Jetour Indonesia memperkenalkan evolusi identitas visual mereknya bertepatan dengan persiapan layanan khusus untuk menyambut musim mudik Lebaran 2026. Penguatan identitas ini menonjolkan filosofi Travel+ yang mencerminkan semangat eksplorasi dan mobilitas konsumen dalam menjelajah berbagai kemungkinan baru selama perjalanan.
Perubahan signifikan terlihat pada monogram modern "JT" yang mengadopsi karakter Tiongkok "行" (xing), artinya melangkah maju. Menurut Caroline Ling, President Director PT Jetour Sales Indonesia, desain tersebut merefleksikan visi Jetour sebagai merek otomotif yang lahir dari semangat perjalanan dan mobilitas dengan tujuan mendukung petualangan konsumen secara optimal.
Implementasi Identitas Visual Baru
Identitas baru Jetour ini akan diterapkan secara bertahap pada kendaraan terbaru, jaringan diler resmi, dan seluruh kanal digital perusahaan. Upaya ini bertujuan mempererat hubungan emosional dengan konsumen Indonesia yang gemar menjalani gaya hidup petualangan dan eksplorasi.
Selain aspek visual, Jetour juga menegaskan komitmen keselamatan melalui lini produknya. Model unggulan Jetour T2 mengandalkan struktur body hardtop cage monocoque dengan material baja berkekuatan tinggi mencapai 80 persen. Struktur ini mampu menahan beban statis hingga 300 kilogram dan memiliki kekakuan torsi sebesar 31.000 Nm/degree, memberikan stabilitas optimal bagi pengemudi ketika menghadapi berbagai kondisi medan jalan.
Fitur Keselamatan dan Teknologi Pendukung
Jetour T2 dilengkapi dengan teknologi 540° Jetour surround vision yang memungkinkan visibilitas 360 derajat, termasuk tampilan sasis transparan untuk memantau kondisi bawah kendaraan secara real-time. Fitur wading radar juga tersedia untuk mendeteksi kedalaman genangan air, mobil ini mampu melintasi genangan hingga 700 mm dengan ground clearance 220 mm yang memadai.
Sistem keselamatan aktif juga dipasang untuk mendukung kenyamanan pengguna dalam perjalanan jauh. Jetour menyematkan ADAS Bosch Suite, asisten pengemudi level dua dengan radar generasi kelima dan kamera generasi ketiga yang menjaga jarak aman dan stabilitas kendaraan saat berkendara di jalur mudik dengan tingkat kepadatan tinggi.
Persiapan Layanan Mudik dan Dukungan Pelanggan
Moch Ranggy Radiansyah, Marketing Director PT Jetour Sales Indonesia, menegaskan pentingnya aspek keselamatan sebagai dasar utama produk mereka. Menjawab kebutuhan perjalanan mudik yang kompleks, Jetour menyediakan program free check-up di 12 jaringan diler resmi seluruh Indonesia. Program ini berlangsung selama seminggu sebelum libur Lebaran dan mencakup model Jetour T2, Jetour Dashing, serta Jetour X70 Plus.
Para pelanggan dapat mengunjungi diler di berbagai kota seperti Jakarta, Bandung, dan Makassar untuk memastikan kendaraan dalam kondisi prima. Program tersebut membantu pemilik kendaraan memulai perjalanan mudik dengan rasa aman dan percaya diri tinggi.
Selain pemeriksaan, Jetour juga menyiagakan bengkel siaga selama puncak libur Lebaran agar dapat memberikan pelayanan perbaikan ringan secara cepat. Bengkel ini beroperasi mulai pukul delapan pagi hingga empat sore, sehingga memastikan pengguna mendapatkan dukungan optimal tanpa hambatan selama musim mudik.
Kesiapan Jetour Menghadapi Tantangan Perjalanan Mudik
Menurut Jusri Pulubuhu, Founder Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC), perjalanan mudik memiliki tantangan besar karena tingginya volume kendaraan dan panjangnya durasi perjalanan. Persiapan menyeluruh dari sisi pengemudi dan kendaraan menjadi sangat krusial untuk mengantisipasi lelah dan kondisi jalan yang beragam. Jetour berusaha menjawab tantangan ini dengan produk yang tangguh serta layanan purnajual yang siap mendukung keamanan dan kenyamanan pelanggan.
Dengan penguatan identitas dan fokus pada inovasi keamanan, Jetour mempertegas posisinya sebagai merek SUV yang siap mengakomodasi kebutuhan kendaraan bagi keluarga Indonesia yang gemar berpetualang. Kombinasi kenyamanan modern dan kemampuan fungsionalitas petualangan menjadi keunggulan utama produk-produk Jetour.
Transformasi merek Jetour sekaligus menjadi respons terhadap tren gaya hidup eksploratif yang terus tumbuh di Indonesia. Merek ini mendorong pelanggan untuk menjadikan setiap perjalanan sebagai pengalaman yang aman dan penuh makna, bukan hanya sekadar sampai ke tujuan. Pendekatan ini diharapkan memperkuat loyalitas konsumen dan membuka peluang baru dalam pasar otomotif nasional yang kompetitif.
Source: www.oto.com