Geely Galaxy Luncurkan M7 Dengan Jangkauan Listrik 225 Km, Ancaman Nyata di Pasar SUV Hybrid Terjangkau

Geely Galaxy akan meluncurkan SUV plug-in hybrid terbaru, Galaxy M7, pada tanggal 13 Maret. Peluncuran ini bertujuan untuk mengembalikan momentum penjualan sub-merek mereka yang sempat tertinggal di tengah persaingan ketat pasar otomotif.

Model M7 menjadi SUV mid-size pertama dalam seri Galaxy M yang menggunakan baterai lithium iron phosphate (LFP). Dengan baterai tersebut, M7 mampu menempuh jarak 225 kilometer hanya dengan tenaga listrik murni.

Kendaraan ini menawarkan jarak tempuh gabungan hingga 1.730 kilometer dengan tangki penuh dan baterai terisi penuh. Fitur ini dirancang untuk mengurangi kekhawatiran konsumen terhadap keterbatasan jarak tempuh atau “range anxiety.”

Dimensi Galaxy M7 cukup besar dengan panjang 4.770 mm, lebar 1.905 mm, dan tinggi 1.685 mm. Sementara jarak antar roda, atau wheelbase, mencapai 2.785 mm. Data ini berasal dari katalog regulasi yang dikeluarkan oleh Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi Tiongkok.

Perakitan M7 telah dimulai sejak 5 Maret, yang juga menandai pencapaian produksi kendaraan ke-2 juta oleh Geely Galaxy dalam kurun waktu 37 bulan. Hal ini mengindikasikan laju produksi yang cepat dan target ekspansi yang agresif.

Geely memproyeksikan Galaxy M7 akan mulai dipasarkan pada paruh pertama tahun ini. Produk ini diposisikan dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan model sebelumnya, Galaxy M9, yang setelah diskon dibanderol sekitar 173.800 yuan.

Strategi harga ini mencerminkan fokus Geely untuk menggarap pasar kendaraan hybrid yang ekonomis dan bernilai tinggi. Mereka ingin menjawab permintaan konsumen China yang semakin mencari kendaraan dengan efisiensi biaya tinggi dan performa hybrid.

Penjualan mobil plug-in hybrid Geely mengalami lonjakan signifikan sekitar 89% secara tahunan pada bulan Februari. Ini menunjukkan tren positif dan potensi besar segmen ini dalam mendorong pertumbuhan penjualan Geely.

Meski penjualan umum pada bulan Februari mengalami penurunan 23,69% dibandingkan Januari, Geely berhasil menutup bulan tersebut dengan pertumbuhan tahunan sebesar 1%. Hal ini didukung oleh peningkatan ekspor ke luar negeri yang mencapai rekor tertinggi.

Untuk memperkuat posisi dan pangsa pasar, Geely Galaxy menggelar acara peluncuran di pabrik baterai Energee di Quzhou. Energee merupakan anak perusahaan Geely yang fokus pada pengembangan dan produksi baterai kendaraan listrik.

Keunggulan baterai LFP pada M7 selain dari segi jarak tempuh, juga dikenal lebih aman dan tahan lama dibandingkan jenis baterai lain. Ini menjadi nilai tambah bagi Galaxy M7 dalam bersaing di pasar hybrid yang semakin kompetitif.

Berikut beberapa fitur utama Galaxy M7 yang membuatnya unggul di pasar mobil hybrid:

1. SUV mid-size dengan dimensi lega untuk kenyamanan.
2. Baterai lithium iron phosphate dengan jarak tempuh listrik hingga 225 km.
3. Jarak tempuh gabungan maksimal 1.730 km.
4. Harga kompetitif lebih rendah dari model M9.
5. Produksi massal telah dimulai dengan milestone 2 juta unit.

Dengan peluncuran Galaxy M7, Geely berusaha menjawab kebutuhan konsumen akan kendaraan berteknologi hybrid yang terjangkau namun tetap memiliki performa dan efisiensi yang handal. Ini jadi strategi utama merek untuk mempertahankan dan meningkatkan pertumbuhan di segmen otomotif yang terus berkembang.

Pengembangan produk dan investasi berat pada teknologi baterai serta capaian produksi menunjukkan bagaimana Geely serius menggarap pasar kendaraan ramah lingkungan. Model M7 diharapkan menjadi pendorong utama penjualan sub-merek Galaxy di masa depan dekat.

Source: cnevpost.com

Berita Terkait

Back to top button