman tapak ban dan tekanan angin sesuai rekomendasi pabrikan. Saat hujan deras turun, pengaturan kecepatan yang lebih rendah dan menjaga jarak aman dengan kendaraan lain juga sangat penting. Langkah ini membantu pengendara merespons kondisi jalan licin dengan lebih baik.
Risiko Khusus pada Mobil Listrik
Pengguna mobil listrik juga perlu menyesuaikan pengamanan berkendara di musim hujan. Karena mobil listrik biasanya memiliki torsi instan dan bobot lebih berat akibat baterai, risiko aquaplaning bisa lebih tinggi. Oleh karena itu, pemilihan ban yang tepat jadi salah satu kunci keselamatan.
Hankook Tire melalui PT Hankook Tire Sales Indonesia menghadirkan lini ban Hankook iON yang dirancang khusus untuk kendaraan listrik. Ban ini mengkombinasikan teknologi i Perfect Grip untuk daya cengkeram maksimal di jalan basah dan mengurangi risiko aquaplaning. Selain itu, fitur i Sound Absorber mengurangi kebisingan hingga 18 persen, dan i Super Mileage membuat tapak ban lebih tahan lama.
Ragam Varian Ban Hankook iON Sesuai Kebutuhan
Beberapa varian lini Hankook iON tersedia untuk berbagai gaya berkendara dan kebutuhan perjalanan. Varian iON EVO cocok untuk mobil listrik berperforma tinggi. iON EVO AS dibuat untuk perjalanan jarak jauh dengan stabilitas optimal. iON GT menawarkan kombinasi stabilitas dan bahan ramah lingkungan. Sedangkan iON ST AS direkomendasikan untuk mobilitas harian dan perjalanan jauh yang sering dilakukan pengemudi.
Dengan pilihan varian ini, pengemudi kendaraan listrik dapat menyesuaikan ban sesuai karakter mobil dan kebiasaan berkendara terutama di kondisi jalan basah. Ini membantu meningkatkan keamanan dan kenyamanan selama melewati musim penghujan.
Tips Perawatan dan Berkendara Aman Saat Hujan
Berikut beberapa langkah penting demi keselamatan berkendara di musim hujan:
- Rutin cek kedalaman tapak ban dan kondisi ban, pastikan sesuai standar pabrikan.
- Jaga tekanan angin ban sesuai rekomendasi agar kemampuan ban optimal.
- Kurangi kecepatan saat hujan deras demi menghindari aquaplaning.
- Jaga jarak aman dengan kendaraan di depan untuk memberikan ruang respons.
- Periksa kendaraan secara menyeluruh sebelum berkendara jauh, fokus pada sistem pengereman dan ban.
Musim hujan yang masih berpotensi berlangsung hingga awal bulan depan menjadi pengingat utama agar pengendara lebih waspada. Kesiapan kendaraan terutama dari sisi ban dapat meminimalkan risiko kecelakaan yang ditimbulkan oleh kondisi jalan basah dan genangan air.
Dengan perhatian serius pada kondisi ban dan perilaku berkendara, risiko kecelakaan saat curah hujan tinggi bisa dikurangi. Pemilihan ban sesuai karakter kendaraan, terutama bagi mobil listrik, juga menjadi solusi penting untuk menjaga keselamatan di jalan.
Baca selengkapnya mengenai topik ini di: www.liputan6.com






