
Permintaan untuk Hyundai Ioniq 6 di pasar Amerika Serikat menurun drastis sepanjang tahun ini. Pada Februari saja, hanya terjual 229 unit, menandakan penurunan sebesar 77 persen dibandingkan periode sebelumnya. Kondisi ini menjadi salah satu alasan utama Hyundai memutuskan untuk menghentikan penjualan model standar Ioniq 6 di AS.
Hyundai kini akan memfokuskan penjualan Ioniq 6 hanya pada varian performa tinggi, yaitu Ioniq 6 N. Model ini menawarkan tenaga sebesar 641 tenaga kuda (HP) dengan konfigurasi dual motor listrik. Dengan mesin yang kuat dan baterai 84 kWh, model ini menghadirkan sensasi berkendara yang sporty dan dinamis. Hyundai menyebutkan bahwa Ioniq 6 N akan menjadi “electric sport sedan” yang siap untuk penggunaan harian sekaligus performa lintasan.
Performa dan Spesifikasi Hyundai Ioniq 6 N
- Tenaga: 641 HP dengan dua motor listrik
- Sistem kelistrikan: Arsitektur 800 volt
- Kapasitas baterai: 84 kWh
- Akselerasi: Menyentuh 62 mph dalam waktu sekitar 3,2 detik
Harga resmi Ioniq 6 N belum diumumkan. Namun, diperkirakan banderolnya akan berada di kisaran 65.000 hingga 70.000 dolar AS saat diluncurkan di pasar Amerika Serikat pada akhir tahun ini.
Mengapa Hyundai Menghentikan Model Standar?
Meskipun model Ioniq 6 sempat menarik perhatian berkat desainnya yang unik dan agresif, permintaan model standar terbukti jauh lebih rendah dibandingkan model lain dalam lini Ioniq. Selama 2025, penjualan Ioniq 6 turun 15 persen menjadi 10.478 unit di AS. Sebaliknya, Hyundai Ioniq 5, yang menggunakan platform dan teknologi serupa, berhasil terjual sebanyak 47.039 unit dalam periode yang sama. Hal ini menunjukkan preferensi pasar yang lebih besar pada model SUV listrik dibandingkan sedan listrik untuk saat ini.
Hyundai juga pernah memperkenalkan versi facelift dari Ioniq 6 dengan tampilan lebih segar dan fitur anyar. Namun, pembaruan ini tidak akan tersedia untuk konsumen Amerika karena penghentian penjualan model standar segera dilakukan setelah stok 2025 habis.
Strategi Hyundai di Pasar Mobil Listrik
Keputusan Hyundai untuk mempertahankan hanya varian Ioniq 6 N menunjukkan fokus pada segmen mobil listrik performa tinggi yang mulai menarik minat pasar tertentu. Dengan kombinasi desain futuristik dan tenaga besar, varian N dirancang untuk mereka yang menginginkan sensasi berkendara layaknya mobil sport.
Selain itu, Hyundai tetap mempertahankan lineup listrik lain seperti Ioniq 5 dan Ioniq 9 SUV yang juga mendapatkan sambutan lebih baik di pasar. Strategi ini menyesuaikan penawaran produk dengan permintaan pasar yang terus berkembang, terutama pada segmen SUV dan kendaraan listrik performa tinggi.
Penting untuk dicatat bahwa Hyundai menegaskan model Ioniq 6 N sebagai penerus lineup sedan elektrik mereka di Amerika. Pernyataan resmi dari Hyundai kepada media Edmunds menggarisbawahi komitmen pada mobil sport electric yang tetap memiliki kepraktisan untuk penggunaan sehari-hari.
Pelanggan yang tertarik dengan Ioniq 6 standar harus segera mempertimbangkan pembelian karena stok akhir akan segera habis. Sementara itu, penggemar mobil listrik performa tinggi dapat menantikan kehadiran Ioniq 6 N yang menjanjikan pengalaman mengemudi penuh tenaga dan teknologi canggih.
Dengan fokus hanya pada varian N, Hyundai berupaya memperkuat posisi di segmen kendaraan listrik mewah dan performa tinggi yang semakin kompetitif. Ini menjadi langkah strategis untuk mengoptimalkan sumber daya dan menarik konsumen premium yang mencari mobil listrik dengan karakter sporty dan teknologi mutakhir.









