Reliabilitas kendaraan menjadi faktor utama dalam keputusan pembelian mobil baru. Pembeli ingin kendaraan yang tahan lama dan minim biaya perawatan. Merek seperti Toyota, Mazda, dan Subaru dikenal sangat andal, sehingga tidak heran jika konsumen mempercayai reputasi tersebut. Namun, bagaimana dengan Genesis, merek mewah dari Hyundai yang lebih baru?
Genesis mulai berdiri sebagai merek tersendiri sejak model tahun 2017. Meskipun Hyundai umumnya mendapat nilai reliabilitas yang baik, Genesis justru mendapatkan skor yang kurang memuaskan menurut survei Consumer Reports. Dari 26 merek mobil yang diuji, Genesis hanya mengalahkan lima merek lain, termasuk GMC dan Jeep. Hasil tersebut menunjukkan ada tantangan serius dalam hal keandalan.
Skor Reliabilitas Genesis dari Konsumen
Consumer Reports menilai tujuh dari delapan model Genesis yang tersedia saat ini. Hasilnya, semua model tersebut mendapatkan skor reliabilitas di bawah rata-rata. Keluhan utama dari pemilik kendaraan adalah masalah pada sistem elektronik dalam mobil, seperti sistem infotainment dan tampilan kamera mundur. Hal ini semakin diperparah dengan adanya penarikan kembali (recall) pada enam model terkait kegagalan sistem kelistrikan, terutama pada panel instrumen yang tidak menampilkan informasi keselamatan penting. Selain itu, GV70 model 2026 juga mengalami recall tambahan karena masalah airbag tirai samping yang tidak berfungsi.
Perbaikan Perlahan Pada Reliabilitas
Meski kondisi awal terlihat negatif, ada perkembangan positif dalam reliabilitas Genesis. Setiap model, kecuali satu, menunjukkan perbaikan skor reliabilitas dari model 2025 ke 2026 atau tetap stabil. Meskipun peningkatannya kecil, tren ini penting karena menandakan perbaikan berkelanjutan. Komponen seperti powertrain, suspensi, dan sistem iklim mendapatkan peningkatan dalam banyak model, walaupun tidak merata pada semua jenis.
Model GV70 dan G70 2026 mencatat peningkatan pada keandalan powertrain. Namun, GV80 2026 cenderung stagnan dibandingkan model sebelumnya. Satu pengecualian adalah G80 2026 yang justru mengalami penurunan skor reliabilitas. Sementara itu, model 2025 G80 dinilai rata-rata oleh Consumer Reports dengan performa lebih baik dari pesaing sekelasnya, seperti BMW 5 Series. Namun di model 2026, G80 turun menjadi salah satu model dengan reliabilitas terendah, kalah dari BMW 5 Series dan jauh tertinggal dari Lexus ES.
Faktor Pemicu Masalah pada Sistem Elektronik
Masalah utama yang menurunkan skor reliabilitas Genesis datang dari kegagalan sistem elektronik. Sistem infotainment dan panel instrumen yang sering bermasalah menjadi keluhan umum pemilik. Kegagalan ini mengganggu fungsi penting seperti tampilan informasi keselamatan dan penggunaan fitur-fitur canggih mobil mewah. Recall yang masih berlangsung menandakan Genesis perlu meningkatkan kualitas kontrol dan perbaikan sistem tersebut agar keandalan bisa membaik signifikan.
Harapan di Masa Mendatang
Tren perbaikan pada sebagian besar model Genesis menunjukkan potensi peningkatan yang akan terus berlanjut. Jika merek ini berhasil mengatasi masalah sistem elektronik dan mempertahankan perbaikan di powertrain maupun suspensi, skor reliabilitas bisa semakin membaik di tahun-tahun berikutnya. Pengembangan teknologi yang lebih matang dan kontrol kualitas yang ketat sangat diperlukan untuk memperkuat posisi Genesis sebagai kendaraan mewah yang andal.
Berikut ini ringkasan faktor utama mengenai reliabilitas Genesis menurut Consumer Reports:
- Skor reliabilitas rata-rata di bawah sebagian besar merek mobil lain.
- Sumber utama masalah adalah kegagalan sistem elektronik dalam mobil.
- Banyak model mengalami recall terkait masalah kelistrikan dan airbag.
- Peningkatan skor kecil tapi konsisten dari model tahun 2025 ke 2026.
- Model G80 menurun performanya padahal sebelumnya lebih baik.
- Powertrain, suspensi, dan sistem iklim menunjukkan perbaikan di sebagian model.
Consumer Reports menyarankan agar calon pembeli mempertimbangkan catatan reliabilitas ini sebelum memutuskan membeli mobil Genesis. Meskipun ada potensi peningkatan, masih dibutuhkan proses perbaikan lebih lanjut agar merek ini bisa menyamai tingkat keandalan merek senior seperti Toyota atau Lexus. Kondisi ini penting diketahui, terutama untuk kendaraan mewah yang diharapkan mampu memberikan layanan bebas masalah dalam jangka panjang.









