
Tata Yodha merupakan salah satu model pikap yang akan segera diimpor dari India untuk memenuhi kebutuhan kendaraan niaga di Indonesia. Kendaraan ini disiapkan sebagai bagian dari program Koperasi Merah Putih dengan target distribusi yang cukup besar. PT Agrinas Pangan Nusantara berencana mendatangkan 105.000 unit kendaraan dari dua pabrikan, yaitu Mahindra & Mahindra dan Tata Motors, di mana Tata Motors akan memasok 70.000 unit yang terdiri dari pikap Tata Yodha dan Tata Ultra T.7 Light Truck secara merata.
Meskipun masih tergolong asing di Indonesia, Tata Yodha merupakan pikap yang sangat populer di pasar India karena fungsinya sebagai kendaraan niaga ringan yang tangguh. Mobil ini lebih sering digunakan untuk angkutan barang di sektor distribusi, pertanian, konstruksi ringan, dan logistik pedesaan. Varian yang tersedia di India cukup beragam, memberikan fleksibilitas pilihan bagi penggunanya.
Varian Tata Yodha
Tata Yodha hadir dalam beberapa varian yang berbeda berdasarkan kapasitas mesin dan konfigurasi kabin. Ada versi Yodha 1200, Yodha 1700, dan varian terbesar yakni Yodha 2.0. Selain itu, tersedia juga versi ramah lingkungan dengan mesin CNG berkapasitas 2.950 cc. Pilihan konfigurasi kabin mencakup single cabin dan crew cabin untuk memenuhi kebutuhan operasional yang berbeda. Tata Yodha juga menawarkan opsi penggerak roda 4×2 maupun 4×4, yang sangat berguna untuk medan berat.
Dimensi dan Konstruksi
Varian tertinggi, yaitu Tata Yodha 2.0 single cabin, didesain sebagai kendaraan niaga ringan dengan postur cukup besar dan kokoh. Dimensi pikap ini panjangnya mencapai 5.350 mm, lebar 1.860 mm, dan tinggi 1.810 mm. Jarak sumbu rodanya yang 3.300 mm membantu stabilitas saat membawa muatan berat, dengan ground clearance 210 mm untuk kelancaran melewati berbagai kondisi jalan. Radius putar minimum 6.250 mm memberikan kemudahan manuver di area terbatas.
Tata Yodha mengadopsi suspensi semi-elliptical leaf spring yang rigid, dengan enam daun di bagian depan dan sembilan daun di belakang. Sistem suspensi ini dirancang untuk mendukung beban berat sekaligus memberikan kenyamanan saat berkendara di medan yang tidak rata. Konstruksi yang kokoh ini membuat pikap mampu menahan tekanan tugas berat dalam jangka panjang.
Spesifikasi Mesin dan Performa
Sebagai sumber tenaga, Tata Yodha 2.0 menggunakan mesin diesel 4 silinder turbo berkapasitas 2.200 cc dengan teknologi BS6 direct injection. Mesin ini mampu menghasilkan tenaga maksimal 100 dk pada putaran 3.750 rpm dan torsi puncak sebesar 250 Nm pada rentang 1.000 hingga 2.500 rpm. Performa ini sangat sesuai untuk penggunaan niaga yang membutuhkan dorongan tenaga stabil serta responsif saat membawa beban.
Kapasitas tangki bahan bakar yang mencapai 52 liter memungkinkan kendaraan menempuh jarak operasi yang relatif jauh tanpa harus sering mengisi ulang. Selain itu, kemampuan menanjak atau gradeability Tata Yodha diklaim mampu mencapai 30 persen, mendukung penggunaan di berbagai kondisi jalan, termasuk medan menanjak di pedesaan atau area konstruksi.
Daya Angkut dan Kapasitas Muatan
Salah satu keunggulan utama Tata Yodha adalah daya angkutnya yang tinggi. Pikap ini memiliki berat total kotor atau Gross Vehicle Weight (GVW) sebesar 3.890 kg. Dari angka tersebut, kemampuan payload atau muatan bersih yang bisa diangkut mencapai 2,05 ton. Kapasitas ini sangat kompetitif di kelas kendaraan niaga ringan yang biasanya digunakan untuk pengiriman barang skala menengah hingga berat.
Dengan konfigurasi dan kekuatan tersebut, Tata Yodha menjadi solusi ideal untuk pelaku usaha yang membutuhkan kendaraan tangguh, efisien, dan dengan kapasitas angkut besar. Kemampuannya menghadapi berbagai medan juga membuatnya cocok untuk operasional di daerah pedesaan maupun area industri ringan.
Rencana Distribusi dan Potensi Pasar
Sebagai bagian dari program Koperasi Merah Putih, mendatangkan 70.000 unit Tata Yodha menunjukkan optimisme terhadap potensi pasar kendaraan niaga di Indonesia. Kepercayaan PT Agrinas Pangan Nusantara untuk memilih model ini didasarkan pada kemampuan teknis dan reputasi Tata Motors sebagai produsen kendaraan komersial yang andal. Selain itu, adanya pilihan varian dengan mesin CNG juga menjadi nilai tambah untuk segmen yang mengutamakan aspek ramah lingkungan.
Kehadiran Tata Yodha ini diperkirakan akan memperkaya opsi pasar pikap di tanah air dan memberikan alternatif bagi pelaku usaha yang mencari kendaraan niaga dengan daya angkut besar serta harga yang kompetitif. Dengan dukungan spesifikasi teknis yang memadai, Tata Yodha berpeluang menjadi salah satu kendaraan niaga favorit yang efisien dan tahan lama.
Baca selengkapnya mengenai topik ini di: kabaroto.com








