Chery QQ3 EV Siap Gempur Geely EX2 Dengan Jarak Tempuh 420 Km, Siapa Pantas Jadi Raja Hatchback Listrik?

Chery siap meluncurkan hatchback listrik terbarunya, Chery QQ3 EV, di pasar China pada 10 Maret. Mobil ini menawarkan jarak tempuh maksimum hingga 420 km sekaligus menantang dominasi Geely EX2 yang tengah merajai segmen hatchback listrik kompak di China.

Chery QQ3 EV bukan sekadar model baru, melainkan kebangkitan nama ikonik QQ yang sudah dikenal sejak awal 2000-an. QQ3 EV hadir sebagai hatchback listrik empat pintu yang dirancang khusus untuk mobilitas perkotaan dengan penyegaran desain dan fitur teknologi terkini.

Sejarah dan Kebangkitan Nama QQ

Nama QQ sudah melekat di benak konsumen China sejak 2003 saat model QQ pertama dikenalkan sebagai klon Daewoo Matiz. Dalam sepuluh tahun, lebih dari satu juta unit QQ diproduksi dan berkembang menjadi beberapa model utama seperti QQ3, QQ6, serta QQme. Era elektrifikasi membawa Chery menghidupkan kembali seri QQ dengan model-model listrik seperti QQ Ice Cream dan QQ Domi sejak 2021.

Langkah lebih serius dilakukan Chery pada 2026 dengan memperkenalkan QQ3 EV sebagai mobil listrik perkotaan yang modern dan fungsional. Reaksi pasar sangat positif, terbukti 27.319 unit terpesan hanya dalam tiga jam setelah pemesanan awal dimulai pada 7 Februari.

Spesifikasi dan Fitur Chery QQ3 EV

Menurut rilis resmi, Chery QQ3 EV dibekali motor listrik 58 kW (78 hp) pada varian dasar yang menggerakkan roda belakang. Tersedia juga versi dengan tenaga lebih besar yakni 90 kW (121 hp) untuk performa lebih optimal. Opsi baterai lithium ferro phosphate (LFP) berkapasitas 29,5 kWh dan 41,3 kWh memberikan pilihan jarak tempuh antara 310 hingga 420 km berdasarkan siklus CLTC.

Desain eksteriornya mengusung konsep baru dengan lampu depan dan belakang berbentuk oval besar serta gagang pintu semi-tersembunyi. Pilar D dibuat landai guna memberikan siluet lebih aerodinamis. Secara dimensi, QQ3 EV berdimensi panjang 4.195 mm, lebar 1.811 mm, dan tinggi 1.569 mm dengan jarak sumbu roda 2.700 mm. Ukurannya sedikit lebih besar daripada Geely EX2, yang merupakan lawan utamanya.

Sistem hiburan QQ3 EV menggunakan chip Snapdragon 8155 yang sudah dioptimalkan dengan asisten suara berbasis kecerdasan buatan (AI), menunjang kenyamanan saat berkendara sehari-hari.

Menghadang Geely EX2 sebagai Pasar Utama

Geely EX2 menjadi model hatchback listrik terlaris di China sepanjang tahun lalu dengan penjualan 465.775 unit menurut China EV DataTracker. Chery dengan yakin menawarkan QQ3 EV sebagai kompetitor yang menjanjikan performa dan teknologi terkini.

Perkiraan harga QQ3 EV berada di kisaran 70.000 sampai 110.000 yuan. Rentang harga ini tentu membuatnya berpeluang menarik bagi segmen hatchback listrik yang kompetitif di China. Bahkan model ini sudah menerima pemesanan awal dengan uang muka sebesar 99 yuan yang nantinya dikonversi menjadi potongan harga 999 yuan saat peluncuran resmi.

Ekspansi Global Model Serupa

Selain di China, model serupa dipasarkan sebagai Geely EX2 dan dirakit di Malaysia dengan nama Proton e.MAS 5. Hal ini memperlihatkan strateginya untuk memperluas jaringan mobil listrik kompak di pasar regional.

Dengan segala fitur canggih, jarak tempuh panjang, serta desain modern, Chery QQ3 EV menjadi kandidat kuat untuk merebut hati konsumen penggemar mobil listrik perkotaan. Peluncuran resmi pada 10 Maret diperkirakan akan mendapat antusiasme cukup besar dalam menghadapi persaingan ketat di segmen ini.

Bagi pasar hatchback listrik, kehadiran QQ3 EV menambah pilihan konsumen yang menginginkan kendaraan ramah lingkungan dengan jarak tempuh optimal sekaligus harga kompetitif. Hal ini menjadi indikasi bahwa persaingan mobil listrik terus memanas, khususnya di segmen perkotaan yang semakin banyak diminati masyarakat modern.

Exit mobile version