Used EV Terbang dari Dealer Lebih Cepat dari Mobil Bensin, Tesla Model X Jadi Raja Penjualan Kilat!

Pasar mobil bekas kini menunjukkan dinamika menarik dengan kecepatan penjualan yang berbeda antara kendaraan listrik (EV) dan mobil berbahan bakar bensin. Data terbaru dari iSeeCars mengungkapkan bahwa mobil listrik bekas justru terjual lebih cepat dibandingkan mobil bensin. Hal ini menjadi sinyal kuat bahwa minat terhadap kendaraan ramah lingkungan meningkat meski harga mobil bekas umumnya mengalami kenaikan.

Riset iSeeCars mencatat lebih dari 960.000 transaksi mobil bekas berusia antara satu hingga lima tahun di Amerika Serikat. Secara rata-rata, sebuah mobil bekas berada di pasar selama 53 hari sebelum laku terjual. Angka ini naik sekitar 40 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang tercatat 37,7 hari. Namun, mobil listrik bekas relatif tetap lebih cepat terjual dengan waktu rata-rata 47,4 hari meski ada peningkatan 13,4 persen dari tahun lalu.

Keunggulan Mobil Listrik Bekas Dalam Penjualan

Performa penjualan mobil listrik bekas sebagian besar didorong oleh model Tesla, yang mendominasi pasar EV. Waktu jual cepat Tesla pun menurunkan angka rata-rata penjualan EV secara keseluruhan. Bila Tesla dikeluarkan dari data, waktu rata-rata mobil listrik bekas yang terjual justru mencapai 57,3 hari, meningkat 15,1 persen dibanding tahun sebelumnya. Dengan demikian, Tesla menjadi pemain utama yang mempercepat rotasi pasar kendaraan listrik bekas.

Dari segi model, Tesla Model X menempati posisi teratas sebagai mobil bekas terlaris dengan waktu penjualan rata-rata hanya 22,6 hari. Posisi kedua ditempati oleh Mercedes-Benz EQS SUV yang memerlukan 26,9 hari, dan Tesla Cybertruck di tempat ketiga dengan 27,4 hari. Kecepatan penjualan ini menunjukkan tingginya permintaan dan daya tarik kendaraan listrik mewah dan inovatif di pasar.

Model Mobil Bekas Terlaris dan Terlambat Terjual

Berikut ini daftar beberapa mobil bekas tercepat terjual berdasarkan riset iSeeCars:

  1. Tesla Model X – 22,6 hari
  2. Mercedes-Benz EQS SUV – 26,9 hari
  3. Tesla Cybertruck – 27,4 hari
  4. Mazda MX-5 Miata RF – 29,3 hari
  5. Toyota GR Supra – 30 hari
  6. Genesis G90 – 30,4 hari
  7. Rivian R1S – 30,8 hari
  8. Toyota GR Corolla – 31,1 hari

Model populer Tesla lainnya berada sedikit di posisi bawah namun tetap cepat terjual, seperti Model 3 di urutan ke-13 dengan 33,1 hari dan Model Y di urutan ke-16 dengan 34,9 hari. Meski demikian, jumlah transaksinya jauh lebih tinggi dibandingkan beberapa mobil yang menempati posisi atas daftar, berkontribusi besar terhadap kecepatan penjualan EV secara keseluruhan.

Sementara itu, mobil bekas yang paling lambat terjual terdiri dari beberapa model seperti Volvo XC60 yang memakan waktu hingga 170,2 hari untuk terjual. Disusul oleh BMW i5 selama 153 hari, Dodge Hornet dengan 123,7 hari, dan Lincoln Nautilus Hybrid selama 118 hari. Data ini mengindikasikan bahwa tidak semua mobil mewah dan hybrid memiliki permintaan tinggi di pasar bekas meskipun tren kendaraan listrik sedang naik daun.

Faktor Penyebab Perbedaan Kecepatan Jual

Peningkatan harga mobil baru dan bekas menjadi faktor utama mempengaruhi pasar kendaraan. Banyak pemilik yang memilih untuk mempertahankan mobil lama mereka sehingga stok kendaraan bekas di dealer menjadi lebih banyak dan waktu jual pun melambat. Namun, minat kuat terhadap mobil listrik, terutama merek dan model tertentu, membuat EV bekas tetap banyak dicari.

Kemajuan teknologi baterai dan semakin luasnya infrastruktur pengisian daya juga mendukung popularitas kendaraan listrik. Selain itu, insentif, regulasi ramah lingkungan, dan kesadaran akan pengurangan emisi karbon kian mendorong konsumen beralih ke mobil listrik. Hal ini memberikan keuntungan tambahan bagi mobil listrik bekas dibanding mobil berbahan bakar fosil.

Dalam kondisi pasar yang berubah cepat, calon pembeli mobil bekas disarankan untuk memperhatikan tren dan data penjualan kendaraan. EV khususnya Tesla dan model-model dari pabrikan lain yang memiliki permintaan tinggi memungkinkan proses jual beli berlangsung lebih efisien. Dengan mengetahui kendaraan yang bergerak cepat di pasar, pembeli dan penjual bisa membuat keputusan yang lebih tepat dan menguntungkan.

Pergerakan pasar mobil bekas menunjukkan bahwa tren kendaraan ramah lingkungan bukan sekadar wacana. Data iSeeCars secara jelas menegaskan bahwa mobil EV bekas memiliki nilai jual yang kuat dan cenderung lebih laku dibanding kendaraan berbahan bakar bensin. Di masa depan, hal ini diperkirakan menjadi pengaruh penting dalam struktur pasar otomotif secara global.

Source: www.carscoops.com

Terkait