
Penjualan kendaraan energi baru (NEV) di pasar China mengalami penurunan signifikan pada bulan Februari. Data dari Asosiasi Mobil Penumpang China (CPCA) menunjukkan bahwa penjualan ritel NEV mencapai 464.000 unit, turun 32,0% secara tahunan dan menurun 22,1% dibandingkan Januari. Penurunan ini sebagian disebabkan oleh efek libur Tahun Baru Imlek serta pengurangan kebijakan insentif pemerintah yang sebelumnya mendorong pertumbuhan industri.
Penurunan Penjualan BEV dan PHEV
Penjualan kendaraan listrik baterai (BEV) tercatat 278.000 unit, mengalami penurunan 34,9% secara tahunan dan 20,1% secara bulanan. Ini merupakan penurunan kedua kalinya secara tahunan setelah pertumbuhan sebelumnya sejak Maret tahun lalu. Namun, BEV masih mendominasi pangsa pasar NEV dengan kontribusi sekitar 59,91% dari total penjualan di bulan tersebut, mengalami peningkatan dari 58,39% di Januari. Di sisi lain, penjualan kendaraan plug-in hybrid (PHEV) terus melanjutkan tren penurunan, dengan volume 134.000 unit dan turun 31,0% dibandingkan tahun sebelumnya. Penurunan ini menandai delapan bulan berturut-turut bagi segmen PHEV yang mencatat penjualan menurun.
Penjualan kendaraan hybrid yang menggabungkan teknologi plug-in dan extended-range electric vehicle (EREV) juga turun 28,0% secara tahunan menjadi 186.000 unit. Khusus untuk EREV, penjualan mencapai 52.000 unit, berkontribusi 11,21% terhadap total penjualan NEV dan mengalami penurunan 15,6% secara tahunan serta 31,4% dari bulan sebelumnya.
Pasar Kendaraan Penumpang Lebih Luas yang Melemah
Kelemahan tidak hanya terjadi di segmen NEV, melainkan juga pasar kendaraan penumpang secara umum di China. Penjualan ritel kendaraan penumpang, termasuk sedan, SUV, dan MPV, mencapai 1.034.000 unit pada Februari, turun 25,4% secara tahunan dan menyusut 33,1% dibanding Januari. Hal ini mencerminkan tekanan yang meluas di industri otomotif nasional selama bulan tersebut.
Penetrasi Pasar NEV dan Dominasi Merek Domestik
Penetrasi kendaraan NEV di pasar ritel China tercatat sebesar 44,9% pada Februari. Angka ini melemah dibandingkan 49,5% pada tahun sebelumnya, namun mengalami kenaikan dari 38,6% pada Januari. Merek domestik menunjukkan performa terbaik di segmen NEV dengan penetrasi ritel sebesar 64,5%, jauh melampaui merek mewah yang hanya mencapai 32,6%. Sementara itu, merek joint venture mainstream masih berada di bawah yaitu 4,5%. Di tingkat wholesale, volume penjualan NEV mencapai 723.000 unit, turun 13,1% secara tahunan dan 16,6% dari Januari. Penetrasi wholesale NEV berada pada level 47,6%, sedikit meningkat dari 47,0% tahun lalu.
Pasar Ekspor sebagai Sorotan Positif
Di tengah penurunan pasar domestik, segmen ekspor menjadi titik terang bagi produsen mobil China. Ekspor kendaraan penumpang NEV melonjak 124,7% secara tahunan menjadi 269.000 unit. Volume ini setara dengan 48,5% dari total ekspor kendaraan penumpang China pada Februari. Kontribusi BEV pada ekspor mencapai 58,0%, sedikit menurun dari 59,0% tahun sebelumnya. Kendaraan kelas A0 dan A00 mendominasi ekspor dengan proporsi 55,0%, sedikit berkurang dibanding 56,0% tahun lalu.
Faktor Pengaruh dan Tren Pasar
Penurunan penjualan NEV dan kendaraan penumpang secara umum di China pada bulan Februari dapat dilihat sebagai dampak dari libur panjang Tahun Baru Imlek dan pengurangan dukungan kebijakan stimulus. Selain itu, dinamika pasar global dan kondisi ekonomi domestik turut memengaruhi permintaan kendaraan baru, terutama di segmen plug-in hybrid yang terus mengalami penurunan lama.
Meski demikian, posisi kendaraan listrik baterai (BEV) masih kuat sebagai produk pilihan utama bagi konsumen China dalam segmen NEV. Tren peningkatan penetrasi pasar BEV relatif positif dibandingkan jenis NEV lainnya. Sementara itu, ekspor kendaraan energi baru menjadi elemen kunci dalam mendukung pertumbuhan industri otomotif China di tengah tekanan pasar domestik.
Ringkasan Data Penting Februari
- Penjualan ritel NEV: 464.000 unit (-32,0% YoY, -22,1% MoM)
- Penjualan BEV: 278.000 unit (-34,9% YoY, -20,1% MoM)
- Penjualan PHEV: 134.000 unit (-31,0% YoY, -21,8% MoM)
- Penjualan EREV: 52.000 unit (-15,6% YoY, -31,4% MoM)
- Penjualan kendaraan penumpang: 1.034.000 unit (-25,4% YoY, -33,1% MoM)
- Penetrasi NEV ritel: 44,9% (turun dari 49,5% YoY, naik dari 38,6% MoM)
- Ekspor NEV: 269.000 unit (+124,7% YoY)
Perkembangan data ini memberikan gambaran bahwa pasar kendaraan energi baru di China tengah menghadapi tantangan signifikan dalam jangka pendek. Namun, dukungan pasar ekspor dan dominasi BEV menunjukkan arah dan peluang positif bagi ekosistem kendaraan ramah lingkungan ke depan.
Source: cnevpost.com








