Gotion Selesaikan Desain Garis Produksi Baterai Solid-State 2 GWh, Siap Bangkit Kembali Lewat Teknologi Masa Depan

Gotion High-tech, produsen baterai asal China, telah menyelesaikan secara besar-besaran desain lini produksi baterai solid-state berkapasitas 2 GWh. Langkah ini menandai percepatan komersialisasi baterai generasi berikutnya yang mereka kembangkan.

Sebelumnya, Gotion mengoperasikan lini produksi pilot berkapasitas 0,2 GWh untuk baterai solid-state tipe Gemstone. Pada lini pilot tersebut, perusahaan berhasil mencapai tingkat hasil produksi di atas 90% sekaligus mendemonstrasikan kepadatan energi mencapai 300 Wh/kg.

Desain Produksi Massal yang Telah Diselesaikan
Gotion mengkonfirmasi kemajuan desain lini produksi massal 2-GWh saat merespons pertanyaan dari investor. Namun, perusahaan belum mengungkap rincian teknis lebih lanjut. Pergerakan berikutnya yang diperkirakan adalah memulai konstruksi fasilitas produksi ini.

Fasilitas baru ini nantinya akan mendukung target Gotion untuk memperkuat posisinya di pasar baterai solid-state yang tengah tumbuh pesat. Baterai solid-state dianggap sebagai teknologi kunci untuk kendaraan listrik masa depan karena menawarkan keamanan dan performa lebih baik dibandingkan baterai lithium-ion konvensional.

Kolaborasi dengan BASF untuk Material Inti Berkinerja Tinggi
Untuk mengatasi hambatan teknis pengembangan baterai solid-state, Gotion mengintensifkan kolaborasi dengan BASF, perusahaan kimia asal Jerman. Kedua pihak telah menandatangani kesepakatan di Hefei guna bersama-sama mengembangkan bahan inti berkinerja tinggi untuk baterai solid-state.

Keterlibatan BASF diharapkan dapat membantu Gotion mengamankan pasokan bahan baku serta inovasi material yang esensial untuk meningkatkan efisiensi dan daya tahan baterai. Hal ini sangat penting mengingat solid-state battery masih menghadapi tantangan material yang kompleks.

Persaingan Ketat di Industri Baterai Kendaraan Listrik
Gotion sebelumnya termasuk salah satu pemimpin industri baterai, tetapi kehilangan momentum saat teknologi baterai lithium ternary meroket. Saat ini, perusahaan tertinggal di belakang raksasa baterai CATL dan BYD.

Data dari SNE Research memperlihatkan pasar baterai EV global tahun 2025 dikuasai CATL dengan 39,2% pangsa serta BYD sebesar 16,4%. Gotion menempati posisi kelima dengan hanya 4,5% pangsa pasar. Posisi ini menjadi tantangan sekaligus motivasi bagi Gotion untuk fokus pada teknologi baterai solid-state.

Gemstone: Langkah Awal Memasuki Pasar Solid-State
Pada konferensi teknologi ke-13, Gotion resmi meluncurkan baterai solid-state Gemstone. Produk ini menjadi simbol masuknya mereka ke dalam sektor baterai inovatif yang sedang diminati banyak perusahaan besar.

Gemstone dirancang untuk memenuhi kebutuhan kendaraan listrik dengan kapasitas dan keamanan lebih tinggi. Dengan lini pilot yang sudah berjalan, Gotion berencana meningkatkan kapasitas produksi dalam beberapa tahun mendatang.

Proyeksi Produksi Baterai Solid-State di China
Bersama dengan Gotion, produsen utama lain seperti CATL dan BYD menargetkan produksi kecil skala baterai solid-state sekitar tahun 2027. Tren ini menunjukkan bahwa teknologi ini semakin matang dan akan menjadi standar di masa mendatang.

Adopsi baterai solid-state menandai transformasi signifikan pada industri energi dan kendaraan ramah lingkungan. Indonesia sebagai negara dengan kebutuhan industri otomotif dan energi yang berkembang pun dapat mencermati langkah para raksasa seperti Gotion.

Berfokus pada material inovatif dan skala produksi yang lebih besar, Gotion berupaya memperkuat daya saingnya dalam pasar baterai EV global. Komitmen terhadap teknologi solid-state diyakini akan mempercepat peralihan menuju kendaraan listrik dengan performa optimal dan lebih aman.

Source: cnevpost.com

Terkait