Li Auto CEO Pertimbangkan Buyback Saham, Tantangan Berat Mengintai Usai Penurunan Pengiriman dan Eksodus Manajemen Senior

Li Xiang, pendiri sekaligus CEO Li Auto, mempertimbangkan rencana pembelian kembali saham perusahaan yang terdaftar di Hong Kong. Langkah ini muncul di tengah harga saham Li Auto yang terus menurun hingga menyentuh posisi terendah sepanjang masa di HK$61,15 pada pertengahan Januari.

Harga saham tersebut masih bergerak di sekitar level rendah, dengan penutupan harga pada HK$69,85 per saham pada akhir pekan lalu. Rencana ini, jika terealisasi, akan menjadi pembelian kembali saham eksekutif pertama sejak pencatatan ulang perusahaan di bursa Hong Kong pada Agustus 2021.

Penurunan Pengiriman dan Tekanan Pasar
Li Auto mengalami penurunan pengiriman kendaraan baru sebanyak 19% secara tahunan pada 2025. Total pengiriman sepanjang tahun hanya mencapai 406.300 unit, jauh di bawah target yang telah ditetapkan perusahaan.

Penurunan penjualan tersebut menjadi salah satu faktor utama yang memperberat tekanan pada harga saham Li Auto. Perusahaan menghadapi persaingan ketat dari produk-produk baru, termasuk kendaraan dari Aito yang mendapat dukungan dari Huawei.

Kondisi Manajemen yang Bergejolak
Selain tekanan di pasar, Li Auto juga harus menghadapi masalah internal berupa keluarnya sejumlah eksekutif kunci sejak awal tahun ini. Han Ling, kepala produk pengemudian pintar, mengundurkan diri pada awal Maret.

Daftar pejabat yang mundur juga termasuk Chen Wei, mantan kepala model pondasi perusahaan. Kepergian mereka menimbulkan ketidakpastian tambahan bagi investor dan pasar secara umum.

Data Pengiriman Per Bulan Li Auto 2024-2026

Bulan202420252026
Januari31,16529,92727,668
Februari20,25126,26326,421
Maret28,98436,674
April25,78733,939
Mei35,02040,856
Juni47,77436,279
Juli51,00030,731
Agustus48,12228,529
September53,70933,951
Oktober51,44331,767
November48,74033,181
Desember58,51344,246

Meskipun pengiriman pada Februari 2026 menunjukkan peningkatan tipis 0,6% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, angka ini tetap lebih rendah 4,51% dari pengiriman Januari 2026.

Potensi Buyback dan Konteks Industri
Belum ada detail resmi mengenai rasio pembelian kembali saham maupun total dana yang akan dialokasikan untuk rencana ini. Manajemen Li Auto saat ini masih dalam tahap pembahasan kemungkinan tersebut.

Dalam industri kendaraan listrik di China, program pembelian kembali saham sering digunakan untuk menstabilkan nilai pasar perusahaan yang mengalami tekanan harga. Contohnya, CEO Leapmotor dan Xpeng telah melakukan beberapa kali pembelian saham pribadi untuk meningkatkan kepercayaan investor.

Jika Li Xiang memutuskan melanjutkan rencana buyback, ini bisa memberikan sinyal positif ke pasar dalam rangka mengembalikan nilai saham dan meyakinkan pemegang saham di tengah tantangan bisnis dan persaingan ketat.

Langkah ini juga dapat menjadi strategi penting untuk menavigasi masa-masa sulit yang diwarnai fluktuasi pasar dan dinamika internal perusahaan. Meski demikian, keberhasilan strategi ini akan sangat bergantung pada bagaimana perusahaan menghadapi tantangan penurunan penjualan dan stabilitas organisasi ke depan.

Source: cnevpost.com

Terkait