Mudik gratis naik bus dengan fasilitas pengangkutan motor memakai truk adalah solusi praktis bagi masyarakat yang ingin mudik dengan motor tanpa repot mengendarainya langsung ke kampung halaman. Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyediakan program ini setiap Lebaran dengan menyediakan bus dan unit truk pengangkut sepeda motor. Program ini membuka kesempatan bagi pemudik yang ingin membawa motornya sekaligus menggunakan layanan bus untuk perjalanan lebih nyaman dan aman.
Untuk Lebaran tahun 2026, Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub menyediakan total 401 unit bus dengan kapasitas 15.834 penumpang yang melayani rute mudik dan balik ke berbagai kota tujuan seperti Palembang, Lampung, Medan, Aceh, Yogyakarta, Solo, dan Surabaya. Selain itu, Kemenhub juga menyiapkan 8 unit truk pengangkut sepeda motor dengan kapasitas hingga 240 unit motor untuk memudahkan pemudik membawa kendaraannya. Truk pengangkut motor hanya tersedia untuk rute tertentu, yakni Solo, Yogyakarta, Wonogiri, dan Purwokerto.
Tahapan serta Lokasi Keberangkatan Mudik Gratis
Waktu keberangkatan untuk arus mudik terbagi menjadi tiga hari dari lima terminal yang berbeda. Pada tanggal 16 Maret, bus berangkat dari Terminal Pondok Cabe di Tangerang Selatan. Kemudian, tanggal 17 Maret dari Terminal Jatijajar Depok dan Terminal Pulogebang Jakarta. Terakhir, pada 18 Maret ada pemberangkatan dari Terminal Kampung Rambutan Jakarta dan Terminal Poris Plawad Tangerang. Untuk arus balik, keberangkatan bus dilakukan pada tanggal 25 Maret dari 12 terminal yang berbeda, antara lain Terminal Bulupitu Purwokerto, Terminal Mangkang Semarang, dan Terminal Tirtonandi Solo.
Penyerahan sepeda motor yang akan diangkut oleh truk dilakukan bersamaan dengan pemberangkatan bus pada hari yang sama, yaitu tanggal 16 Maret di Terminal Pondok Cabe. Dengan adanya inspeksi keselamatan atau rampcheck, Kemenhub memastikan kondisi bus dan pengemudi dalam keadaan prima agar seluruh penumpang dapat sampai kampung halaman dengan aman dan nyaman.
Panduan Cara Mendaftar Mudik Gratis Naik Bus dengan Angkutan Motor
Pendaftaran mulai dibuka sejak 1 Maret secara online melalui situs resmi yang disediakan oleh Kemenhub pada alamat nusantara.kemenhub.go.id. Berikut langkah mendaftar mudik gratis dengan pengangkutan sepeda motor:
- Masuk ke halaman nusantara.kemenhub.go.id, pilih menu "Mudik Gratis".
- Pilih layanan "Mudik Gratis Angkutan Jalan" dan pilih penyelenggara "Ditjen Perhubungan Darat".
- Klik ikon daftar yang akan mengarahkan ke aplikasi MitraDarat.
- Dalam aplikasi MitraDarat, masuk ke menu "Mudik Gratis" untuk memilih titik keberangkatan, tujuan, dan tanggal keberangkatan.
- Daftar sebagai penumpang dan sekaligus mendaftarkan sepeda motor jika tersedia di kota tujuan.
- Setelah pendaftaran selesai, peserta akan menerima e-ticket atau kode booking sebagai bukti pendaftaran.
- Peserta wajib melakukan registrasi ulang atau validasi data di posko yang telah ditentukan dalam waktu 3 hari setelah pendaftaran.
Syarat pendaftaran antara lain harus menggunakan dokumen kependudukan yang sah (KTP/SIM/KK), hanya satu kota tujuan, serta pendaftaran dilakukan secara online. Satu akun dapat mendaftarkan hingga empat orang dan satu sepeda motor. Jika peserta tidak melakukan validasi ulang dalam waktu 3 hari, maka pendaftaran dianggap hangus dan tidak dapat didaftarkan ulang dengan NIK yang sama.
Lokasi Posko Validasi Ulang
Validasi ulang pendaftaran merupakan tahap penting yang harus dipenuhi oleh calon peserta agar bisa memakai layanan mudik gratis. Posko validasi buka setiap hari pukul 08.00-16.00 WIB di beberapa lokasi berikut:
- Kantor Kementerian Perhubungan Jakarta
- GOR Bulungan Blok M Jakarta
- Terminal Poris Plawad Tangerang
- Terminal Pondok Cabe Tangerang Selatan
- Terminal Jatijajar Depok
- Terminal Kayuringin Bekasi
Dengan kemudahan pendaftaran online dan fasilitas pengangkutan motor menggunakan truk, mudik gratis menggunakan bus jadi pilihan menarik bagi masyarakat yang ingin menikmati perjalanan tanpa stres mengendarai motor jarak jauh. Program ini juga memastikan keamanan dan kenyamanan para pemudik sampai ke kampung halaman.
Baca selengkapnya mengenai topik ini di: www.cnnindonesia.com