IIMS Dibanjiri Pengunjung Wanita 33 Persen, Program Khusus Segera Disiapkan

Author: Qoo Media

Partisipasi pengunjung perempuan di Indonesia International Motor Show atau IIMS menunjukkan tren yang makin kuat. Penyelenggara mencatat porsi pengunjung wanita kini mencapai 33 persen dari total audiens pameran otomotif tersebut.

Data itu menjadi sinyal bahwa peta minat otomotif di Indonesia sedang berubah. Pameran kendaraan tidak lagi didominasi laki-laki, karena perempuan kini ikut aktif mencari informasi mobilitas, teknologi, dan kendaraan untuk kebutuhan pribadi maupun keluarga.

Pengunjung wanita makin besar di IIMS

Project Manager IIMS, Rudi MF, menyatakan komposisi pengunjung perempuan terus naik dalam beberapa tahun terakhir. Dalam keterangan yang disampaikan di Jakarta, ia menyebut angkanya kini sudah menyentuh sekitar sepertiga dari total pengunjung.

“Komposisinya wanita sudah 33 persen dan setiap tahun semakin meningkat,” kata Rudi. Pernyataan ini menguatkan perubahan karakter audiens pameran otomotif yang semakin beragam.

Kenaikan jumlah pengunjung perempuan bukan hanya soal statistik pameran. Tren itu juga mencerminkan pergeseran perilaku konsumen otomotif yang kini lebih inklusif dan tidak lagi bertumpu pada stereotip lama.

Perempuan saat ini dinilai semakin aktif dalam proses pengambilan keputusan pembelian kendaraan. Mereka tidak hanya hadir sebagai pendamping, tetapi juga sebagai pencari informasi, pembanding produk, hingga calon pembeli.

Akan ada program khusus untuk segmen perempuan

Merespons tren tersebut, penyelenggara IIMS menyiapkan langkah lanjutan untuk penyelenggaraan berikutnya. Salah satunya adalah menghadirkan area khusus yang menyasar pengunjung wanita beserta konten acara yang lebih relevan.

“Jadi nanti akan ada salah satu area yang menyasar wanita, termasuk konten-konten acaranya,” ujar Rudi. Rencana ini menunjukkan bahwa penyelenggara tidak sekadar membaca data, tetapi juga mulai menyesuaikan pengalaman pengunjung.

Kehadiran program khusus itu berpotensi memperluas cakupan tema pameran otomotif. Konten tidak lagi hanya berfokus pada spesifikasi teknis, tetapi juga bisa merambah aspek kenyamanan, keselamatan, gaya hidup, dan kemudahan penggunaan.

Langkah tersebut juga sejalan dengan arah industri otomotif global yang semakin menempatkan pengguna sebagai pusat pengembangan produk. Produsen kini banyak menonjolkan fitur keselamatan aktif, konektivitas digital, efisiensi, serta desain kabin yang ramah untuk penggunaan harian.

Mengapa tren ini penting bagi industri otomotif

Naiknya partisipasi perempuan di pameran otomotif memberi dampak lebih luas dari sekadar peningkatan jumlah pengunjung. Bagi pelaku industri, tren ini membuka peluang untuk memahami kebutuhan pasar dengan lebih presisi.

Dalam banyak keputusan rumah tangga, perempuan memiliki peran penting dalam memilih kendaraan. Pertimbangan yang muncul umumnya meliputi keamanan, kepraktisan, konsumsi energi, ruang kabin, kemudahan parkir, sampai layanan purna jual.

Karena itu, pameran seperti IIMS bisa menjadi ruang strategis untuk mempertemukan merek dengan segmen pasar yang terus tumbuh. Produsen dapat memanfaatkan momentum ini untuk menyampaikan nilai produk secara lebih relevan dan mudah dipahami.

Penyelenggara juga bisa memperkaya format acara agar lebih interaktif. Program edukasi, sesi konsultasi produk, uji coba fitur, hingga diskusi soal mobilitas urban dapat menjadi bagian dari pendekatan baru yang lebih dekat dengan kebutuhan pengunjung wanita.

Faktor yang mendorong minat perempuan terhadap otomotif

Ada beberapa faktor yang ikut mendorong kenaikan minat perempuan pada dunia otomotif. Perubahan ini terjadi seiring perkembangan kendaraan dan cara konsumen mengakses informasi.

  1. Kendaraan semakin mudah digunakan berkat teknologi bantuan pengemudi dan fitur digital.
  2. Desain mobil makin menonjolkan kenyamanan, keselamatan, dan fleksibilitas penggunaan harian.
  3. Akses informasi produk kini lebih terbuka melalui media digital, ulasan, dan pameran interaktif.
  4. Perempuan memiliki peran lebih besar dalam keputusan pembelian untuk kebutuhan keluarga.

Di sisi lain, pameran otomotif modern juga tidak lagi hanya menjadi etalase produk. Acara seperti IIMS berkembang menjadi ruang gaya hidup yang memadukan teknologi, hiburan, komunitas, dan pengalaman langsung.

Kondisi itu membuat audiens yang datang semakin beragam. Ketika pengunjung perempuan terus bertambah, penyelenggara dan merek otomotif dituntut menghadirkan pendekatan yang lebih inklusif dan tidak satu arah.

Peluang bagi penyelenggara dan merek

Bila dikelola dengan tepat, tren ini bisa memberi nilai tambah besar bagi ekosistem otomotif nasional. Pengunjung yang merasa kebutuhan dan minatnya terwakili cenderung memiliki pengalaman yang lebih positif selama pameran.

Bagi merek, hal ini dapat diterjemahkan menjadi strategi komunikasi yang lebih tajam. Informasi produk bisa disusun dengan menekankan manfaat nyata dalam penggunaan sehari-hari, bukan hanya angka performa atau spesifikasi mesin.

IIMS pada akhirnya tidak hanya menjadi tempat transaksi dan peluncuran model baru. Dengan komposisi pengunjung wanita yang sudah mencapai 33 persen, pameran ini juga berkembang sebagai barometer perubahan perilaku konsumen otomotif di Indonesia, termasuk arah program dan konten acara yang akan dibuat lebih spesifik untuk segmen perempuan.

Baca selengkapnya mengenai topik ini di: otomotif.kompas.com
Terbaru