Geely Auto berhasil mencatatkan pertumbuhan penjualan meskipun menghadapi periode pelambatan musim liburan. Pada Februari, total unit yang terjual mencapai 206.160, meningkat 0,61% dibandingkan tahun sebelumnya. Kenaikan ini didorong terutama oleh lonjakan ekspor yang mencapai rekor baru.
Angka ekspor Geely pada Februari melonjak 138,26% secara tahunan menjadi 60.879 unit. Peningkatan drastis ini menjadi penggerak utama pertumbuhan penjualan di tengah penurunan permintaan domestik. Sementara itu, penjualan dalam negeri turun 19% secara tahunan menjadi 145.281 unit dan menurun 30,71% dibandingkan bulan sebelumnya.
Performa Merek dan Segmen Kendaraan
Penjualan merek utama Geely turun 10,77% secara tahunan, dengan total 154.934 unit terjual pada Februari. Namun, dua merek lain di bawah payung Geely mampu menunjukkan pertumbuhan signifikan. Zeekr, yang berfokus pada pasar premium dan personalisasi, melaporkan penjualan sebesar 23.867 unit, meningkat 70% secara tahunan. Di sisi lain, Lynk & Co mencatatkan 27.359 unit terjual, naik 58,71% tahun ke tahun.
Sektor kendaraan energi baru (NEV) juga menunjukkan perbedaan tren berdasarkan jenis tenaga penggeraknya. Penjualan kendaraan plug-in hybrid electric vehicles (PHEV) meraih peningkatan mencapai 89,31% menjadi 49.656 unit, meskipun menurun 11,71% dari Januari. Sebaliknya, penjualan battery electric vehicles (BEV) mengalami penurunan sebesar 6,05% menjadi 67.832 unit.
Tren Ekspor dan Penjualan Domestik
Lonjakan ekspor Geely menunjukkan strategi perusahaan yang semakin mengandalkan pasar internasional. Data ekspor bulanan mengindikasikan peningkatan dari 27.354 unit pada Januari menjadi 60.506 unit pada Februari tahun ini. Hal ini menggambarkan kepercayaan pasar global terhadap produk Geely, terutama di segmen kendaraan listrik dan hybrid.
Sebaliknya, penurunan penjualan domestik bisa dilihat dari data yang menunjukkan kontraksi sekitar 30% dari bulan Januari ke Februari. Penurunan ini berkaitan dengan tren pasar otomotif domestik yang cenderung melemah selama periode liburan, terutama di China.
Pertumbuhan Merek Pendukung
Zeekr dan Lynk & Co menjadi pilar utama dorongan pertumbuhan Geely selama bulan Februari. Zeekr dengan segmen premium dan inovatifnya berhasil mempertahankan momentum positif dengan penjualan yang stabil. Sementara itu, Lynk & Co juga menunjukkan daya tarik kuat di pasar dengan model yang fokus pada personalisasi dan teknologi terkini.
Di sisi lain, Geely Galaxy, lini produk lain dari perusahaan, melaporkan penurunan penjualan sebesar 3,95% menjadi 73.125 unit. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun ada beberapa faktor positif, tidak semua lini mengalami performa yang kuat di tengah pasar yang kompetitif.
Performa Penjualan Geely Per Bulan
Berikut merupakan gambaran penjualan Geely Auto secara umum selama beberapa bulan terakhir:
- Januari: 270.167 unit
- Februari: 206.160 unit
Sedangkan ekspor Geely berkembang pesat pada dua bulan awal tahun ini:
- Januari: 60.506 unit
- Februari: 60.879 unit
Segmentasi Penjualan Kendaraan Energi Baru (NEV)
| Jenis Kendaraan | Januari 2026 | Februari 2026 | Perubahan YoY Februari |
|---|---|---|---|
| PHEV | 56.240 | 49.656 | +89,31% |
| BEV | 68.012 | 67.832 | -6,05% |
Dukungan Merek Zeekr dan Lynk & Co
| Merek | Januari 2026 | Februari 2026 | Pertumbuhan YoY Februari |
|---|---|---|---|
| Zeekr | 23.852 | 23.867 | +70% |
| Lynk & Co | 28.877 | 27.359 | +58,71% |
Dengan pencapaian ini, Geely memperlihatkan kemampuannya untuk terus bertahan dan tumbuh dalam menghadapi tantangan pasar otomotif global. Lonjakan ekspor yang signifikan membuktikan keberhasilan strategi internasional Geely serta respons positif pasar terhadap produk-produk kendaraannya.
Meski mengalami tekanan di pasar domestik dan beberapa lini produk utama, kontribusi kuat dari merek-merek pendukung dan segmen kendaraan elektrik membantu menjaga tren positif perusahaan. Geely diperkirakan akan terus mengoptimalkan inovasi dan pemasarannya untuk menghadapi dinamika pasar yang semakin kompetitif ke depan.
