Motor trail Kawasaki KX85 tahun 2026 hadir dengan banyak pembaruan yang signifikan. Motor ini ditujukan khusus untuk anak-anak yang ingin mengenal dunia balap off-road di trek tertutup.
KX85 menjadi pesaing utama bagi Yamaha YZ85, motor trail mini buatan Jepang lainnya. Harga motor ini dipatok sebesar 4.999 USD atau setara dengan Rp 84,7 jutaan.
Desain dan Penampilan
Tampilan Kawasaki KX85 2026 tampil lebih segar dengan kombinasi warna lime green dan grafis biru-putih pada bodinya. Bagian spakbor depan kini memiliki lekukan simpel yang memberi kesan modern. Tameng depan dirancang lebih ramping, sementara cover suspensi depan menjadi lebih sederhana tanpa banyak lekukan.
Detail menarik lain terlihat pada setelan suspensi berwarna biru. Selain itu, motor ini menggunakan velg jari-jari anodized hitam yang dipadukan ban Dunlop Geomax MX34. Footstep dirancang lebih lebar demi kenyamanan, dan pedal rem kini bisa disetel sesuai preferensi pengendara. Stang motor menggunakan model Renthal Fatbar, dilengkapi grip tipe ODI Lock-On.
Mesin dan Performa
Kawasaki KX85 masih setia memakai mesin 2-tak silinder tunggal berkapasitas 84 cc dengan sistem pendingin cairan. Mesin ini menggunakan Kawasaki Integrated Powervalve System (KIPS) yang mengoptimalkan tenaga mesin. Sistem bahan bakar mengandalkan karburator Keihin berukuran 28 mm.
Transmisi manual 6-percepatan memungkinkan perpindahan gigi yang halus. Rasio kompresi mesin memiliki dua setting, yaitu 10,9:1 untuk kecepatan tinggi dan 9,0:1 pada kecepatan rendah. Hal ini membuat performa mesin bisa menyesuaikan kondisi berkendara.
Rangka dan Suspensi
Rangka motor ini mengalami perubahan penting dengan panjang yang bertambah 25 mm. Rangka terbuat dari high-tensile steel tipe perimeter frame yang diklaim memberikan kestabilan dan kekakuan terbaik.
Sektor suspensi depan menggunakan garpu upside-down berdiameter 43 mm, yang kini dilapisi Kashima coating. Garpu depan dapat disetel untuk rebound dan kompresi, memberikan kenyamanan sekaligus responsif saat melewati berbagai medan.
Suspensi belakang mengadopsi monoshock Uni-Trak dengan batang lebih besar dan panjang. Suspensi ini juga fully-adjustable, sehingga pengendara dapat mengatur tingkat kekerasan sesuai kebutuhan.
Sistem Pengereman
Peningkatan signifikan terlihat pada sistem pengereman. Rem cakram depan berdiameter 240 mm dengan kaliper dua piston menjamin pengereman lebih optimal. Sementara cakram belakang berukuran 220 mm mampu memberikan kendali yang baik saat melambat.
Rem master silinder motor ini sama dengan tipe yang digunakan pada model KX250 terbaru, sehingga menjanjikan performa dan feel rem yang lebih presisi.
Varian KX85 L
Kawasaki juga menawarkan varian KX85 L yang memiliki travel suspensi belakang lebih panjang, yaitu mencapai 305 mm. Varian ini menggunakan roda depan ukuran lebih besar sehingga motor lebih stabil khususnya saat melaju di kecepatan tinggi.
Spesifikasi Utama Kawasaki KX85 2026
- Mesin: 2-tak, 1 silinder, pendingin cairan, 84 cc
- Sistem Power Valve: Kawasaki Integrated Powervalve System (KIPS)
- Karburator: Keihin 28 mm
- Transmisi: Manual 6 percepatan
- Rangka: Perimeter frame high-tensile steel, +25 mm panjang
- Suspensi depan: Upside-down 43 mm dengan lapisan Kashima, adjustable rebound & compression
- Suspensi belakang: Uni-Trak monoshock, batang lebih besar, fully adjustable
- Rem depan: Cakram 240 mm, kaliper 2 piston
- Rem belakang: Cakram 220 mm
- Velg: Jari-jari anodized hitam
- Ban: Dunlop Geomax MX34
- Fitur tambahan: Stang Renthal Fatbar, grip ODI Lock-On, pedal rem adjustable, footstep lebih lebar
- Harga: 4.999 USD (~Rp 84,7 juta)
Kawasaki KX85 2026 ini menjadi solusi ideal bagi anak-anak yang ingin mulai mengenal dunia balap motor trail secara serius. Berbagai pembaruan dari desain hingga teknologi membuat motor ini semakin fungsional sekaligus menarik secara visual. Meski dirancang khusus untuk trek tertutup, performa dan handling motor ini patut diperhitungkan di segmen minicross. Versi L-nya menawarkan opsi suspensi dan stabilitas lebih optimal bagi pengendara yang menginginkan pengalaman berkendara lebih menantang.
Baca selengkapnya mengenai topik ini di: ridertua.com






