Meningkatnya mobilitas masyarakat saat mudik Lebaran memicu kebutuhan akan layanan darurat kendaraan. Untuk mendukung hal ini, platform digiroad menghadirkan program Emergency Pass Mudik dengan tarif terjangkau Rp99 ribu.
Program ini khusus disiapkan bagi pemudik pemilik mobil pribadi yang ingin mendapatkan perlindungan kendaraan selama perjalanan jarak jauh. Layanan ini aktif selama 30 hari sejak pembelian dan memberikan akses satu kali bantuan darurat kendaraan.
Berbagai masalah teknis seperti mobil mogok, aki lemah, ban bocor, hingga kehabisan bahan bakar sering dialami pemudik. Kondisi tersebut tidak hanya mengganggu perjalanan, tetapi juga menambah kemacetan di jalur mudik utama.
Emergency Pass Mudik memberikan beberapa opsi bantuan penting bagi pemudik agar perjalanan lebih lancar. Berikut layanan yang dapat diakses dalam paket seharga Rp99 ribu tersebut:
1. Towing darurat jika kendaraan tidak dapat melanjutkan perjalanan.
2. Jumper aki untuk kendaraan dengan aki lemah atau mati.
3. Pengiriman bahan bakar darurat saat kendaraan kehabisan BBM.
4. Bantuan penggantian ban di lokasi kejadian.
Setelah pembelian, layanan ini akan aktif maksimal enam jam untuk memastikan verifikasi data kendaraan berjalan sukses. Layanan ini berlaku mulai 27 Februari hingga 3 April mendatang dan berlaku untuk mobil pribadi yang terdaftar.
Pengguna dapat membeli Emergency Pass Mudik secara digital di aplikasi digiroad yang dapat diunduh melalui ponsel. Setelah registrasi, pengguna cukup memilih menu “Emergency Pass Mudik” di aplikasi dan mengikuti proses pembelian.
Saat keadaan darurat, pengguna dapat langsung mengajukan permintaan bantuan lewat aplikasi ini dengan menyiapkan dokumen penting. Dokumen yang perlu disiapkan berupa foto kendaraan, plat nomor, dan halaman data STNK.
Program ini secara tegas tidak berlaku untuk kendaraan niaga seperti travel, truk, maupun kendaraan rental komersial. Fokus utama layanan ini adalah pemilik mobil pribadi yang melakukan perjalanan jarak jauh saat mudik.
Platform digiroad mengintegrasikan sistem permintaan bantuan secara digital agar pengguna memperoleh respons cepat. Sistem ini memungkinkan pemudik memperoleh bantuan dalam waktu singkat saat mengalami kendala teknis.
Pemudik diharapkan dapat menggunakan layanan ini sebagai antisipasi kejadian tak terduga di perjalanan. Baik masalah aki, ban bocor, atau kehabisan bahan bakar kini bisa diatasi lebih mudah tanpa perlu mencari bengkel di tengah jalan.
Layanan towing dan bantuan darurat kendaraan ini menjadi solusi praktis dan ekonomis di saat musim mudik. Dengan biaya yang relatif terjangkau, perlindungan kendaraan jadi lebih terjamin dan perjalanan semakin nyaman.
Pentingnya kesiapan kendaraan dan akses layanan darurat tidak dapat diabaikan selama musim mudik. Program Emergency Pass Mudik dari digiroad memberikan pilihan layanan yang relevan dengan kebutuhan pemudik masa kini.
Dengan kehadiran layanan ini, diharapkan pemudik semakin tenang menjalani perjalanan dan dapat mengantisipasi hambatan teknis kendaraan secara efektif. Hal ini tentunya akan berkontribusi pada kelancaran arus mudik secara umum.
Baca selengkapnya mengenai topik ini di: www.kabarbursa.com






