Xiaomi EV mencatat penurunan signifikan dalam pengiriman kendaraan pada Februari, dengan total hanya 20.414 unit. Angka ini turun 13,97% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya dan menyusut drastis 47,66% dari 39.002 unit yang dikirim pada Januari.
Penurunan tersebut dipengaruhi oleh transisi produk terutama pada model sedan SU7 yang pengirimannya mencapai titik terendah sejak peluncuran. Xiaomi juga terdampak oleh libur Tahun Baru China yang menurunkan aktivitas produksi dan distribusi pada bulan tersebut.
Dominasi Penjualan oleh Model YU7 SUV
Sebagian besar pengiriman bulan ini datang dari model YU7 SUV yang menyumbang hampir 98% dari total pengiriman. Total pengiriman YU7 mencapai 20.196 unit, menandakan ketergantungan besar Xiaomi EV pada model SUV ini untuk menjaga volume penjualan dalam pasar yang kompetitif. YU7 dikenal sebagai pesaing utama Tesla Model Y di pasar kendaraan listrik China.
Pengiriman SU7 Sedan Turun Drastis
Sementara itu, penjualan SU7 sedan menurun tajam menjadi hanya 218 unit pada Februari. Angka ini jauh lebih rendah dibandingkan bulan sebelumnya dan menandai penurunan 99,08% secara tahunan serta penurunan 80,76% dari Januari. Penurunan ini terjadi karena Xiaomi sedang menghentikan produksi generasi pertama SU7 sebagai persiapan meluncurkan model yang diperbarui.
Peluncuran Model SU7 Revamp Digeser
Sebagai strategi untuk mempertahankan momentum pasar, Xiaomi mempercepat peluncuran SU7 edisi terbaru dari rencana awal yang semula dijadwalkan pada April menjadi bulan Maret. CEO Xiaomi, Lei Jun, mengumumkan percepatan ini melalui media sosial, menegaskan fokus perusahaan pada penguatan lini produk sedan mereka.
Persiapan produksi massal versi baru SU7 juga sudah mulai meningkat, dengan kapasitas pengiriman harian mencapai sekitar 800 unit. Hal ini berarti Xiaomi dapat memproduksi hingga 16.000 unit model baru dalam satu bulan jika tren produksi terus berlanjut.
Strategi Harga dan Persaingan Pasar
Model revamped SU7 mulai pre-order pada awal Januari dengan harga 229.900 yuan. Harga ini naik 6,48% dibandingkan generasi sebelumnya yang dibanderol 215.900 yuan. Kenaikan harga ini mempersempit selisih dengan harga Tesla Model 3 yang berkisar hanya 5.600 yuan lebih tinggi, sehingga persaingan ketat di segmen sedan listrik semakin terasa.
Industri kendaraan listrik di China memang sering menghadirkan harga ritel akhir yang lebih rendah dari harga pre-sale, sehingga harga resmi nantinya masih dinanti publik untuk melihat bagaimana Xiaomi bersaing secara harga dalam peluncuran ini.
Data Pengiriman Xiaomi EV 2025-2026
Berikut gambaran pengiriman Xiaomi EV yang menunjukkan fluktuasi volume kendaraan tiap bulan:
- Januari 2026: 39.002 unit
- Februari 2026: 20.414 unit
- Maret 2025: 29.244 unit
- Oktober 2025: 48.654 unit
- Desember 2025: 50.212 unit
Data ini menunjukkan bahwa penurunan Februari 2026 merupakan anomali yang disebabkan oleh fase transisi produk.
Xiaomi EV tetap fokus memperkuat lini SUV dan sedan dengan memperbarui produk unggulan mereka. Dengan peluncuran SU7 revamp yang lebih awal, perusahaan berupaya memanfaatkan momen ini untuk meningkatkan pengiriman dan mengokohkan posisinya di industri kendaraan listrik China yang sangat kompetitif.
Source: cnevpost.com






