Geely melakukan uji ketahanan terhadap jajaran kendaraan energi baru (NEV) dengan menempuh jarak 1.000 kilometer dari Swedia hingga Norwegia. Pengujian ini berlangsung di suhu musim dingin ekstrem tanpa pengisian ulang daya maupun bahan bakar, sebagai bukti performa kendaraan dalam kondisi suhu di bawah nol derajat.
Pengujian mencakup teknologi battery electric, hybrid, extended-range, serta kendaraan berbahan bakar metanol. Beberapa model diuji seperti Geely Starray EM-i, V900, M9, XingYao 8, A7, dan XingYao 6, semuanya menunjukkan stabilitas tinggi meski menghadapi cuaca dingin.
Pengujian di Lokasi dengan Kondisi Ekstrem
Uji coba berlangsung di Colmis Proving Ground, Eropa Utara, fasilitas pengujian otomotif dengan lintang tertinggi di Eurasia. Lokasi tersebut memberikan tantangan suhu ekstrem, kelembapan tinggi, serta permukaan jalan berlapis black ice. Selain itu, uji di tengah fenomena malam kutub menambah tingkat kesulitan pengujian.
Beberapa aspek penting yang divalidasi selama pengujian antara lain:
- Stabilitas dan respons Advanced Driver Assistance Systems (ADAS) pada musim dingin
- Adaptasi kendaraan terhadap kondisi lembap dan suhu di bawah nol
- Fungsi sistem bagasi atap di suhu dingin ekstrem
- Traksi dan kalibrasi sistem penggerak AWD pada jalan bersalju dan berlapis es
- Performa ban musim dingin berstudded di kondisi Arktik
Teknologi NEV Geely dan Validasi Berkelanjutan
Geely menegaskan bahwa jajaran NEV mereka telah melalui proses validasi ketat di berbagai kondisi ekstrem. Selain suhu dingin di Skandinavia, pengujian juga dilakukan pada suhu panas, dataran tinggi, kelembapan tinggi, gurun, dan jalur performa khusus.
Perusahaan menggunakan enam fasilitas pengujian utama yang tersebar, termasuk di Hangzhou Bay, Tiongkok dan berbagai lokasi di Eropa. Pendekatan ini membentuk ekosistem pengembangan produk yang terintegrasi mulai dari riset, pengembangan, validasi, hingga penyempurnaan.
Menurut data KabarOto.com, metode pengujian beragam sistem penggerak dari hybrid hingga battery electric ini menjadi bukti kesiapan Geely menghadapi tuntutan pasar global yang semakin menuntut kendaraan ramah lingkungan dengan performa tinggi. Pengujian jarak jauh di suhu ekstrim ini memastikan kendaraan mampu bertahan dan berfungsi optimal meski dalam iklim keras.
Ekspedisi 1.000 kilometer tanpa pengisian ulang membuktikan efisiensi baterai dan manajemen energi canggih yang diterapkan Geely. Hal ini memperkuat posisi Geely dalam persaingan industri kendaraan listrik dan hybrid global.
Langkah ini juga menjadi bagian dari strategi Geely dalam mengakselerasi pengembangan teknologi ramah lingkungan yang andal untuk pasar Eropa dan wilayah dingin lainnya. Uji ketahanan di Skandinavia menjadi tolok ukur penting sebelum produk dipasarkan lebih luas.
Baca selengkapnya mengenai topik ini di: kabaroto.com






